BATAK MISKIN BERCITA_CITA TINGGI MAU KAYA RAYA. RELA MAIN SOGOK ASAL MASUK SDH MASUK MAIN TIKAM /KORUPSI DARI BELAKANG LAYAR DEMI UTK KERAKUSAN/kehausan dlm kekuasaan .

http://roysianipar.wordpress.com/batak-miskin-bercita_cita-tinggi-mau-kaya-raya-rela-main-sogok-asal-masuk-sdh-masuk-main-tikam-korupsi-dari-belakang-layar-demi-utk-kerakusan/

 

 

 

Milyarder Batak: Panda Nababan, 4 Milyar

Milyarder Batak: Miranda Gultom

 

 

Milyarder Batak: GT Soerbakti, Pengusaha Lorena Air

See Here

Milyarder Batak: Jaegopal Hutapea

Milyarder Batak: Sihar Sitorus


Milyarder Batak: DL Sitorus

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Milyarder Batak: Rudolf Mazvoka Pardede, Rp. 298,740,200,000 Thn 2001

See Here

Milyarder Batak: Maratua Simanjuntak, 1,5 Milyar

See Here

Milyarder Batak: Abdul Wahab Dalimunthe, 11 Milyar

See Here

Milyarder Batak: RE Siahaan, 5,7 Milyar

See Here

Milyarder Batak: Drs. Toga Sianturi, Partai Damai Sehajtera, 15 Milyar

See Here

Milyarder Batak: Syamsul Sianturi, Rp. 56 Milyar

Lihat di Sini

 

 

 

 

Kamis, 16 Oktober 2008, 15:27 WIB
Panda Nababan

Dini Novita Sari

 

No. Anggota

326

Nama

Panda Nababan

Fraksi

F- PDIP

Partai

PDIP

Daerah Asal Pemilihan 

Jabar5

Komisi

KMIII

Alamat

Jl. Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Pusat

 

 

<!–[if !supportMisalignedRows]–>  

<!–[endif]–>  

 

<!–[if !supportMisalignedRows]–>

<!–[endif]–>  

 

A. DATA PRIBADI

 

Nama Lengkap & Gelar

:

Panda Nababan

 

Jenis Kelamin

:

Laki-Laki

 

Tempat & Tanggal Lahir

:

Siborong – borong, 13-Februari-1944

 

Agama

:

Kristen

 

Status Pernikahan

:

Menikah

 

Nama Istri/Suami

:

Ria Purba

 

Pekerjaan Istri/Suami

:

Ibu Rumah Tangga

 

Jumlah Anak

:

3 (tiga)  Orang

 

Alamat Kantor

:

Gd. DPR/MPR RI Nusantara I Lt. 07 R. 0707 Jl. Gatot Subroto Jakarta

 

Telpon,Fax Kantor

:

5756247, 5756248, 5715569, 5715864, 5715516

 

Alamat Rumah

:

Jl Mampang Prapatan IV/41 Jakarta Selatan

 

Telpon,Fax Rumah

:

7981 252

 

Email

:

-

 

Website

:

-

 
 

 

  B.    

DAERAH PEMILIHAN, PEROLEHAN SUARA & JUMLAH KURSI DI DP

 

Asal Daerah Pemilihan(DP)

:

JABAR V

 

Jumlah Kursi Per DP

:

12

 

Bilangan Pembagi Pemilihan

:

219.993

 

  C.    

PEROLEHAN SUARA

 

No. Urut Calon

:

2

 

Perolehan Suara

:

37.982

 

Perolehan Suara Terbesar

:

37.982

 

No Urut Calon Terbesar

:

2

 

  D.

RIWAYAT PENDIDIKAN

 

1

SMP Nasrani Medan Sumut 1956-1959

 

2

SMA Nasrani Medan 1959 – 1962

 

3

Universitas Nomensen, Medan

 

4

Universitas Bung Karno Jakarta

 

5

Perguruan Tinggi Publisistik, Jakarta 1968 – 1969

 

6

Jurnalistik NRC Handelsblaad

 

  E.    

RIWAYAT PEKERJAAN

 

1

Wartawan Harian Umum Warta Harian Jakarta 1969

 

2

Redaktur Harian Umum Sinar Harapan Jakarta 1970 – 1987

 

3

Wakil Pemimpin Umum Prioritas Jakarta 1987 – 1988

 

4

Wakil Pemimpin Umum Majalh Forum Keadilan 1990 – 1999

     

 

  F.    

RIWAYAT JABATAN PADA LEMBAGA PEMERINTAHAN

 

-

Anggota DPR RI 1999 – 2004

 

  G.    

PENGALAMAN/JABATAN PADA ORGANISASI

 

1

Anggota GMKI Medan 1963

 

2

Anggota PWI Jakarta 1970 – 1975

 

3

Anggota PDI Jakarta 1993 – 1998

 

4

Anggota PDIP 1998 –skrg

 

  H.    

KEANGGOTAAN/JABATAN DI DPR

 

1

Komisi III

 

2

Fraksi PDIP

  I.    

JUMLAH KEKAYAAN PADA SAAT PENCALONAN

 

1

Harta Tidak Bergerak

   

 

 

-  Tanah dan Bangunan

Rp.

851.724.000

 

2

Harta Bergerak

   

 

 

-  Mobil

Rp.

358.000.000

 

 

-  Pertanian, Peternakan, dll

 

0

 

 

-  Batu dan Logam Mulia

Rp.

119.000.000

 

3

Surat Berharga

Rp.

225.000.000

 

4

Giro dan Kas Setara lain

   

 

 

-  Giro dan Kas Setara lain (US $)

 

95.215

 

 

-  Giro dan Kas Setara lain

Rp.

677.521.566

 

5

Piutang

 

0

 

6

Hutang

 

0

 

7

Total Kekayaan

   

 

 

-  Total Kekayaan (US $)

 

95.215

 

 

-  Total Kekayaan

Rp.

2.231.245.566

  J.    

SUMBER PENGHASILAN
(Selain Gaji Sebagai Anggota Legislatif)

 

-

 

  K.    

PENGHARGAAN/TANDA JASA

 

-

 

  L.    

HAL YANG INGIN DIPERJUANGKAN SEBAGAI ANGGOTA DEWAN

 

-

 

 

• VIVAnews
 

24/05/07 20:34

Dephub Ancam Cabut SIUP Tiga Maskapai Bermasalah

Jakarta (ANTARA News) – Departemen Perhubungan (Dephub) mengancam untuk mencabut Surat Ijin Usaha Penerbangan (SIUP) tiga dari 11 maskapai bermasalah di Indonesia.

 

“Mereka kami beri batasan hingga akhir Juni untuk merampungkan AOC-nya. Jika tidak, maka SIUP-nya terpaksa kami cabut,” kata Dirjen Perhubungan Udara, Dephub, Budhi M Suyitno kepada pers di Jakarta, Kamis.

 

Tiga maskapai itu adalah PT Eka Sari Lorena (Lorena Airlines), PT Lintas Nusantara (Linus Air) dan PT Seulawah NAD Air.

Untuk merampungkan Air Certificate Operator (AOC), ijin operasi, kata Budhi, mereka sebelum batas waktu yang ditentukan itu harus menunjukkan kepemilikan pesawat, orang-orang kunci di manajemen serta kelayakan dan kesiapan untuk beroperasi.

Budhi menjelaskan, tindakan tegas ini untuk memberikan kepastian bahwa pemerintah serius untuk membina operator penerbangan. “Kami ingin pendatang baru, harus diperingkat II atau satu,” katanya.

“Kami targetkan pada tahun depan, seluruh operator penerbangan tidak lagi mengantongi kategori II, tetapi satu semuanya agar bisa bersaing dan bersinergi dengan maskapai regional atau asing lainnya,” katanya.

Sementara itu, Direktur Dari 30 SIUP itu, ternyata yang belum beroperasi karena belum memiliki AOC hanya tiga perusahaan, sedangkan pemilik AOC lainnya sebanyak 27 perusahaan. Dari 27 perusahaan ini, 16 di antaranya sudah beroperasi, sedangkan 11 lainnya sedang tidakSertifikasi Kelaikan Udara (DSKU), Dephub, Yurlis Hasibuan sebelumnya menyebut, jumlah SIUP oleh Dephub selama ini mencapai 40 untuk perusahaan penerbangan niaga berjadwal, tetapi yang masih berlaku sebanyak 30 SIUP. beroperasi.

 

 

Sebelas perusahaan yang tidak beroperasi dan berkategori bermasalah itu adalah, PT Indonesia Airlines Avi Patria, PT Bayu Indonesia (berhenti sejak 17 Februari 2004), PT Star Air (3 Oktober 2005), PT Jatayu Gelang Sejahtera (Februari 2006 untuk domestik dan Agustus 2006 untuk internasional) dan PT Asia Avia Mega Tama (Maret 2004).

Juga, PT Bali Internasional Air Service (pertengahan April 2005), PT Seulawah NAD Air (8 april 2003), PT Air Paradise Internasional (23 Nopember 2005), PT Top Sky International (19 Juli 2006) dan PT Efata Papua Airlines (11 Desember 2006).

Namun, kata Yurlis juga, terhadap 11 maskapai berjadwal yang bermasalah tersebut, beberapa sudah dicabut dan dibekukan AOC-nya.

Maskapai yang dicabut AOC-nya adalah, PT Indonesia Airlines Avi Patria sejak 2 Oktober 2006, PT Asia Avia Megatama sejak 27 Juni 2006, sedangkan yang dibekukan AOC-nya antara lain, PT Bouraq Indonesia sejak 21 Nopember 2006 dan PT Bayu Indonesia sejak 21 Nopember 2006.

Selain itu, PT Top Sky Internasional dibekukan sejak 25 Januari 2007. Juga, PT Bali Internasional Air Service yang berhenti sejak pertengahan April 2005, maka sejak 15 Januari 2007 menerima peringatan ke-2.(*)

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: