MANUSIA YG KENA VIRUS SURGA II

May 8, 2010 at 3:33 pm (Uncategorized)

KISAH2PENDEKAR , REFERENSINYA & NGOBROL2

Kamis, 20 November 2008

SALMAN RUSHDIE INDONESIA YANG TIDAK MUNGKIN UNTUK DILUPAKAN…!!! (repost)

.fullpost{display:inline;}

st1\:*{behavior:url(#ieooui) }

Salman Rushdie begitu populernya sebagai penghujat Nabi Muhammad SAW dengan bahasa-bahasa sastranya..maka kita di indonesia SANGAT2 TIDAK BOLEH melupakan seorangmanusia yang bernama ROY SIANIPAR yang hujatan2nya sangat VULGAR & KASAR sebagai penghujat Islam dan penghujat Rasulullah SAW…juga sangat RASIALIS menghina suku2 di indonesia kecuali suku BATAK…!!!

Harap partisipasi para Blogger menginformasikan keberadaan & alamat ROY SIANIPAR kepada para bloger Islam, untuk kami datangi .dan . untuk “tindakan secara offline”..!? dikarenakan perbuatannya sudah melampaui kesabaran yaitu:
1. PORN SPAMMER
2. HATE SPEECH ABOUT ISLAM
3. HATE SPEECH ABOUT INDONESIA
4. RASIALIS/ETNIC PENGADU DOMBA ANTARA BATAK JAWA SERTA ETNIC LAIN
5. MAKE A FAKE ID / ACCOUNT STEAL THEM PICTURES AND THEN MAKE A VIDEO WITH A HATE SPEECH INSIDE

beberapa link nya:

http://roysianipar-islamjihadfuckupindonesia.blogspot.com/

http://poorestislamjihadinindonesia.blogspot.com/

http://roysianiparstore.com/

http://www.youtube.com/watch?v=U1vgnYFGHyc

Juga diharapkan bantuannya meng-informasikan blog2 atau manusia2 sejenis di kolom komentar pada posting ini…!

Link ke:

http://tegakluruskelangit.blogspot.com/2008/05/sekumpulan-orang2-gila.html

http://tegakluruskelangit.blogspot.com/2008/11/fitnah2-lagimasanya-islam-revolt.html

http://tegakluruskelangit.blogspot.com/2008/11/fitnah-terhadap-muslimah.html

Selanjutnya ada bisa melihat paranoidnya mereka terhadap Islam melalui klip film dibawah ini yang bahkan Al-Quran pun dianggap sesuatu yang sangat menakutkan mereka:

Diposkan olehTEGAK LURUS KELANGIT di13:25 Label:,

Advertisements

Permalink Leave a Comment

MANUSIA YG KENA PENYAKIT SURGA

May 8, 2010 at 3:26 pm (Uncategorized)

Inilah Aku…. May 16, 2008
d d d
d Thumbnail d
d d d

Photo Yannah n’ Friends
3 Photos

d d d
d Thumbnail d
d d d

Yannah Az Zahra
1 Photo

   View All

// .

Note komentarmu  
//

  For:        
Add a comment to this guestbook, for everyone
Send yannahazzahra a personal message
  Subject:
 

 – 
 
Quote original message
   

bolam
bolam wrote on Sep 3, ’08

antikristenisasi
antikristenisasi wrote on Jul 7, ’08
ass wr wb …permisi mbak yannah…ada info nih : GEMBONG IFF Jul 6, ’08 1:12 AM
for everyone

INFO TERBARU :

link terkait bisa lihat : http://serbuiff.multiply.com/photos/album/18/DEWA_to2i2h_PENGECUT_IN_ACTION_2i2hreaction_

MENURUT PENDAPAT SAYA ORANG YG SANGAT DICURIGAI SEBAGAI PENDIRI INDONESIA.FAITHFREEDOM ADALAH :

1. ROY SIANIPAR
2. SHUNIYA RUHAMA HABUBALLAH (aktivis cross-gender)
3. VANRIZA

TENTANG FOTO ADA KLARIFIKASI DARI BUNG OKNO :
okno
delete reply
okno wrote today at 5:24 AM
dari teknik editannya dia kayaknya masih belajar…
okno
delete reply
okno wrote today at 4:56 AM, edited today at 5:23 AM
SIapapun anda, agama apapun anda dengan segala tujuan anda saya minta silahkan pemirsa disini yang mau saya promosikan hadir di sini, kalau perlu diminta nih bikin postingan di sana :
http://debatable.multiply.com/notes/item/2

Jangan bimbang dan jangan ragu tuk hadir di sana dengan memperebutkan hadiah “Undangan berhadiah US$50.000”

Hehehehe..jangan lupa kalau dapet hadiah itu saya minta komisinya yaa….piisss
Ehh iya..satu lagi..saya kamu terima jadi temen yo muji syukur …dibenci malah yo muji ssssuuuukuuurrr….hehehehe…wis mboh lah..
okno
delete reply
okno wrote today at 4:46 AM
http://2i2h.multiply.com/photos/album/119/DAGELAN
okno
delete reply
okno wrote today at 4:44 AM
http://2i2h.multiply.com/journal/item/134/Apa_yang_bisa_kita_perbuat?replies_read=4
okno
delete reply
okno wrote today at 4:43 AM
Itu koleksi foto teman-teman saya yang sempat dia curi dari Blog saya sebagaimana tantantang dia waktu saya labarak, coba pelajari ini

LIHAT LAGI :

HATI-HATI FITNAH OKNO Jun 8, ’08 2:52 PM
for everyone
Mengingat banyaknya orang, khususnya teman-teman MP sering terkecoh dan salah persepsi bahwa di MP ini oleh orang-orang tak bertanggung jawab bahkan dia sudah mulai dengan gaya serangan lama ke arah saya pribadi dengan menggunakan nama saya dan atau nama yang mirip-mirip dengan saya, bahkan sudah nekat selalu menggunakan icon atau headshot yang saya pergunakan.

Untuk itu saya mohon rekan-rekan agar waspada, karena orang ini sudah melanggar hukum nasional dan internasional khususnya TOS Multiply. Pelaku ini sudah denga jelas-jelas menebar fitnah dan sudah sekian kalinya saya abuse atau saya laporkan ke CS MP untuk diberangus, tapi ya gitu…setelah dihapus dia bikin ID baru..dan terus begitu….Dengan kejadian ini maka untuk sementara blog MP saya ini saya tutup sampai ada pemberitahuan lanjut. Bila teman-teman menemukan ID bermaslah dan selalu bikin masalah di MP ini hanya ada 2 jalan yaitu: report abuse atau block id yang bersangkutan supaya dia tidak beraksi menyebar fitnah lebih jauh. Bila anda sudah sampai dirugikan oleh id-id ini sebaiknya laporkan saja pengguna id gadungan itu ke pihak aparat hukum.

Terima kasih

Berikut adalah daftar id-id yang beraksi melakukan sebaran fitnah itu :
http://oknogblok.multiply.com
http://yayasanwariaclub.multiply.com
http://oknowongjowo.multiply.com
dan masih banyak lagi….

Sekali lagi. Jangan diterima masuk id-id itu ke MP anda, karena biasanya dia akan nyampah atau bikin sampah nah kalau dia bikin sampah di guestbook atau Blog MP anda, spam atau sampahnya itu jangan dihapus dulu, jadikan sampah itu sebagai bukti ke CS MP atau pihak aparat hukum dimana anda tinggal. Lakukan reporting abuse atau block id yang bersangkutan yang ada di bawah headshotnya…..

Pelakunya ini orangnya itu-itu juga,,,,,biarkan aparat hukum Indonesia yang sedang mengurusnya,,,,,,
Tags: okno
sumber : http://okno.multiply.com/journal/item/352/HATI-HATI_FITNAH_OKNO

LIHAT URAIAN DIBAWAH :

SUMBER : http://serbuiff.multiply.com/photos/album/26

DEWA “to2i2h” PENGECUT IN ACTION 2i2hreaction May 29, ’08 4:09 AM
for everyone
MENURUT PENDAPAT SAYA to2i2h INI ADALAH SALAH SATU PENDIRI / BIG BOSS IFF YG SAYA PERKIRAKAN JUGA PUNYA HUBUNGAN KUAT DENGAN ROY SIANIPAR . ORANG INI YANG SANGAT BERBAHAYA INI DAPAT DILIHAT DARI ISI MP NYA DAN SAYA JUGA MENCURIGAI LINK INI ADALAH MILIKNYA LIHAT : http://profiles.friendster.com/ahmedthedead …..

serbuiff said :

EH to2i2h PENGECUT, KENAPE LU MASIH KAGA BERANI JAWAB PERTANYAAN ANE, APA AGAMA LU ? ….DASAAAR PENGECUT……KALAU LU ANGGAP ISLAM AGAMA YANG SALAH DAN AGAMA LU BENAR JAWAB DONG….WAHAI DEWA PENGECUUUUTTTT ……. IH INI ORANG KAGA TAHU MALU YA DIKATAKAN PENGECUT……… GUE PERLU TAHU AGAMA LU, GUE AKAN TUNJUKKAN KE MUKE LU BAHWA AGAMA LU ITU KAGA ADA APA2 NYA OM DIBANDING ISLAM…….DAN INI UDAH KEBUKTI LU KAGA BERANI MENJAWABNYA, ITU MENUNJUKKAN LU TAKUT BOROK AGAMA LU AKAN GUE BONGKAR HABIS2AN….. LU MAU LARI DARI BOROK AGAMA LU, BUKTINYA NYEBUTUIN AGAMALU AJA KAGA BERANI…..AGAMA GUE KAGA ADE BOROKNYE OM…….
……….UDAAAAH KATAKAN AJA ALIAS NGAKU AJA BAHWA LU EMANG TAKUT, PENGECUT ALIAS PENAKUT …..NGAKU AJA JANGAN NGELES KESANA KEMARI,MUTER SANA MUTER KESINI……NGAKU AJA, GITU AJA KOK REPOT KATA GUS DUR……

ingin lebih tahu lebih dalam si dewa pengecut ini lihat di situs setannya : http://to2i2h.multiply.com

INFORMASI TERBARU : to2i2h ternyata beragama kristen lihat pembicaraan dibawah ini dan hubungannya dengan link rasulullahisdead, yg saya yakini adalah miliknya juga karena kesamaan isi dan design mp nya.

phoenixity
phoenixity wrote on Mar 24
rasulullahisdead said
Let’s say to Him.. “I want to know You and the power of Your resurrection and the fellowship of sharing, and becoming loke You in Your death” – (Phil.3:10)

Slamat Paskah, dear bros & sis…
GBU
Selamat paskah bro!
rasulullahisdead
rasulullahisdead wrote on Mar 22
Let’s say to Him.. “I want to know You and the power of Your resurrection and the fellowship of sharing, and becoming loke You in Your death” – (Phil.3:10)

Slamat Paskah, dear bros & sis…
GBU………… http://phoenixity.multiply.com/?&preview=&item_id=7&page_start=20

http://rasulullahisdead.multiply.com/

TENTANG Shuniya Ruhama Habuballah …ORANG INI DICURIGAI noxiousisback SEBAGAI Sekeon, The Multiply Porn Spammer & Islam Hater

Belajar dari Shuniya May 11, ’06 9:45 PM
for everyone

Mungkin ini jurnal yang kurang mutu, tapi setidaknya saya pengen cerita. Beberapa hari yang lalu saya menyaksikan Acara LEPAS MALAM Trans TV, memang saya nggak total menyimaknya, namun yang menarik adalah masalah Waria dimana salah satu bintang tamunya adalah seorang waria (wanita tapi pria) berjilbab (bertudung) warna terang dan sangat anggun, berbeda dengan waria-waria lainnya. Ternyata namanya adalah Shuniya…..Habiballah (nama tengahnya lupa) , dan aktivis hak-hak waria. Dia juga menulis buku yang berjudul (kalau gak salah) –JANGAN LEPAS JILBABKU. Dan yang mengagumkan adalah dia lulusan Sosiatri FISIP UGM Jogjakarta dengan predikat Cum Laude (asalnya angkatan 98).

Sontak saya teringat dengan buku tersebut, yang pernah saya baca-baca di toko buku GRAMEDIA tanpa membayar alias gratis alias cuma-cuma alias cap ratu (ra tuku). Buku itu tidak terlalu besar, namun cukup tebal dengan gambar sampulnya si Shuniya sendiri….kalau nggak ingat dia waria, bisa naksir nih soalnya wajahnya sangat nyaris ‘wanita’. Dibuku tersebut, dia banyak menceritakan suka dukanya selama dia kuliah di UGM. Bagaimana dia menghadapi cacian, cercaan dan makian dari mahasiswa-mahasiswa lainnya.

Bahkan dia pernah mengalami kendala pada saat sholat berjamaah, dimana dia lebih memilih berada di shaf perempuan, karena dia merasa benar-benar wanita. Shuniyapun pernah dihadapkan dimuka aktivis SKI (Seksi Kerohanian Islam) yang memojokkan kewariaannya, bahkan dengan ayat-ayat yang dinukil dari Al-Quran, akan tetapi si Shuniya ternyata hafiz dan paham isi Al-Quran serta hadits sehingga diapun menyerang balik dengan ayat juga dan acap kali para penyerangnya dibikin mati kutu karenanya. Tidak dijelaskan secara gamblang mengapa dia bisa menjadi waria dan mengapa dia memutuskan untuk memakai jilbab, karena itu mungkin menjadi urusan pribadinya yang tidak dituliskan dalam buku. Soal jilbabnya pun, dia juga diserang karena dianggap laki-laki sehingga tidak pantas memakainya.

Dua tahun pertama bagi Shuniya adalah masa-masa terberat dimana segala macam hujatan dia terima, diterima dengan tegar hati dan penuh perjuangan. Diapun juga menjalin hubungan yang baik dengan komunitas waria lainnya, dalam bukunya dia juga menceritakan terkadang dia suka berkumpul dengan waria-waria yang mangkal, bukan untuk apa-apa, hanya berbagi cerita saja.

Dibuku tersebut pula (sayangnya saya tidak beli), dia juga menceritakan secara gamblang hubungannya dengan beberapa pria dimana dia hanya mencintai satu pria saja, namun sadar tidak akan mungkin bersatu karena ke-wariaannya. Bahkan yang lucu, orang-orang yang dulunya menghujatnya membabi buta malah tidak sedikit yang akhirnya menaruh hati pada waria satu ini. Bahkan terang-terangan mengungkapkan cintanya kepada Shuniya, namun Shuniya menolaknya dengan halus karena masih mengingat perlakuan si lelaki tersebut pada dirinya, dimana dia dipojokkan, dicemooh dan dihujat sedemikian rupa. Dengan kesabarannya dan keimanannya pula, dia lambat laun dapat diterima di lingkungan kampusnya, bahkan sudah boleh bersembahyang di shaf perempuan juga, dan dianggap sebagai akhwat ketimbang sebagai ikhwan.

Yang dapat saya pelajari dan salut dari perjalanan hidup Shuniya ini adalah, ketabahan yang luar biasa dalam menghadapi cercaan dan hujatan, serta kesabaran dirinya dalam menghadapi ‘kelainan’ dalam dirinya yang membuatnya menjadi waria dan memakai jilbab. Dia juga berusaha memperjuangkan hak-hak kaum waria serta mengangkat kaum tersebut agar tidak hanya mangkal dijalanan saja.

Sedangkan pelajaran berikutnya adalah, janganlah membenci sesuatu secara membabi buta, karena kita tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya. Malah bisa (boleh) jadi dari semula membenci membabi buta itu, berbalik menjadi mencintai mati-matian. Ini yang terjadi pada orang-orang (terutama pria) yang menghujat Shuniya waktu itu, yang justru berbalik simpati atau malah jatuh cinta namun ditolak oleh Shuniya sendiri.

Sekali lagi, jangan berlebihan bila membenci, janganlah membabibuta jika mencinta, karena kelak justru akan menjadi bumerang bagi dirimu sendiri. Itu pelajaran yang saya dapat dari buku Shuniya- Jangan Lepas Jilbabku.

Bambang Priantono……..

http://bambangpriantono.multiply.com/journal/item/893

noxiousisback
reply
noxiousisback wrote on Oct 29, ’07
Ladies and Gentlemen !!!…..

Sekeon, The Multiply Porn Spammer & Islam Hater…REVEALED* !
Click the link above

Enjoy the show Sekeon !

Inilah Sekeon alias Johny Sekeon sang porn spammer dan anti-Islam juga. Dia ini generasi kedua dari Roy Sianipar, seorang anti-Islam juga di multiply yang sering spamming porn. Modus operandinya sama2 mirip walaupun beda orangnya. Dan dua2nya udah terungkap alias REVEALED ! Orang ini udah sering nyepam gambar2 porno di MP orang laen dan ngehina Islam abis2an so do whatever you like lah…Waspada yah

* Revealed = Terungkap

PS : Sorry buat yang punya MP ini halamannya dikotori sampah sekeon….and maybe this msg too

skip to main | skip to sidebar
Sekeon The Porn Spammer

* Home
* About Me
* Another Link
* Another Link

Archives

* ▼ 2007 (1)
o ▼ November (1)
+ Introducing : Sekeon, The Porn Spammer on Multiply…

Subscribe

RSS Feed (xml)
Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger
Monday, November 5, 2007
Introducing : Sekeon, The Porn Spammer on Multiply.com
Dear Sekeon a.k.a Johny Sekeon…i was about to let you out from this trouble. But your attitude makin me sick and tired. You keep spamming on my friend’s account and insulting Islam.

So don’t blame me for this….cuz this time I DECLARE WAR TO YOU !….Now enjoy the show bastard !!! HAHA !

PS : Spam as you like on this page, cuz these page all around the cyber in a minute and then the world will knows who you are you sickminded creature ! hihi…

___________________________________

Pictures was taken from http://sekeon.vox.com …now he’s signin out from that site. The tiny version of the first pic can be seen here : http://community.webshots.com/user/sekeon/profile

How to find out that johny sekeon is the spammer ? Here’s the explanation for all of you from sekeonspammer.multiply.com

Begini cara ngliat saya kalau si porn spammer adalah sekeon, perhatikan foto2 yang saya posting :

1. Perhatikan jam kedatangan dia di blog saya pada file sekeon-porn.jpg. Terlihat jam 7.45 am.

2. Lalu perhatikan lagi foto IP-spammer.jpg
Itu adalah foto web-stat yang saya pasang. Anda dapat melihat IP address yang berkunjung pada pulu 7.45 am berasal dari Belanda dg detil yang telah saya sebutkan sebelumnya.

Kesimpulan: IP address si Sekeon adalah tersebut dalam gambar tersebut.

Lalu darimana saya mengambnil kesimpulan kalau Sekeon adalah si Porn-Spammer? Begini:

Dari uraian di atas kita telah mengetahui IP address si Sekeon.

Sekarang buka lagi pencatat IP address anda, atau lihat saja catatan yang saya punya. Perlu di ingat juga temp[o hari si spammer itu datang bersamaan dari Belanda dan Australia, jadi mudah sekali untuk melacak kembali track mereka.

3. Sekarang perhatikan kembali foto duo-spammer.jpg

anda akan melihat IP address si spammer tempo hari ketika memakai ID Hirisili. Yang dari Belanda itulah si spammer, dan IP addressnya sama dengan IP address sekeon yang telah kita simpulkan pada langkah 1 dan 2.

KRONOLOGIS PORN SPAMMING BY SEKEON:

> 4-september jam 5.55, spammer dengan id HIRISILI kasih spamming gambar porno….ip-address kecatet. Siapa yang punya ip-address itu? belum kejawab.

> Trus tanggal 7-september jam 7.45 lo masuk ke blog gua. ip adderess lo ternyata sama dengan si HIRISILI. Nah lo….

KETAHUAN DEH….

JADI: SEKEON ADALAH PORN SPAMMER.
MANUSIA TANPA KEHORMATAN.
MAN WITH NO HONOUR
MAN WITH NO MORALITY
_____________________________

Other site related to Johny Sekeon a.k.a Sekeon :

http://sekeon.hyves.nl/
(Banyak foto2 doi bo ! awas ! hati2 banyak foto cewe2 berbikini pula hahaha dasar pervert !)

http://www.cpgnuke.com/Your_Account/profile=sekeon.html
(Contains his e-mails sekeon@aol.com & sekeon@hotmail.com…spam it ? hehehe)

http://andracharoen.multiply.com/journal/item/90
(Sekeon ngalor ngidul alias nyampah di MP orang laen…)

http://www.kotzot.com/sekeon

_____________________

Udahlah sekeon ngga usah sok haha hihi dan pake ngeles lagi hahahha, bukti2 udah didepan mata tinggal lu liatin aja tuh gambar2 secara detail. Gw tau lu panik kan skrg ? hahahaha pake ngarang cerita segala lagi…PRET LAH !

Gw ajakin damai lo ngga mau, malah nyampah mulu di MP orang sambil jelek2in Islam, asal lu tau Islam terlalu tinggi buat dijatuhin sama sampah kaya lu ! Al Islamu Ya’lu Wala Yu’la ‘Alaih (Islam itu tinggi dan tidak ada yg lebih tinggi darinya). Lo tanggung sendiri skrg akibatnya pak. Foto lo dan data2 diri lu skrg udah nyebar dimana2.

Silahkan lo report user gw ini, di belakang gw udah banyak orang2 yg nyimpen data2+foto2 lu ini dan siap di publikasikan lagi di internet and not just in multiply but everywhere on the net.

Imagine how the world will know you and your bad attitude…Imagine they will see it just in a sec…and maybe your boss ? your client ? your friends ? Dan perlahan mereka pun menjauh dari anda….how sad…

You’ll end up like Roy Sianipar dammit…..

But hey….you want this drama end ? It’s easy…..Do what i say, STOP SPAMMING AND INSULTING ISLAM and i’ll remove these pictures…..and keep this in your sick brain….you’re messing with the wrong guy sekeon ! haha

Adios !

These pictures are the faces of Johny Sekeon….watchout guys he might be around you ! hahaha

LIHAT LAGI :

http://ruangfilm.com/forum/viewtopic.php?p=10158

http://udintpi.multiply.com/journal/item/27/Penulis_Waria?&item_id=27&view:replies=threaded

http://bambangpriantono.multiply.com/journal/item/893

Partisipasi Penonton
Pameran ini sangat terbuka untuk direspon umum.
Pengunjung boleh berpartisipasi dengan cara mengirim foto/ video yang sesuai dengan tema untuk melengkapi pameran ini. Foto yang dikirim boleh berupa foto hasil memotret atau kliping foto yang ditemukan di majalah, koran, atau album foto mereka di rumah.

Dua orang yang akhirnya merespon pameran ini dengan menempelkan foto-foto koleksi mereka adalah: Shuniya Ruhama Habuballah (aktivis cross-gender), merespon foto karya Yuni Shara & Mami Vinolia (aktivis cross gender & aktivis HIV/AIDS). Yang kedua adalah Rahmat Taufik, mahasiswa Univ. Negeri Yogyakarta, yang merespon foto bangunan-bangunan heritage di yang ada di Yogyakarta karya Tjahyono (Dosen arkeologi UGM).Selain mereka, ada satu orang responden lain yang turut memasang karya videonya, yaitu M. Taufan (Colllege student) http://www.kedaikebun.com/Ind/Kabar/Kabar_Jogja%20Bergerak!.htm

TENTANG Shuniya Rusamah
=====================

Jurnal Nasional : Kelompok Transgender Butuh Pengakuan PDF Print E-mail
Sekitar 50 orang waria yang tergabung dalam Jaringan Solidaritas Transgender melakukan demo damai di kawasan Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, 20/11. Demo tersebut dilakukan dalam rangka Hari Transgender Internasional yang jatuh pada hari yang sama. Tuntutan mereka masih berkisar masalah perlakuan diskriminatif dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan baik oleh aparat pemerintah maupun masyarakat serta perundang-undangan yang tidak memihak kepada komunitas transgender, seperti kaum lesbi, gay, biseksual, dan waria.

elompok transgender yang meliputi LGBT (lesbi gay biseksual dan transgender) tersebut merupakan gabungan dari Yayasan Arus Pelangi, Yayasan Srikandi Sejati, Forum Komunikasi Waria Pusat, Pelangi Perempuan, LBH APIK, dan sebagainya.
Menurut Ienes Angela, koordinator kampanye Yayasan Arus Pelangi, selain perlakuan masyarakat yang masih memberikan stigma negatif terhadap kelompok LGBT, pemerintah juga masih tidak mengakui keberadaan kelompok tersebut. Ia menyebutkan pasal 2 ayat 2 Peraturan Daerah Sumatera Selatan Nomor 13 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Maksiat serta Peraturan Daerah Kota Palembang Nomor 2 tahun 2004 Tentang Pemberantasan Pelacuran. “Kedua perda tersebut jelas mencantumkan, bahwa lesbian dan homoseksual termasuk perbuatan maksiat dan digolongkan dalam perbuatan pelacuran,” jelasnya.
Ienes mengkhawatirkan perda-perda tersebut akan ditiru oleh pemerintah daerah lainnya, bahkan oleh pemerintah pusat untuk mendiskriminasikan LGBT, bahkan menggolongkannya dalam tindak pidana kejahatan. “Produk-produk hukum ini jelas melanggar hak-hak dasar kelompok LGBT sebagai manusia yang merdeka,” tambahnya.
Akibatnya, demikian Ienes, sampai saat ini kelompok minoritas tersebut menjadi objek penertiban kelompok masyarakat dan negara.
Ienes juga menyatakan, kedua produk peraturan daerah tersebut bertentangan dengan Pasal 3 ayat 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia. Pasal tersebut menyatakan, setiap orang dilahirkan bebas dengan harkat dan martabat manusia yang sama dan sederajat serta dikarunia akal dan hati nurani untuk hidup bermasyarakat, berbangsa, bernegara dalam semangat persaudaraan.
Namun Ienes mengakui sulit berbicara kalau undang-undang tersebut memakai asas syariah atau berdasarkan agama tertentu. “Saya sedih agama dipolitisir untuk kepentingan kelompok tertentu dengan mendiskreditkan kelompok lainnya, “katanya.
Saat ditanyakan mengenai Rancangan Undang-Undang Anti Diskriminasi Ras dan Etnis (RUU ADRE) yang saat ini masih dibahas di DPR, Ienes menyayangkan RUU tersebut hanya memuat hal ras dan etnis, namun mengabaikan kelompok LGBT dan Odha (Orang dengan HIV/AIDS). “Kami sudah sering melakukan advokasi dan menganjurkan agar cakupan RUU tersebut diperluas dengan mengikutsertakan kelompok minoritas lainnya, seperti kami,” katanya.

Diskriminasi pekerjaan

Dalam demo tersebut juga, para waria memohon kepada pemerintah daerah, terutama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk tidak melakukan razia dan memberi kesempatan kepada para waria untuk mencari rezeki. “Kami setiap malamnya dirazia oleh Satpol PP, bahkan Malam Minggu Kemarin, teman kami, Elly meninggal karena tercebur ke Kali Cideng saat dikejar-kejar,” kata salah seorang waria dengan sedih.

Sementara itu, Betty, salah seorang waria menyatakan, kaum waria sebenarnya banyak yang mempunyai potensi, namun selalu gagal memasuki dunia kerja karena terlanjur diberi stigma negatif oleh masyarakat. “Kami selalu ditolak dalam melamar kerja, karena penampilan kami, kami dianggap sebelah mata padahal kami mampu melakukan pekerjaan itu,” ujarnya.

Betty mengakui, sebagian besar waria merupakan orang-orang yang rendah pendidikannya. Hal itu, lanjutnya, karena para waria tersebut tidak bisa diterima masyarakat dan keluarganya, sehingga umumnya melarikan diri dari rumah dan terputus pendidikannya.

Namun tidak hanya waria dengan pendidikan rendah saja yang kesulitan memasuki dunia kerja formal, Shuniya Rusamah, waria yang mampu meraih gelar S1 dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gajah Mada, juga mengalami perlakuan yang sama.

Menurut waria yang memakai jilbab ini, berbagai dokumen-dokumen juga tidak berpihak kepada LGBT. “Lihat saja, pada point jenis kelamin, yang ada hanya laki-laki atau wanita, tidak ada kolom waria atau sejenisnya, itu saja jelas negara tidak mengakui keberadaan kami,” jelasnya.

Shuniya sendiri saat ini menjabat Sekretaris Jenderal Putri Waria Indonesia dan Redaktur Pelaksana Tabloid ‘Metro Nusantara’, sebuah tabloid khusus kaum waria. Menurut Shuniya, pihaknya tidak membutuhkan undang-undang atau legalitas lainnya. “Yang kami butuhkan adalah pengakuan akan keberadaan kami, baik dari pemerintah maupun masyarakat,” katanya.

Shuniya berpendapat, kalau kaum waria tidak dikehendaki berkeliaran di jalanan, masyarakat dituntut untuk bersedia menerima keberadaannya di tengah masyarakat, baik dalam kehidupan sosial maupun dalam pekerjaan. “Kalau kami salah, hukumlah kami, tapi kalau kami punya karya dan potensi, hargai kami, itu saja,” katanya tegas.

Shuniya memberi contoh beberapa waria yang sukses dalam bidangnya karena diterima oleh keluarga dan masyarakat sekitarnya. “Kalau kami juga diperlakukan sama, kami bisa menunjukkan potensi yang kami punya,” katanya pula. Yanuar Jatnika

SUMBER : http://www.aidsindonesia.or.id/index.php?Itemid=2&id=1217&option=com_content&task=view

DIA INI SANGAT SAYA CURIGAI SEBAGAI ORANG YG SUKA NGEHACK MP ANE COBA LIHAT HUBUNGAN ISI , DESIGAN LINK YG SAYA YAKINI ADALAH MILIK SATU ORANG YG SANGAT SAYA CURIGAI….

INFORMASI : INI GEMBONG IFFF PENGECUT YG SUKA NGEHACK MP ANE : http://thelastsultan.multiply.com , http://nonokmuhammad.multiply.com , http://muhammadiblis.multiply.com , http://2i2hreaction.multiply.com , http://oknowariaclub.multiply.com/ . http://oknowongjowo.multiply.com/ . http://oknoblog.multiply.com/ http://to2i2h.multiply.com
http://to2i2h.multiply.com http://rasulullahisdead.multiply.com http://2i2hreaction.multiply.com http://www.freewebs.com/rasulullah666/ .mp ini saya yakini milik satu orang yaitu to2i2h, yg saya curigai beragama kristen dan seorang waria ….ada info lain ? tolong informasikan kesaya. Terimakasih sebelumnya….

DIA JUGA PUNYA HUBUNGAN LINK DENGAN : http://www.shalom-jerusalem.com/

Picture of the month

June 2008
Home
News
Jacob Damkani
The Gospel to the Jew
Ministry
Outreach
Gallery
Letters to Trumpet
Elisheva’s page
Volunteer’s page
Study material
Partner with us
Contact us
Visitors
(since Feb. 22nd 2007):
47,776
Page views today:
437
Currently online:
2
Last modified
29.06.08: Encouragement
24.06.08: Elisheva’s page
24.06.08: Who can take part?
24.06.08: Day by Day
24.06.08: Newsletters
24.06.08: Testimonies

Trumpet of Salvation / Home

| Contact us

See, what’s happening in Trumpet…

Welcome to Trumpet of Salvation to Israel!

“Go up for yourself on the high mountain,

bringer of good tidings to Zion.

Lift up your voice with strength,

O you who bring good tidings to Jerusalem;

lift up, do not be afraid.

Say to the cities of Judah,

Behold your God!” Isaiah 40:9

We welcome you to Trumpet of Salvation to Israel, founded by Jacob Damkani in 1984. We are called to preach the Gospel of Yeshua haMashiach (Jesus Christ) to the Jew first and also to the Gentiles. The Trumpet ministry is dedicated to bringing the Gospel to the Jewish people in a Jewish way, in order for God’s covenant people to recognize their own Messiah, promised to their forefathers and long awaited through many generations, but made strange to them through a long and tragic church history. We invite believers from the nations to come, join our campaigns and provoke Israel to a healthy jealousy with the Gospel of peace.

We invite you to ‘walk around’ a little in these pages, get to know us, read our newsletters and testimonies, have a look at our picture gallery, read our publications, download some of our teaching…

Please come in, get to know us and find out how you can partner with Trumpet of Salvation…

Jacob’s 55th birthday – many friends celebrated with us,

we invite you to read Jacob’s “birthday book”.

Copyright 2007 for pictures and content of this homepage: Jacob Damkani. All Rights Reserved

DIA JUGA PUNYA HUBUNGAN DENGAN LINK : http://iloveisrael.multiply.com/

DIA JUGA PUNYA HUBUNGAN DG LINK : http://freedomfightrz.multiply.com/journal/item/1/VANRIZA_GAY

LIHAT ISINYA : VANRIZA GAY Jun 2, ’08 3:02 AM
by vanriza for everyone
VANRIZA GAY

Haloo temen temen semua…kenalkan nih…nama saya Vanriza Gay…
Alumni fakultas kedokteran unpad tahun lalu dan mengambil s2 theologi…

Kenapa nama gua Vanriza Gay…karena gua..malu ah mo bilang…tapi gua mau jujur aja…KARENA GUA JUGA GAY….hehehe
Gua juga kuatir nih…apakah mami gua sama keluarga gua tau jika gua gay ya…waduh…

Jika mau tau lebih banyak tentang gua bisa link dibawah ini teman :
http://mrnoxiousishere.blogspot.com/2008/02/all-about-vanriza-gay-pastor.html
http://vanriza.wordpress.com/
http://profiles.friendster.com/rijasikasep
http://www.xanga.com/vanriza
http://www.couplingonline.com/en/girl/vanriza.html
http://www.readybb.com/boyzforum/profile.php?mode=viewprofile&u=1664
http://www.akupercaya.com/van_riza
http://profiles.yahoo.com/rijasikasep
http://profiles.yahoo.com/glukoneogenesis
http://www.e-samarinda.com/forum/index.php?showtopic=3289&pid=55417&mode=threaded&start=#entry55417
http://209.85.175.104/search?q=cache:qyjRqq4pZKEJ:www.sobatan.com/%3FL%3Dusers.profile%26id%3D265+van_riza&hl=en&ct=clnk&cd=5&gl=id
http://esdynoa.wordpress.com/2008/02/07/entah-apa-yang-dia-pikirkan/
http://www.google.com/alerts?t=4&hl=en&q=vanriza&ie=UTF-8
http://www.google.com/ig/
http://www.google.com/reader/view/feed
http://blogsearch.google.com/blogsearch?hl=en&tab=mb&q=vanriza&btnG=Search+Blogs
http://rapidshare.com/files/90047486/Allah_SWT_dan_Muhammad_Dua_Penipu_Terbesar_Sepanjang_Masa.rar
http://vanriza.multiply.com/journal/item/64/Allah_SWT_dan_Muhammad_Dua_Penipu_Terbesar_Sepanjang_Masa
http://www.sobatan.com/van_riza
http://menhariq.multiply.com/market/item/32/Pemecah_Umat_Beragama
http://mrnoxious.multiply.com/links/item/27/
http://mrnoxious.multiply.com/links/item/34/
http://vanriza.multiply.com
http://www.readybb.com/boyzforum/viewtopic.php?t=7827889

Sebenarnya gua malu ngakuin ini semua, yang katanya gua penuh dengan kasih sayang, tapi gua benci banget sama salah satu agama, gak tau kenapa gua bisa seperti itu.
Makanya gua sering banget mengadu domba di berbagai blok, salah satunya di multiply ini, gua sering kali pakai nama yang hampir sama dengan yang gua benci, contoh gua ambil foto dari mereka..trus gua fitnah dia..hehehe….gua juga sering ngirim gambar gambar porno sama mereka…jika alamat gak usah gua kasih tau deh…pasti teman teman pada tau deh…hehehe.
Pokoknya jika ada yang berbicara kotor, mengadu domba, memfitnah, memecah belah persatuan orang dan kirim gambar gambar porno itu ya gua dan temen gua. Trus gua juga buat ID lagi jika ID gua di abuse atau di blok…hehehe

Tapi kenapa gua gak merasa nyesel ya jika melakukan perbuatan seperti ini, gimana coba jika keluarga gua di perlakukan seperti ini….bodo amat sama keluarga gua..hehehe
Padahal kan harusnya gua ngurusin agama gua sendiri ya…gak ngurusin agama orang lain…hehehe…emang eror kali gua ya…hehehe

Dan gua juga pernah dialog sama agama lain…jangan pernah menjelek jelekan agama lain, ya udah deh jika gitu, kenapa waktu gua…gua habiskan ngurusin agama lain…mending gua urusin agama gua sendiri aja…hehehe…pissss
Kan katanya jika kita gak mau di usik..ya jangan usik orang lain…hehehe…pisss lagi ah…

Waduh…ini temen gua dah kelacak juga gambarnya…
http://2i2h.multiply.com/photos/album/120/Ini_Foto_Roy_basirun_Sianipar_si_ANTI_ISLAM_terkini?replies_read=4

Itu dulu sedikit perkenalan dari gua.

SITUS INI SANGAT SAYA CURIGAI DI BUAT OLEH ORANG AMERIKA KRISTEN/ YAHUDI YG BEKERJA SAMA DENGAN ORANG KRISTEN / YAHUDI INDONESIA RANGKA BALAS DENDAM TERHADAP SERANGAN OSAMA BIN LADEN YG BERAGAMA ISLAM DENGAN CARA MEMBUAT SEBURUK2 CITRA ISLAM DIDUNIA MAYA SEHINGGA ISLAM AKAN TERSUDUT DIMATA DUNIA ……LIHAT :
MANIFESTO

This Site dedicated to the terrorism victims of islam in the world
and especially in Indonesia; for early-warning-system
and takes heed badness of global terrorism.
All of the ideology or believe systems in this world not free of criticism.
And so do ideology of islam must deal with criticism to itself.

Based on that matter;

This Site refuses accusation that criticism to ideology islam is a hate-speech (hatred), bigotry, or
do harm of any kind against any group or individual, or harasses of any kind against any group or individual.

This Site also refuses accusation that criticism to ideology islam
is promotes false information, misleading or conduct that is
abusive, threatening, obscene, defamatory or libelous.

This Site also refuses alleged as islamophobic because islamophobia only be applied to extort
and intimidates man and woman who is criticizing ideology of islam!

Why doing criticism to all other believe systems in this world earns
is free done by each and everyone, but criticism to
ideology islam cannot be done?

Submits information about ideology islam from the aspect of
different approach is not an insult! But exactly is an effort to
submit proportional information about ideology islam and terrorism
to the people. Public has the right to get well-balanced information!

To the muslims, we only submit analysis from the aspect of our approach about islam.
If you disagree, hence you free to do is argumentative with making your own site.
Articles shall be argued with articles also. Not with libeling us as dislike perpetrator
of islam, and you does report abuse to this site continuously.

But if you will do report abuse to existence of this site, its ok with me.
Your rights to indicate that you unable to argue our analysiss about islam,
because your ability only limited to at whimpering by doing censorship
and sending report abuse about this site!

I agree with this statement;
“For Centuries our people have been the victims of intolerance.
The price of our freedom is the burden of having to accept
the worst in public expression. For he who starts censorship
will never know where and when to stop.”

Photobucket

Photobucket

This site is work for ;
PROMOTING FREEDOM OF SPEECH, FREEDOM OF FAITH,
FREEDOM OF THOUGHTs, FREEDOM OF CONSCIENCE
AND DEMOCRATIzATION IN ISLAMIC COUNTRY.

AND

IN-DEPTH ANALYSIS OF ISLAM FUNDAMENTALIST
AND THE TERRORISM IN INDONESIA.

Photobucket

Texas Jones Act Lawyer
Texas Jones Act Lawyer Counter

SUMBER : http://rasulullahisdead.multiply.com/

LIHAT LAGI TUJUAN PEMBUATAN SITUSNYA :

This site is work for :

PROMOTING FREEDOM OF SPEECH, FREEDOM OF FAITH,
FREEDOM OF THOUGHTs, FREEDOM OF CONSCIENCE
AND DEMOCRATIzATION IN ISLAMIC COUNTRY.

and

IN-DEPTH ANALYSIS OF ISLAM FUNDAMENTALIST
AND THE TERRORISM IN INDONESIA.

SUMBER : http://www.freewebs.com/rasulullah666/index.htm

DARI TUJUANNYA MAKA SAYA BISA MENARIK KESIMPULAN PEMILIK SITUS2 SETAN TERSEBUT ADALAH SEORANG PENDIRI DAN PENGELOLA SITUS INDONESIAFAITHFREEDOM

ORANG YG SANGAT SAYA CURIGAI ADALAH SELAIN SI SHUNIYA ADALAH VANRIZA INI DILIHAT HUBUNGAN ANTAR ISI LINK MP YG SAYA BAHAS DIATAS

Tags: dewa pengecut

Tags: okno.2i2hreaction, to2i2h, anti islam, gembong iff
Tags: gembong iff

ngentotmuslimah
ngentotmuslimah wrote on Jul 6, ’08
assalam mualaikum

um412ok
um412ok wrote on Jun 29, ’08
Assalamualaikum

silaturrohim dan taaruf.

alwaysthink
alwaysthink wrote on May 21, ’08
jazakillah sudah mampir…

yannahazzahra
yannahazzahra wrote on May 17, ’08
Assalamu ‘alaikum

// .

Music Music Jul 5, 2008

// ....

. .

Contacts Contacts  

cana23
cana
taukhidjogja
taukhid
zul3
zul
   View All

// ...

.

//

// // <!– –> //

Permalink Leave a Comment

how much do u know about the past batak legend?

May 3, 2010 at 11:53 am (Uncategorized)

Permalink Leave a Comment

old news good news………………just a reminder to all humankind

May 3, 2010 at 11:22 am (Uncategorized)

September 16, 2009 Adultery in Aceh: The latest sign of creeping Shariah By Sadanand Dhume Source: http://online.wsj.com/article/SB10001424052970203917304574414111062066186.html From the Indonesian province of Aceh—epicenter of the devastating Indian Ocean tsunami five years ago that killed 230,000 people—comes fresh evidence that in the Muslim world, the most common disasters tend to be man-made. On Monday, the provincial parliament stiffened its interpretation of Shariah law by introducing the classical Islamic penalty of stoning to death for adultery. Premarital sex and homosexuality drew a lighter rebuke; for them, the pious lawmakers recommend 100 strokes of a rattan cane. The news from Aceh, the recipient of billions of dollars in international aid, challenges two widely held beliefs: First, that Indonesia, the world’s most populous Muslim country, is somehow immune to the blend of puritanical piety and Islamist politics that over the past 35-odd years has disfigured Muslim communities from Morocco to Mindanao. Second, that moderate Muslims—those who interpret their faith in personal rather than political terms—have the will and the intellectual firepower to beat back a well-organized and motivated Islamist minority. Even in a country that’s 88% Muslim, Aceh, known as “Mecca’s verandah” for its historic role as a staging point for hajj pilgrims, stands out. Politically, the area was an independent kingdom for much of its history and today enjoys an unusual degree of autonomy from Jakarta. Religiously it’s distinct, too. In the 17th century, the then independent sultanate came under the sway of Nuruddin ar-Raniri, a zealous scholar and book burner from India, who gave the local brand of Islam a dour cast. In the 1950s, Aceh was a center of the Darul Islam rebellion against the central government. From the mid-1970s onward the Free Aceh Movement, known by its Indonesian acronym GAM, blended economic grievances with a sense of separateness based partly on a deeper connection to Islam and lead an insurgency against Jakarta. Since 1999, the Indonesian government has attempted to blunt pro-independence sentiment by allowing the Acehnese to implement Shariah law. But it was only with the signing of a peace agreement between GAM rebels and Jakarta four years ago that Acehnese Islamism came into its own. Antivice squads began rounding up bareheaded women and unmarried sweethearts. Clerics mandated public flogging for sipping a beer or failing to down a shop’s shutters for Ramadan prayers. Would-be canoodlers quickly found the province’s once-popular beaches off limits. Stoning adulterers is only the next logical step. Those who believe that the rest of Indonesia cannot go the way of Aceh tend to highlight the historical and cultural differences between the Acehnese and the country’s dominant linguistic group, the 90-million strong Javanese. Indonesia is shielded by a 1,000-year Hindu-Buddhist past, a nonsectarian constitution and a largely moderate population. But Aceh, for all the distinctiveness of its past, also mirrors a broad nationwide shift toward orthodox piety and acceptance of the medieval norms enshrined in Shariah. Across the archipelago local governments have begun to mandate dress codes for women. In some parts of the country citizens can’t obtain a marriage license or admission to a state school without proving that they can read the Koran. Last year, the Muslim Brotherhood knock-off, the Prosperous Justice Party, or PKS, spearheaded a Shariah-inspired “antipornography” bill that encourages vigilantism and criminalizes aspects of non-Muslim cultures. Mobs have attacked mosques belonging to the “heretical” Ahmadiyya Muslim community and “illegal” house churches. To be sure, the Islamist effort has not gone unopposed. Groups such as the Liberal Islamic Network, the path-breaking Libforall Foundation helmed by former president Abdurrahman Wahid, and assorted women’s groups have pushed back. Yet while their efforts are worth lauding, they also suffer from a fatal flaw. Extremists and moderates are free to quibble over the interpretation of Koranic verses and the life of the prophet Muhammad, but any public criticism of Islam itself is out of bounds. The Spaniard who supports contraception and gay rights can flatly declare that he doesn’t care what the Bible says or what the Pope thinks. An Indonesian who says the same about the Koran and the prophet Muhammad invites charges of “Islamophobia” and threats of violence. Until this changes and Indonesian secularists begin to enjoy the same freedom to criticize religion as their counterparts in the United States, India or South Korea, they will continue to fight with one hand tied behind their back. Because of the province’s unique history, Indonesia watchers often dismiss Aceh as peripheral to the larger debate about the country’s struggle with Islamism. The opposite is true. Aceh’s swift descent toward barbarism is proof that making concessions to Islamists whets rather than sates their appetite. More broadly, the difficulty Acehnese face in speaking out against laws made in the name of Islam underscores the challenge of defending human rights against a backdrop of rising piety. Unless Indonesians can learn to criticize faith in purely secular terms—to treat allegedly divine revelation and its clerical interpreters with skepticism rather than automatic deference—they may soon discover that their westernmost province is merely a few steps ahead of the rest of the country along the same slippery slope toward Shariah. Mr. Dhume is a Washington, D.C. based writer and the author of “My Friend the Fanatic: Travels with a Radical Islamist” (Skyhorse Publishing, 2009). Leave a Comment Filed under Uncategorized Tags: aceh, sharia, syariah September 16, 2009 Qanun Jinayat’s (Islamic Law) Judicial application needs to be specified Translated from: http://serambinews.com/news/qanun-jinayat-perlu-diatur-teknis-hukumnya Banda Aceh – In the wake of Qanun Jinayat (Islamic Law) and Qanun Hukum Acara Jinayat (Islamic Law’s Application) legislation by the DPRA (Aceh’s House of Representative) in DPRA’s Meeting, Monday (14/9), Chairman of Indonesian Constitutional Court (MK), Prof. Dr. Mahfud MD said that the judicial application of this law needs to be specified so as not to create problems in the future. Among the articles of the law, article 24 section 1, regulates the punishment for adultery: Married men and women, if proven of adultery, will be punished by stoning to the death – punishment to be conducted in public place. Single men and women who commit the same crime will be lashed 100 times each. Speaking of the contents of both regulations, Mahfud is on the opinion that both laws need further regulation of the judicial aspects and the execution aspects, before Aceh Sharia Court tried any case. Mahfud stated so when answering questions from Serambi reporters when he was visiting Serambi headquarters in Meunasah Manyang, Ingin Jaya district, Aceh Besar, Tuesday (15/9). Mahfud visited Aceh to socialize the amendment of Constitution (UUD 45). He was accompanied by Constitutional Judge, Dr Akil Mochtar, Secretary General MK, Janedjri M Gaffar, Post Graduate Assistant Director IAIN (State Islamic Institute) Ar-Raniry, Prof Dr Syahrizal Abbas, and Lecturer of Sharia Law Faculty IAIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Dr Hamid Sarong MH. While Serambi was represented by Chief Editor, Mawardi Ibrahim, Director Mohd Din, editors, and reporters, including Prohaba, Tabloid Kontras, and Radio Serambi FM.. Earlier, Mahfud also tested a thesis of a Doctorate candidate in IAIN Ar-Raniry which writes about qanun (law) in Aceh. Judicially, Mahfud said, there is still problems in applying both the qanun. “The application need to be reviewed so the punishment will be more civilized and humane,” he further stated. He stated, the legality of laws are measured by three aspects: philosophy, sociology, and judicial. From the philosophical and sociological aspects, the new laws fits Acehnese life, since they want and need the laws. Furthermore, the laws conform to Law No. 11/2006 from UUPA (Aceh’s Provincial Law). “Because these laws are demanded by Acehnese, then they have to benefit the people,” said Mahfud. From judicial point of view, however, there could be problems. For instance, the laws will contradict with KUHP (Secular-Criminal Law), because the definition of adultery in KUHP is different with that in Qanun Jinayat. Besides that, there is a Law adagium that states that should there be two laws or punishment of a crime, then the one applied on the convicted felon is the least harsh (the lighter) one. Mahfud is worried that in the future there will be people who prefer the punishment stated in the KUHP because it is lighter than the one in Qanun. “I haven’t read the two laws myself. But I heard that the consideration of the laws is based on the Quran, the hadith and UUD 45 Constitution, without mentioning which article. This will involve judicial technicality as well, if the Supreme Court’s decision contradict the qanun, does it mean the Supreme Court contradict the Quran and the Hadith? This will be a serious problem in the future,” said Mahfud half jokingly. Despite that, Mahfud said that both the qanuns can already be applied for all muslims in Aceh. However, if there are people who oppose the laws, they can request a judicial review to the Supreme Court (MA). “That’s the official procedure,” said Mahfud. Beneficial Constitutional Judge, Akil Mokhtar, said that the qanun is beneficial for Acehnese and muslims living in Aceh. Because the qanun was made to satisfy the demand of Acehnese stated in UUPA, and even before that, in Aceh Autonomy Law (Law No. 18/2001). When asked whether the application of Qanun Jinayat – which includes stoning to the death – will invite strong reaction from international Human Rights organizations, Akil answered that Indonesia as a sovereign country has the autonomy in applying civilized regulations, including Islamic Law. So it will not be wrong if in Aceh, Indonesians make laws such as these. “However I dare not make predictions on its effect on economy,” said Akil. He further reminded that international community recognized several positive laws such as Continental, Anglo Saxon, and Islamic Law. So if Aceh, which have Sharia Law in force since 2002, now produced Qanun Jinayat with all the consequences, then everybody must respect it as the choice of Acehnese. Regarding KKR (The Commission for Truth and Reconciliation) With regards to the Bills of KKR which has been postponed by MK in 2005 and is still waiting to be discussed in the House of Representative, Akil evaluated that the central government response is too slow. “I know that Aceh needs this KKR Bill very much, along with a number of other provinces,” he added. The discussion which started at 11:30 WIB lasted for about an hour. After that MK Chairman and the speakers visited several tsunami sites in Banda Aceh, including the once-floating PLTD (Diesel Plant) in Meuraxa district, Banda Aceh. Mahfud showed his amazement at the effect of the tsunami 2004, as the largest natural disaster which have caused the death of over 200,000 people. “In the world history of natural disaster, this disaster is the deadliest,” said the former Defense Minister. (sal) Leave a Comment Filed under Uncategorized September 15, 2009 Acehnese against the passing of the stoning law Translated from: http://berita.liputan6.com/daerah/200909/244226/Masyarakat.Aceh.Tolak.Pengesahan.Qanun.Rajam Liputan6.com, Banda Aceh: A number of elements of society and nongovernmental organizations (NGOs) in Aceh rallied outside the Parliament Building of Nanggroe Aceh Darussalam, Monday (14/9). They protested the legislators whom they think passed the qanun or provincial regulation of stoning too hastily. The protesters felt that the community was hardly involved in formulating the regulations. They further pointed out that stoning is against the Helsinki peace agreement and is a blatant disregard of woman’s rights. After the anti-qanun group dispersed, several pro-qanun students came to the Parliament House to show their support for the legalization of qanun. They carried posters stating that whoever against the qanun stoning is a common enemy. Leave a Comment Filed under Uncategorized Tags: aceh, indonesia, sharia, stoning September 14, 2009 Aceh passes adultery stoning law Source: BBC NEWS | Asia-Pacific | Aceh passes adultery stoning law. Indonesia’s province of Aceh has passed a new law making adultery punishable by stoning to death, a member of the province’s parliament has said. The law also imposes severe sentences for rape, homosexuality, alcohol consumption and gambling. Opponents had tried to delay the law, saying more debate was needed because it imposes capital punishment. Sharia law was partially introduced in Aceh in 2001, as part of a government offer to pacify separatist rebels. A peace deal in 2005 ended the 30-year insurgency, and many of the former rebels have now entered Aceh’s government, which enjoys a degree of autonomy from the central government in Jakarta. It needs more public consultation. We need to involve the ulemas – the Islamic clerics – in drafting the law Adnan Beuransah, Aceh Party The legislation was passed unanimously by Aceh’s regional legislature, said assembly member Bahrom Rasjid. “This law will be effective in 30 days with or without the approval of Aceh’s governor,” he said. The governor of Aceh, a former rebel with the Free Aceh Movement, is opposed to strict Sharia law. He had urged more debate over the bill. ‘Moral degradation’ Married people convicted of adultery can be sentenced to death by stoning. Unmarried people can be sentenced to 100 lashes with a cane. Muslim men in Aceh are expected to attend prayers every day Previously, Aceh’s partially-adopted Sharia law enforced Muslim dress codes and mandatory prayers. “This law is a preventive measure for Acehnese people so that they will avoid moral degradation,” said Moharriyadia, a spokesman for the Prosperous Justice Party. A new parliament will be sworn in next month, after local polls saw the moderate Aceh Party win the most seats in the provincial assembly. The Aceh Party has said it will review the law once the new parliament is sitting. “It needs more public consultation. We need to involve the ulemas – the Islamic clerics – in drafting the law,” said Adnan Beuransah, a spokesperson for the Aceh Party. About 90% of Indonesia’s 235 million people are Muslim, practising a moderate form of the religion. Leave a Comment Filed under religious terrorism September 2, 2009 Ular-ular Berbisa, Belut-belut Licin dan Harun Yahya (Richard Dawkins) Pada tahun 2006, saya adalah salah satu dari puluhan ribu sarjana akademi di seluruh dunia yang menerima, tanpa diminta dan sepenuhnya gratis, sebuah buku besar yang mewah berjudul Atlas of Creation (Peta Penciptaan) yang ditulis oleh seorang Turki pembela Muslim bernama Harun Yahya. Tesis dari buku tersebut, yang diterbitkan dalam sebelas bahasa, yaitu bahwa evolusi adalah palsu. ‘Bukti’ utama terdiri dari halaman demi halaman berisi foto-foto indah berbagai fosil hewan, dimana masing-masing fosil tersebut disertai dengan hewan modern yang setara yang disebutkan tidak berubah sama sekali sejak waktu terbentuknya fosil itu. Ini adalah buku berformat besar, buku-meja yang tebal dengan lebih dari 700 halaman high-gloss berwarna. Biaya produksi untuk buku semacam itu pastilah sangat tinggi, dan orang akan melompat terkejut bertanya-tanya darimana uang untuk memproduksinya lalu dibagi-bagikan secara gratis dalam begitu banyak eksemplar dan bahasa. Mengingat bahwa seluruh pesan yang disajikan dalam buku itu mengandalkan pada dugaan kemiripan antara binatang modern dan fosil pasangannya, saya merasa geli, ketika saya mulai membolak-balik secara acak, dan menemukan halaman 468 yang diperuntukkan bagi “belut”, satu fosil dan satu hewan modern. Tertulis dalam penjelasan gambarnya, Terdapat lebih dari 400 spesies belut dalam ordo Anguilliformes. Bahwa belut-belut itu tidak mengalami perubahan apapun dalam jutaan tahun, sekali lagi menunjukkan tidak berlakunya teori evolusi. Fosil belut yang ditunjukkan mungkin saja memang seekor belut, saya tidak yakin. Namun ‘belut’ modern yang ditunjukkan Yahya dalam foto tidak diragukan lagi bukanlah seekor belut melainkan seekor ular laut, kemungkinan jenis Laticauda yang sangat beracun (seekor belut, tentu saja, bukan ular melainkan ikan yang termasuk dalam kelas teleost). Saya belum men-scan buku itu untuk ketidaktepatan lain yang sejenis. Tetapi mengingat ini hampir merupakan halaman pertama yang saya lihat: Seberapa bernilaikah tesis buku ini yang mengatakan bahwa hewan-hewan modern tidak berubah sejak zaman pasangan fosil-fosil mereka? Secara kebetulan, pada Mei 2008 Harun Yahya, yang nama sebenarnya adalah Adnan Oktar, dihukum di sebuah pengadilan Turki untuk menjalani tiga tahun penjara “karena menciptakan sebuah organisasi ilegal untuk kepentungan pribadi” Catatan yang ditambahkan pada 8 Juli Kini saya telah melihat beberapa halaman lagi dari buku yang tidak masuk akal ini. Halaman ganda yang membentang pada halaman 54-55, 368-369, dan 414-415 semuanya diberi label ‘Crinoid’, dan semua ditujukan untuk menunjukkan betapa serupanya fosil semua crinoid kuno dengan yang modern. Hewan-hewan yang termasuk dalam divisi Crinoid adalah kerabat dekat bintang laut, anggota Echinodermata. Ketiga pemaparan itu memiliki penjelasan yang hampir sama. Ini yang tertulis pada halaman 54: Fosil crinoid yang berusia 345 juta tahun ini, identik dengan pasangan-pasangannya yang masih hidup, menjadikan teori evolusi tidak berlaku. Crinoid-crinoid yang tidak berubah selama 345 tahun membuktikan ketidakbenaran teori evolusi, menyatakan penciptaan Tuhan sebagai fakta. yahya2 Dan ketiga paparan gambar tersebut menampilkan foto berwarna indah dari crinoid-crinoid modern untuk mengilustrasikan maksudnya. Kecuali bahwa, dalam ketiga kasus itu, hewan modern yang ditunjukkan dalam foto bukan crinoid. Bahkan bukan echinodermata. Malahan bukan deuterostome (sub-kerajaan dimana echinodermata, dan kita, termasuk di dalamnya). Para pembaca yang adalah zoologist akan mengenalinya sebagai cacing annelid berbadan silinder, seekor sabellid. Pada halaman 402, terdapat empat foto fosil, dengan benar dinamai Brittlestar. Brittlestar adalah salah satu kelas utama echinodermata, selain bintanglaut, bulu babi, dan crinoid. Sekali lagi, kita menemukan kutipan penciptaan yang standar: Fosil berumur 180 juta tahun ini menunjukkan bahwa brittlestar tetap sama selama 200 juta tahun. Hewan-hewan ini, tidak ada bedanya dengan yang hidup sekarang, sekali lagi membuktikan ketidakbenaran evolusi. Disini kita tidak hanya menemukan satu tetapi dua foto hewan hidup untuk menggambarkan tidak adanya perbedaan dengan fosil-fosil. Salah satu dari hewan modern ini adalah brittlestar. Yang lainnya adalah seekor bintang laut! Anggota dari kelas echinodermata yang sama sekali lain dan jelas-jelas sangat berbeda bahkan hanya dengan melihat sekilas. Akhirnya, PZ meminta perhatian pada Pharyngula, tetapi saya menyertakan sebuah foto untuk lengkapnya. Pada halaman 244, Yahya ingin mengatakan bahwa lalat caddis tidak berubah sejak sejumlah serangga berumur 25 juta tahun terawetkan dalam batu amber. Sekali lagi, keterangannya: Makhluk-makhluk hidup ini bertahan selamat selama jutaan tahun tanpa perubahan sedikitpun pada strukturnya. Kenyataan bahwa serangga-serangga ini tidak pernah berubah adalah tanda bahwa mereka tidak pernah berevolusi. Sekarang, saatnya kita mengharapkan sesuatu yang cukup bagus saat kita melihat foto hewan modernnya. Seperti apa ‘lalat caddis’ modern itu? Seekor ikan air tawar mungkin? Seekor siput kebun? Seekor udang besar? Tidak, malah lebih bagus lagi: Seekor umpan pancing, lengkap dengan kait besi yang menyolok! Saya kewalahan untuk menyesuaikan nilai produksi buku yang mahal dan glossy ini dengan “kebodohan yang menyesakkan” yang menjadi isinya. Apakah benar kebodohan, atau hanya kemalasan – atau mungkin kesadaran sinis dari ketidakpedulian dan kebodohan pembacanya yang jadi sasarannya – kebanyakan adalah para Muslim kreasionis (yang percaya pada cerita penciptaan). Lalu darimanakah uangnya berasal? Catatan tambahan penerjemahan Ordo Anguilliformes: Ordo ikan panjang yang terdiri dari belut-belut. Semua ikan dalam ordo ini memiliki tubuh menyerupai-ular dan siripnya tidak bertulang panggul. Ordo ini termasuk juga belut air tawar (Anguilidae), belut moray (Muraenidae), dan belut conger (Congridae). (sumber: http://encyclopedia.farlex.com/order+Anguilliformes) Crinoid: http://en.wikipedia.org/wiki/Crinoid Cacing Annelid : Cacing dengan tubuh silinder yang bersegmen secara internal maupun eksternal. (sumber: Wordweb dictionary) Diterjemahkan dari: http://richarddawkins.net/article,2833,UPDATED-Venomous-Snakes-Slippery-Eels-and-Harun-Yahya,Richard-Dawkins 4 Comments Filed under Terjemahan Artikel Tags: evolusi, harun yahya August 27, 2009 Naughty Restaurants subject to Inspection August 25, 2009 – 17:21 Cilegon (pos kota) – Cilegon mayor, Tb. Aat Syafa’at was outraged when he found out that his ban on opening restaurants up to 4 pm was not observed by restaurant owners. Tuesday (25/8). The mayor quickly ordered city officials to warn the restaurants. Several restaurants and fast-food outlets which remain open during the daylight will be subjected to inspection and given warning. The chief of Cilegon Public Order officials, Enang Sudrajat said that inspection will be conducted to uphold the regulation of Cilegon city, specifically Regulation no. 556.322/1547/Pol PP concerning the ban of entertainment centers, restaurants and food outlet to open in daylight during the month of Ramadhan. “Keeping in line with the regulation, all restaurants and entertainment centers must be closed during Ramadhan. They can resume their business starting 4 pm. Things will return to normal 3 days after Eid day,” said Endang. Endang further reiterated that his department will not refrain from taking strong measures. Should there still be violators then they must face the consequences which is the cancellation of their business permit. “We will be vigilant. If they do not heed our warnings, then it is possible to cancel their permit,” said Endang. It was previously reported that a number of fast food restaurants in Cilegon violated the Mayor’s decree. They remain open in daylight during Ramadhan. (haryono/B) Translated from: http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2009/08/25/restoran-buka-siang-hari-rirazia Leave a Comment Filed under religious discrimination August 27, 2009 Special Report: Depok mayor retracts HKBP church permit In a country which embraces five official religions and claims Unity in Diversity as the state motto, people with different religions apparently continue to encounter difficulties living side by side. In the wake of a recent conflict between a Protestant church with Muslim groups and Depok administration, The Jakarta Post’s Hasyim Widhiarto compiled the following report on the problems between the majority and the minority in the municipality. Betty Sitorus, a member of the Huria Kristen Batak Protestant (HKBP) congregation in Cinere, Depok, recalls how a sudden attack in October last year had destroyed the congregation’s wish to have their own church. “Builders working on our church were taking a break when around 50 people came and asked them to leave.” Betty said. “They were all carrying wooden blocks with nails in them, threatening workers not to continue the construction of the church.” The attack was organized by the Muslim Solidarity Forum (FSUI), members of which claimed to be Muslims living in the Bukit Cinere Indah (BCI) residential complex and nearby areas. It was the second time the congregation has faced difficulties after work on the same church was stopped in 1999 following a series of protests from nearby residents. After the attack, the committee sent three letters to Depok Mayor Nurmahmudi Ismail, asking him to facilitate a dialogue. Instead of receiving any response, however, the committee unexpectedly had their church building permit (IMB) canceled by the mayor on March 27. Without their own church, the HKBP congregation, which currently comprises more than 350 families, now borrows Bahtera Allah church in Pangkalan Jati, South Jakarta. Depok, situated on Jakarta’s southern border, was once known as Catholic city with many churches. Depok was founded by Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) officer Cornelis Chasltelein, during the Dutch colonial period. The 200 square kilometer municipality is currently led by Depok Mayor Nurmahmudi who was nominated by the Islam-based Prosperous Justice Party (PKS), and elected in 2005. Having run his administration for more than three years, Nurmahmudi, however, has faced criticism from many non-Muslim residents since it has been very difficult for them to obtain building permits for their houses of worship. The recent cancellation of the HKBP church building permit, for example, has drawn many protests from Christian communities, Muslim scholars and activists who promote pluralism in Indonesia. Ranap Sinaga, head of the advocacy group for church construction disputes at the Indonesian Communion of Churches’ (PGI) Depok chapter, said since 2007 the Christians in the city had submitted 23 applications for building permits for churches, but only six of them had been approved. “Seeing the unfriendly situation, many Christian congregations have chosen to hold off submitting other building permit applications. “Now, many *Christians in Depok* who don’t have churches prefer to hold masses or other prayers at houses, borrow other congregation’s churches or rent public halls,” he said. According to a 2006 ministerial decree, a new house of worship must have the support of at least 90 congregation members and at least 60 local residents of different faiths. It also has to obtain a recommendation from the govern-ment-sponsored Interfaith Communication Forum (FKUB) before gaining final approval from the local administration. Data from Depok FKUB shows there have been 34 applications for building permits for houses of worship since 2006, but less than 10 have been approved so far. “Most of the churches we have rejected get a strong refusal from the broader community, even though their congregations have already secured the required approvals of 60 residents,” FKUB chairman Farid Hajiri said. Depok currently has a population of more than 1.4 million, 92 percent of whom are Muslim, 4.4 percent Christian and 2.4 percent Catholic. According to the Depok Religious Affairs Office, there are currently 62 churches facilitating more than 62,000 Christians and six churches for more than 30,000 Catholics in the city. The distribution of churches has also become a problem. In Sawangan district, for example, there are only four churches for 15,620 Christians – far fewer than the 22 churches in Pancoran Mas where some 9,000 Christians reside. In Beji district, some 11,300 members of the Catholic community claim to have no church in their area. Nurmahmudi had approved building applications for several churches. On various occasion, Nurmahmudi has said his decisions to approve building permits for houses of worship were aimed at preventing conflicts. Ranap said he was disappointed, saying the mayor should have played an intermediary role to settle such disputes. “Seeing this situation, there is a strong indication the mayor wants to localize the churches and perhaps limit the development of Christianity in Depok.” Noted Muslim scholar Azyumardi Azra said the Depok mayor should have clarified his latest decision to revoke the HKBP church because the decision had affected not only the relationship between Christians and Muslims in the area but also Christians with the administration. (hwa) Source: http://www.thejakartapost.com/news/2009/06/26/special-report-depok-mayor-retracts-hkbp-church-permit.html 1 Comment Filed under religious discrimination August 27, 2009 FUI Rejects Israeli Chamber of Commerce By Republika newsroom Saturday 15 August 2009 – 19:41 Jakarta – Forum Umat Islam (FUI) urged the government to end bilateral relationship with zionist Israel. FUI found the indication that the secret relationship between the two countries is getting closer with the presence of Israeli Chamber of Commerce in Indonesia. “Secretly, the Israelis opened a chamber of commerce in Jakarta when the media were busy reporting the bombing in Ritz Carlton and JW Marriot and the capture of terrorists network,” said FUI Secretary General, Muhammad Al Khathath, during a press conference of Religious Gathering themed “Reject Israeli Chamber of Commerce in Indonesia”, Saturday (15/8) in Jakarta. According to Khathath, Israeli Chamber of commerce presence in Indonesia started seven years ago. In 2001, the minister of Trade and Industry, Luhut Binsar Pandjaitan, signed a ministerial decree no. 23/MPP/01/2001 on 10th January 2001. The content of the decree legalize trade relations between Indonsia and Israel. The suspicion was confirmed by news in Israeli hebrew-language media, Dza Marker, which reported Israeli attempt to widen its economic network in Southeast Asia. The head of Israel Chamber of Commerce Asia Region, Ran Kohin, stated that the opening of Israeli chamber of commerce in Jakarta is a good step in the trade relations of the two countries which have been going on since several years ago. However, Khathath admitted that he still haven’t found out the chamber office’s address, which was headed by Immanuel Shahaf. Therefore FUI called on everyone who is aware of this information to reveal it. On the same occasion, FUI – a forum for Muslim Clerics, mass organizations, and political organizations, and Muslims all over Indonesia – stated their concern. The concern was reiterated by the chief of An-Nashr Institute, Munarman, and the head of Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Presidium, Jozerizal Jurnalis. “The Zionist Israel usually opened a chamber of commerce in a country as a camouflage for their intelligence,” said Munarman. Israeli bargaining power will be strengthened because they provide medical, weapons, and geothermal equipment. Munarman further warned Muslims to remain united against Israeli dominance in all fields. In another tone Joserizal explained that Israel is the enemy of the world. Speaking from his experience, Israel have conducted barbaric actions with the use of phosporic bombs and plated bombs that caused many palestinians to be crippled. Jose hoped that Indonesian Government reconsider relations with Israel. Elsewhere, the head of Ngruki Islamic School – Abu Bakar Ba’asyir – warned President Susilo Bambang Yudhoyono to act decisively. “If (he) can’t fight the Jews, (he’d) better canceled (his) Majlis Zikir (Islamic congregations -ed),” he said. Ba’asyir further stated that fight against the Jews must be done with arms because Allah have stated in the Quran that the Jews are the number one enemy. c84/rif Translated from: http://www.republika.co.id/berita/69703/FUI_Tolak_Kamar_Dagang_Israel Leave a Comment Filed under religious discrimination August 26, 2009 “Prince of Jihad” arrested in Indonesia THE owner of a radical Islamist website who calls himself the Prince of Jihad in his blog postings has been arrested in connection with the Jakarta hotel bombings. Counter-terror squad officers arrested Muhamad Jibril Abdurahman, alias Muhamad Ricky Ardan bin Mohammad Iqbal, near Jakarta late yesterday and also raided the office of his website, Arrahmah.com, a police spokesman said. Police believe the Pakistan-educated suspect helped channel funds from abroad to finance the July 17 twin suicide bombings on the JW Marriott and Ritz-Carlton hotels that killed nine people, including six foreigners. The source of the funds is not known, but police have said they are investigating whether the money came from al-Qaeda brokers in the Middle East, among other possible donors. Muhamad Jibril is well-known in Indonesian radical circles as a publicist of extremist material, and is the son of a firebrand Islamist cleric who has been linked in the past to the Jemaah Islamiyah (JI) regional terror network. In addition to the website, he edited a publication called Jihadmagz which espoused jihad or “holy war” against the West. “He chose his jihad path through working in the media. He felt there were many Muslims who were being suppressed everywhere and there was a war of thoughts,” Indonesian extremism analyst Noor Huda Ismail said. Police said Muhamad Jibril was an accomplice of Saudi national Al Khalil Ali, who was arrested earlier this month on suspicion of smuggling money from abroad to pay for the attacks. Muhamad Jibril, believed to be aged in his mid-20s, is the son of Indonesian cleric Abu Jibril who was arrested in Malaysia in 2001 on suspicion of being a senior JI member. The father was deported to Indonesia where he served about five months in jail for using a forged passport. He now runs a website, Abujibriel.com, which also supports radical Islamist groups and spouts jihadist ideology. “Jihad and terrorism are not something to be afraid of or avoided, because to cause terror to Allah’s enemies is the instruction of Islam,” said an article by the Prince of Jihad which appeared on both websites after the July 17 attacks. Abu Jibril’s lawyer, Yusuf Sembiring, confirmed that Muhamad Jibril was the author of articles on Arrahmah.com and Abujibriel.com attributed to the Prince of Jihad. “Abu Jibril said his son is not involved in whatever the police are accusing him of. He said Muhamad Jibril is not involved in the hotel bombings,” the lawyer said. He said the websites were not meant to “spread terrorism” but police confirmed they were investigating Muhamad Jibril for possible breaches of the criminal code related to inciting hatred. His website was offline today. Police also reportedly raided Abu Jibril’s house and took laptops and copies of sermons. The cleric accused police of seeking to “terrorise Muslims”, according to the Detikcom news website. “I worry that Muslims will be afraid to say jihad,” he was quoted as saying. Muhamad Jibril’s detention brings to five the number of people in custody over the hotel attacks, the worst in the mainly Muslim country since 2005. Five other suspects are being sought, including Malaysian alleged mastermind Noordin Mohammed Top, who was reported killed in a police raid earlier this month but remains at large. Another five members of the cell have been killed, including the operational planner who worked as a florist at the hotels, police said. Analysts have said that if the funding for the attacks came from abroad a likely source would be al-Qaeda, but police have made no such connection. (Source: http://www.news.com.au/heraldsun/story/0,21985,25987369-5005961,00.html) Leave a Comment Filed under religious terrorism Tags: arrahmah.com jihad indonesia August 26, 2009 FPI sweeping on beauty parlours and entertainment centers Indosiar.com, Yogyakarta – Tuesday (25/8/09) early in the morning, Front Pembela Islam (FPI – Islamic Defender Front) – a mass organization – conducted a sweeping on beauty parlours and entertainment centers in Yogyakarta. They almost clashed with the Police who came to disperse them. Dozens of people who claimed to act on behalf of FPI entered several buildings. They conducted a sweeping actions on entertainment centers deemed to have disturbed the sacred month of Ramadhan. Riding several cars and motorbikes, the militia also interrogated several youths who were hanging out on the streets of Yogya. Those they found drinking alcohol were immediately dispersed, not forgetting to crush the bottles of liquors they found on the scene. These militias almost clashed with the police who came to disperse them on account of disturbing public order. Fortunately the clash didn’t materialize. However the militias have threatened to continue their vigilante actions on entertainment centers. Furthermore they demanded restaurant owners to close their restaurants during daylight. (Kresna Agung / Dv) Translated from: http://www.indosiar.com/patroli/81863/fpi-sweeping-salon-dan-tempat-hiburan 2 Comments Filed under religious discrimination

Permalink Leave a Comment

batak modern yg linglung dgn pilihan berbusAna.bingung? memilih adat busana malah milih busana suku luar.dasar batak keren goblok?

May 3, 2010 at 11:11 am (Uncategorized)

 

Merdi Sihombing

Charly Silaban dan Regina

——————————————————————————– Batak News – Jarar Siahaan – Penulis dari Balige Kabupaten Toba Samosir Artikelku yang lengkap dan liputan video terbaru lihat di http://www.blogberita.net Merdi Sihombing: Banyak Wanita Batak Memilih Songket Palembang daripada Ulos Batak 4 Juli 2007 in Artikel, Batak, Berita, Budaya, Foto, Tokoh, Wawancara [jarar siahaan; batak news; menjajah budaya sendiri] Ia salah satu desainer top Indonesia. Ia berteriak lantang: justru orang Batak “memuja” songket Palembang dan “melupakan” ulos. Kini ia tengah mengerjakan proyek pengembangan ulos yang didukung negara asing, Austria. Ironis. “Wanita Batak sangat memuja, bangga, berlomba-lomba untuk memakai kain songket Palembang pada setiap momen yang berkesan buat hidupnya,” kata Merdi Sihombing pada imel yang dia kirim ke blog Batak News beberapa hari lalu. “Wanita Batak banyak mengoleksi kain songket Palembang yang ditawarkan dengan harga yang sangat fantastis sebagai prestise bahwa hidup mereka sangat berlebihan.” Merdi adalah pria Batak yang pernah kuliah di Institut Kesenian Jakarta [IKJ], “tapi belum tamat.” Pada tahun 2002 ia sudah menjadi perancang busana langganan sejumlah selebritis, antara lain Feby Febiola, tulis harian Kompas — yang menyebut rancangan Merdi sebagai “keindahan dalam kesederhanaan”. Aku juga pernah melihat namanya tercantum sebagai desainer model cantik di majalah seksi Popular beberapa tahun silam. Lantas kenapa [sebagian] perempuan Batak lebih memilih songket Palembang? Merdi menjawab, karena orang-orang berpengaruh di kalangan Batak, seperti seniman, rohaniawan, pengusaha, dan pejabat pemerintah tidak peduli melestarikan dan mengembangkan ulos. Ia menilai, hanya pedagang dan pengrajin uloslah yang peduli pada kain dengan tiga warna khas itu — hitam, merah, dan putih. Kualitas ulos pun secara umum kurang memadai. Kembali lagi, ini terjadi karena kurangnya perhatian dari orang-orang berpengaruh tadi. Masih banyak hal yang perlu dibenarkan, kata Merdi. Misalnya kualitas benang, komposisi dan warna, termasuk promosi. Danau Toba pada tahun 2010 telah dicanangkan pemerintah sebagai tujuan wisata yang akan menjadi sumber pendapatan beberapa kabupaten. Tapi hingga kini upaya-upaya mendukung program tersebut, termasuk salah satunya pengembangan ulos, dinilai nyaris tidak terdengar. Kata Merdi, para politikus Batak ramai-ramai ingin mewujudkan Propinsi Tapanuli dengan semboyan dan harapan yang muluk-muluk, tapi mereka tidak memikirkan masyarakat bawah yang berpenghasilan dari membuat ulos sebagai pelengkap tujuan wisata. Kalau kita tidak ingin ulos semakin hilang dilindas pengaruh budaya lain, maka semua pihak harus berusaha mengubah pemikiran yang kerap muncul di kalangan wanita Batak bahwa, “Ulos tidak berharga, kuno, kasar, tidak indah, it’s not cool.” Secara teknis aku buta tentang penerapan motif ulos pada busana modern. Tapi kupikir seorang Merdi sangat menguasainya, dan itulah yang dia pikirkan dan kerjakan selama ini. Mungkin pendapat Dewi Motik pada tahun 1980 berikut ini masih relevan untuk disimak dan dijadikan pemacu hasrat kita sebagai pencinta ulos: “Kesukaran saya, sebagian besar warna ulos itu gelap. Juga lebar kainnya yang cuma 60 cm, sehingga tidak mudah dikembangkan untuk model-model rok yang lebih bebas.” Merdi Sihombing adalah desainer kebanggaan Indonesia. Tahun ini ia ditunjuk pemerintah sebagai salah satu dari 12 fesyen desainer untuk pengembangan kain tenun tradisional. Ia pun sering berpameran bersama perancang busana papan atas sekelas Oscar Lawalata, Ghea Panggabean, dan Samuel Wattimena. Tahun lalu ia mengangkat kain tradisional suku Badui dalam sebuah pameran setelah mengamati suku tersebut selama tiga tahun. Ia juga bangga menjadi orang Batak. Suratnya padaku “marpasir-pasir” alias berbahasa Indonesia yang dicampur bahasa Batak. Tanggal 5 besok ia berada di Medan. Tanggal 8 di Pulau Samosir selama tiga hari untuk pemotretan keperluan buku ulos Batak, Natural Thing. Tanggal 11 menyeberang ke Muara, kecamatan kecil nan indah di tepi Danau Toba. Tanggal 13 baru akan kembali ke Jakarta. Selamat berkarya, Lae Merdi. Hanya dengan tulisan pendek ini aku bisa membantu cita-citamu mengangkat derajat ulos kita. [www.jararsiahaan.com] CATATAN BATAK NEWS: Seusai menulis artikel ini aku teringat pada sejumlah kawan dan familiku, orang-orang Batak di Balige, yang dengan alasan ajaran agamanya rela membakar ulos. Duh, menyedihkan: mengaku orang Batak tapi tidak mau memakai ulos. Foto di atas adalah gambar Merdi [kanan] bersama Nai Marudut boru Situmorang — seorang pengrajin ulos dengan alat-tenun tangan di Desa Lumban Suhisuhi, Kabupaten Samosir. Ulos buatan Nai Marudut pernah diberikan kepada Paus Yohanes Paulus II ketika berkunjung ke Indonesia pada 1990. Sementara foto di sebelah ini adalah gambar pengantin Charly Silaban dan istrinya, Regina, yang dengan bangga mengenakan ulos Batak — walaupun pihak orangtua sempat menganjurkan memakai songket Palembang. Mereka melangsungkan pernikahan di Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumut, sebulan lalu. Selamat menempuh hidup baru, kawan. Maafkan aku karena tak sempat hadir pada hari yang berbahagia itu. [www.blogberita.com] ——————————————————————————– 21 Replies JoeS 4 Juli 2007 at 9:50 am Ito-ku punya ulos polang-polang yang dimodifikasi dan asli tenunan huta silalahi kec silahi-sabungan. Indah sekali; kata par-tonun itu yang seperti ini pesanan khusus. Sebenarnya mereka bisa buat yang tak kalah bagus dengan songket palembang; tapi karna pasaran ulos umumnya ke acara adat jadi pola-pola yang ada udah standard sehingga mereka jarang berimprovisasi. Cobalah angka inanta kasih order khusus maka akan dibuat dengan tidak meninggalkan pola dasar yang ada. Bisa untuk komsumsi selendang. W Haviter Pardosi 4 Juli 2007 at 10:59 am Jadi pengen ketawa aku baca tulisan Lae ini, karena memang pola perilaku batak yang sekarang di Jakarta khususya dalam beberapa kesempatan pelaksanaan acara perkawinan dipastikan bahwa para wanita akan tampil dengan pakaian dan corak yang berbeda dari budaya batak ( lebih lebih dengan Ulos ). Entahlah , terkadang walau gak menarik dilihat ( Kaca mata saya lho ) dipaksakan juga untuk digunakan , mungkin biar tampil beda kali ya… Tetapi bagi saya jadi pertanyaan Lae, apakah memang orang bataknya yang lebih senang menggunakan bahan pakaian selain ulos , atau memang karena ada hal hal yang berkaitan dengan ulos ini sehingga sulit utk mengikuti perkembangan ; Semisal , akan timbulnya masalah yang berkaitan dengan tatanan adat utk tata cara penggunaan ulos bila dilakukan modifikasi oleh para perancang terhadap semua jenis ulos , sedangkan kita tahu bahwa bahan tenunan daerah lain lebih dinamis baik dalam corak dan warna untuk dapat mengikuti perkembangan kebutuhan para penikmat dunia mode. Kalau sudah begini , Lagi lagi akan timbul pertanyaan ” Orang Batak kah atau Budaya Batakkah ” yang tidak terbuka untuk mengangkat para pengrajin ulos untuk tumbuh berkembang seperti halnya para petenun diwilayah lain. Charly Silaban 4 Juli 2007 at 1:59 pm Awal perjumpaanku dengan Bang Merdi amat berkesan kala itu di Cafe Toba Dream pada show perdana Tongam Sirait. Ketika itu, aku sedang membawa dua kotak besar berisi kebaya (dulu msh calon) istriku yang menggunakan kombinasi bahan ulos rancangan Bang Raden “Luire” Sirait. Kamipun akhirnya sangat asik bercerita tentang Ulos dan kesamaan persepsi kami (tentunya keprihatinan) tentang pandangan masyarakat batak saat ini pada ulos dan songket palembang. Aku juga mengutarakan niatku untuk “menantang arus” dengan menggunakan ulos sebagai bahan kombinasi pakaian pengantin kami sebagai wujud kecintaanku terhadap Ulos. Gimana ngga menantang arus, Inang aja menyarankan menggunakan songket palembang saja untuk kebaya pengantin yang katanya selain murah juga bagus. Jelas aku tolak mentah-mentah.. Singkat cerita, Acara pernikahan kami pun berlangsung dan tentunya banyak orang bertanya2 dan mungkin berujar di dalam hati bahwa ternyata ulos yang kami kenakan tak kalah bagusnya dengan songket. Tak ada yang mencela, walau bagi aku sendiri motif ulos yang kami gunakan masihlah bisa dipercantik lagi. Sudah tak sabar rasanya menunggu hasil karya Bang Merdi ini muncul.. Namun satu yang pasti bang, kalo karya mu nanti sudah jadi.., janganlah bikin mahal2 ya bang.. biar aku dan seratus dan seribu hingga sejuta orang lagi bisa menikmati indahnya dan bangganya memiliki dan menggunakan ULOS. At last, dengan bangga aku tunjukkan foto pengantin kami untuk pertama kali di publish di internet hanya di Batak News sebagai ucapan terima kasih kepada Lae Jarar karena turut serta dalam gerakan moral mengangkat Ulos ke arah yang lebih baik dengan caranya sendiri2. Ulos ini menggunakan motif / “gatip” pinuncaan. Enjoy… (Trims to Martha Ulos, Raden Sirait and tentunya Bang Merdi atas kritikan terhadap kebayanya. Kritikannya sudah aku sampaikan langsung ya bang ) merdi sihombing 4 Juli 2007 at 3:22 pm mauliate tu hamu sasude na,…… sedikit yg mau saya tambahkan bahwa proyek ini bukan hanya ulos tapi juga songket. Butet Jomblo 4 Juli 2007 at 3:30 pm JADI KEPENGEN CEPET2 NIKAH…… Oh iya ……, bagus tuch gaun pengatinnnya dengan memakai ulos. makanye, jangan sok belagu pakai songket Palembang, cintailah tradisi sendiri. Setuju nggak ito dan eda sekalian??? suhunan situmorang 4 Juli 2007 at 3:40 pm Tapi kurasa, yang membuat pakaian pengantin berbahan ulos itu makin cantik…, karena kedua mempelai memang tampan dan cantik! Lae Jarar, zadi kapingin lagi aku pengantin. Biar berbusana kayak lae kita Silaban ini. Huahaha…! JARAR SIAHAAN: bah, bah, bah [tiga kali]. bahaya ini. mana si ayu. bere ayu, kasih tahu ibumu, bapak bernafsu lagi mau kawin. kairo 5 Juli 2007 at 9:57 pm mantap bah lae charly, jadi mau ikut menyusul mangoli..he he he tolong amang, dainang…horas! Ronal Simanjuntak 6 Juli 2007 at 12:44 pm Mauliate ma lae Merdi, teruskan usahanya lae. Saya harap berhasil. Ulos batak gabe kebanggaan kita semua. Aku juga kalau mau mangoli nanti pakai ulos juga yah! Horas ma. Paulus Simangunsong 20 September 2007 at 10:33 pm Weleh-weleh. Sayang sekali akut tidak bisa datang ke acara nikahmu Lae Charly Silaban. Aku minta maaf he he he… Aku masih lama menyusul nih Lae. Tunggu sihumisik ha ha ha… Horas jala gabe! Charlie M. Sianipar 21 September 2007 at 2:30 am Lae Situmorang, Jangan sampai dibaca Ito tulisan Lae ini “Lae Jarar, zadi kapingin lagi aku pengantin. ” Sotung repot hita. (Bisa jadi repot kita) Desy Hutabarat 21 September 2007 at 9:37 am Memang banyak sekali wanita Batak yang memilih Songket Palembang daripada Ulos, alasannya macam-macam…ada yg bilang lebih elit,lebih rapi, lebih berkelas. Hita pe boi do mambaen na lebih jeges sian i (kita juga bisa bikin yang lebih bagus dari itu) Makasa buat Merdi Sihombing, atas keinginan besarnya melestarikan ulos batak itu. Horas *pengantinnya cantik yah….andigan ma iba songoni ate?(kapan ya aku bisa begitu?)* merdi sihombing 28 September 2007 at 12:03 am HORAS ITO DESY…mauliate tuhamu,saya sgt setuju dgn ito”HITA PE BOI DO MAMBAEN NA LEBI JEGES SIAN I ” kan org BATAK pada jenius dibidangnya masing2.Heeeeeeeeeeeeee……3x merdi sihombing 28 September 2007 at 12:07 am mauliate laeronal simanjuntak….doakan ya biar proyek saya ini berhasil,kita harus bangga dgn semua yg kita punya.janji ya…kalau mangoli harus pake ulos 7 SONGKET bATAK.BUANG SEMUA YG BUKAN KITA PUNYA SMN 28 September 2007 at 1:45 am Mantap lae Merdi, bravo! Aku pun tak tahu ini 7 songket batak, macam mana ini lae? patorang jo, nanti kurang pula bukan 7 yg dibeli malah 5, kek mana lah ini? Sibondut Labang 28 September 2007 at 6:19 am Horas buat semua tamunya dan Lae Siahaan, Kemungkinan besar semua yg terjadi itu adalah karena :”kondisi / situasi”. Mengapa saya mengatakan begitu. Banyak orang kita Batak, kalau sdh jauh dari Bona ni Pasogit ahkirnya jadi dekat dgn Tradisi kita Batak. Seperti Lae Sibarani, belajar bhs Batak di Kampus Yokja dan Simanjuntak ke Jerman utk Kuliah, kenyataan pulang dari Jerman Orang tunya jadi bingung anaknya bisa bhs Batak.Saya pernah melihat pesta, semua Orang hampir dari Sabang – Merauke semua pakai Ulos.Malahan sampai Patung nya Jesus pakai Ulos. Apakah itu Cinaga, Jawa, Papua,Ambon manise d.l.l.Semua merasa bangga mengenal identitas Batak. Kalau ingin lebih dekat melihat( ma’af buat semua yg terhormat saya sama sekali tdk ada idea utk reklame/promosi) http://www.sidihoni.com godang tabe! sorta 28 September 2007 at 2:50 pm Horassss Salam kenal semua Saya pertama kali beli songket Palembang waktu mau menikah. Waktu itu kepikiran kenapa ya tidak ada songket yang dibuat kita orang Batak sendiri padahal kita sudah punya motif ulos yang begitu indah?? Saya rasa dibanding orang Palembang sendiri lebih banyak orang Batak yang beli songket mereka. Waktu itu setelah selesai pesta hal ini sempat juga kami diskusikan melihat hampir semua kerabat dekat suami pakai songket tersebut. Tidak berapa lama mama cerita mengenai songket Tarutung. Pas pulang kampung tahun 2004 saya cari di pasar Laguboti dan Balige, tidak ada yang cocok dihati (terlalu gelap dan tidak sehalus songket Palembang). Mendengar kabar bagus begini kita doakan proyeknya biar cepat selesai, dan kalau nanti sudah dipasarkan cepat-cepat dipromosikan ya ito Merdi dimana dapat kita beli dan boleh harga produk standard jangan lebih mahal dari songket Palembang ya… Ditunggu dengan sangat… Horasss Maju terusss boru juntak 9 Oktober 2007 at 1:27 pm ga habis pikir emg ngeliat orang batak kalo di pesta2 adat justru bangga memakai produk orang (baca: songket)…. ku tertarik dgn kata2 ito merdi sihombing ….”kalau mangoli harus pake ulos 7 SONGKET bATAK”. ditunggu ya di pasaran.. kalo ada info tolong dikirim ke email ku ya ito… HORAS!! merdi sihombing 12 Oktober 2007 at 2:09 am mauliate tu lae SMN,ito SORTA,ito BORU JUNTAK…. “ulos 7 songket Batak, mestinya ulos & songket Batak” mohon maaf. well…doakan biar show yg akan digelar pada 9 mey 2008 bisa akan membuat ulos & songket Batak tsb dapat menggantikan keberadaan songket Palembang yg sudah terlanjur menjadi primadona dihati perempuan2 Batak.sehingga nantinya para partonun akan baik taraf hidupnya.Tidak seperti sekarang,sangat2 memprihatinkan Mengenai harga,yg pasti buat halak hita kalau dibuat murah pasti sgt sedikit yg akan membelinya.he….3x. desi simangunsong br.sianipar 15 November 2007 at 1:32 pm gabung yaaa… teman2 yang baik hati…, saya sebagai pengguna songket palembang senang sekali dengar berita ini,mohon dibuatkan motif yang buanyak dan warna2 yang menarik jadi biar kami2 pengguna songket palembang bisa berpaling ke songket batak… asal kalian tahu saja yaaa… kami juga punya pemikiran….kok orang batak gak bisa buat songket seperti orang palembang yaaa…?? kan dasar kebudayaan pembuatan songket di batak sudah ada, knapa corak palembang lebih bagus dan menarik??jadi pembicaraan tentang songket batak ini sering banget di bicarakan inang2 di segala jenis pesta orang batak, jadi jangan takut ito merdi saya yakin inang2 batak diseluruh penjuru dunia ini sangat mengharapkan adanya songket batak, karena mereka semua sudah menunggu begitu lama termasuk saya sendiri, tapi mohon harganya di buat berfariasi ya y ito merdi, kalau boleh mohon saya diundang di show-nya ya ito….. semoga sukses Horas Jane Ross br. Panjaitan 1 Desember 2007 at 12:54 pm Horas, Saya sebenarnya orang Australia berdarah bapak Inggris & SCotlandia, mama Jerman dan Inggris. Suami saya Tambunan, punya 2 anak dan 1 boru. Sekolah saya Desain Tekstil, saya bisa membatik dan tenun bali. Saya ingin bisa nenun Ulos, belajar dimana ya..??. Baru2 ini saya dari Sigaol dan Marom lihat2 para pengrajin ulos bekerja. Saya yakin ulos bisa berkembang dengan baik. Masalah utama yang belum tergarap adalah aspek PROMOSI. Saya jadi ingat kerajinan gerabah Lombok (keramik bakaran suhu rendah, berupa gentong, piring, ubin, dll). Sederhana sekali, namun telah mendunia. Dengan gerabah ini telah membuat masyarakat Lombok yang paling tinggi persentasinya dalam naik haji. Artinya ekonomi mereka meningkat dengan tajam. Ceritanya begini. Bermula dari program bantuan teknis dari negara New Zealand untuk melatih kemampuan masyarakat desa membuat dan memperbaiki kwalitas gerabah. Selesai program bantuan tersebut, salah satu pelatihnya memutuskan tetap tinggal di Lombok. Di Lombok dia menampung produksi masyarakat dan menjualnya ke luar negri. Ternyata sambutan pasar luar negri demikian luar biasa!! Baru2 ini saja, teman saya baru dari Turki bilang, gerabah Lombok banyak dijual disana. Kalau di Australia jangan ditanya…banyak sekali gerabah Lombok dijual disana… Jadi usul kongkrit saya begini. Contoh saja pengalaman Lombok. Undang saja beberapa negara maju untuk memberi bantuan teknis. Selanjutnya…terserah mereka. Sebelumnya kita bentuk saja dulu sebuah lembaga independen untuk khusus urusan ulos ini. Ajak juga para Pemda ; Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Mandailing/Natal, Tapanuli Utara, Karo, dan Dairi, serta Simalungun untuk terlibat sebagai sponsor utama. Melalui lembaga inilah kita akan ‘berhubungan’ dengan para pihak dalam dan luar negeri, baik negara lain maupun lembaga-lembaga dunia terkait. Sebaiknya lembaga ini diisi oleh orang-orang yang berkompenten, baik keahlian maupun perhatiannya. Baik orang yang tinggal di perantauan maupun di tanah batak. Bagaimana hai para orang Batak ??? Tertarikkah?? Mari kita mulai saja ya…biar riil dan terarah!! Pasti berhasil kok.. Kita awali saja dengan buat portal/website tentang ulos. Kita lakukan ini sebagai sebuah GERAKAN. Juga sebagai sebuah pemanasan (warming-up). Dan pada akhirnya nanti ini kita bisa jadikan sebagai cikal bakal pembentukan lembaga yang saya maksud diatas. Demikianlah, saya berharap banyak yang tergerak dan mendukung serta terlibat dengan usul saya ini. Muliate, holong, Jane 1 Viky Sianipar disebut domba yang tersesat » Jarar Siahaan » Blog Berita Ping balik on Mei 4th, 2009 at 9:36 am […] Tengku Ryo (muslim yang taat), jadi lead instrument mengiringi pengantin di acara wedding-nya lae Charly Silaban, memainkan lagu “Tuhankulah Gembalaku” (Kidung […]

Permalink 1 Comment

BATAK KUNO LEBIH HEBAT DGN BATAK MODERN ,CARA BERPIKIR DAN BERKARYA.dan tdk mengenal korupsi dan menyogok biar jadi pejabat koruptor

May 3, 2010 at 11:06 am (Uncategorized)

“Tubuhku berdaki/menerangi langit/malaikat iri/melihatku melejit.

Ibang anakkuItu adalah selarik puisi terkenal karya Jalaluddin Rumi — seorang muslim yang saleh, humanis sejati, sufi-penyair terbesar sepanjang masa.

Konon, filsafat dan agama adalah ikhtiar paling tepat untuk memahami esensi kehidupan. Mempelajari ilmu filsafat bisa mempermudah orang untuk menjadi bijak. Mempelajari ilmu agama bisa mendorong orang untuk berbuat kebajikan.

Aku ingin sekali bisa memahami keduanya; filsafat dan agama. Tapi aku belum bisa, mungkin karena aku tidak terlalu bergairah mendalaminya; baik ilmu agama maupun ilmu filsafat.

Aku lebih tertarik mendalami dan mengimani sebuah tradisi kuno bernama CINTA. Aku lebih tertarik mengimani ajaran Jalaluddin Rumi, tokoh spiritual Islam yang hidup di masa tahun 1200-an. Aku lebih tertarik mengikuti ajaran “sang nabi dari Beshari”, seorang Kristen penuh cinta; Kahlil Gibran.

Tapi aku tidak [belum] tertarik mengikuti jalan sunyi para Darwis, golongan sufi yang sengaja memiskinkan dirinya untuk mencapai kesucian raga dan jiwa.

Sementara doktrin-doktrin agama, agama apa pun itu, sungguh tidak membuatku berselera. Aku pun tidak suka menjadi seorang Islam-tekstual. Sama halnya, aku juga tidak peduli disebut Islam-NU, atau Islam-Muhammadiyah, atau Islam-Sunni, atau Islam-Syi’ah.

“Jangan-jangan engkau cuma Islam-KTP!”

Ya, terserah padamu, sebab aku tidak peduli dengan semua julukan itu.

“Jangan-jangan engkau tak beragama!”

Terserah kau mau bilang apa. Tapi aku meyakini ada SESUATU YANG MAHA yang menguasai seluruh kehidupan di kolong langit, yang oleh bahasa manusia modern disebut TUHAN.

Aku meyakini bahwa manusia, termasuk diriku sendiri, haruslah selalu BERBUAT baik terhadap sesama manusia — apa pun agama dan warna kulitnya. BERBUAT BAIK dan CINTA KASIH sudah cukup sebagai bukti seseorang mengaku beragama dan percaya pada TUHAN.

Adakah lagi agama yang lebih hebat dari CINTA?

Teringatnya, siapa yang sedang berencana mendaftarkan agama baru ke Departemen Agama RI? Kutitipkan dulu berkasku: agama CINTA. [http://www.jararsiahaan.com]

Artikel lain terkait topik ini:

CATATAN BLOG BERITA:

Pembaca yang sudah sangat bernafsu ingin menulis komentar seputar ajaran NU versus Muhammadiyah, atau Sunni versus Syi’ah, atau Kristen versus Islam, sebaiknya tak usah capek-capek berkomentar — karena aku pasti menghapusnya. Sejak awal blog ini kubuat, aku tidak membiarkan kampanye agama apa pun di sini. Beralih saja ke blog lain, masih banyak situs yang doyan berdebat muncung soal-soal begituan.

Foto di atas adalah gambar anakku, Gibran alias Ibang [4,5 tahun]. Ia sering menjadi sumber inspirasiku menulis. Ia menyebut Tuhan dengan bermacam julukan, dan aku sengaja membiarkannya. “Di rumah oppung [neneknya, orangtuaku] ada gambar Tuhan Salib, kalau di rumah kita ada gambar Tuhan Islam,” katanya. Kedua blogku, Batak News dan Kataku untuk Anakku, kupersembahkan untuk Gibran dan adiknya, Nadya.

Silakan bila ingin mengutip artikel atau memakai foto dari blog ini, dengan syarat menyebut sumber. Bila dikutip untuk website, blog, atau milis, maka tuliskanlah sumbernya http://www.blogberita.com dan buatkan link ke artikel bersangkutan. Bila dikutip untuk koran, majalah, bulletin, radio, televisi, dll, maka tulislah/sebutkanlah sumber kutipannya; http://www.blogberita.com.

Update: aku muak dengan “kalian”!

ini adalah tanggapanku pada salah satu komentar pembaca.

Hehehe… ternyata sama kita Bang.. sama-sama suka Jalaluddin Rumi.
Seorang penyair yang berlari di tengah pasar sambil membawa sebatang obor dan seember air dan berkata “..akan aku bakar surga dan kusiram neraka.. agar orang hanya melakukan kehendak-Mu semata-mata karena cinta kepada-Mu dan bukan karena takut masuk neraka dan inginkan surga.”

BATAK NEWS: betul itu, kawan. banyak orang beragama melakukan perbuatan baik, seperti bersedekah, karena semata-mata ingin dapat bonus masuk surga. banyak orang yang tak mau minum alkohol dan mencuri karena menghindari neraka. jadi benar yang dikatakan rumi: banyak orang menganut agama cuma gara-gara surga dan neraka.

padahal seharusnya, kita memberi bantuan kepada si miskin karena memang begitulah seharusnya manusia, karena dorongan hati kecil kita. dan kita menghindari mencuri jangan karena takut neraka, tapi karena memang begitulah seharusnya manusia; tidak boleh mengambil yang bukan miliknya. inilah yang membedakan “penganut CINTA” dan sekadar “penganut agama” — pemeluk “agama” CINTA berbuat baik dan menghindari kejahatan karena mereka ikhlas, tanpa embel-embel; sementara yang sekadar beragama melakukannya karena punya target [masuk surga dan terhindar dari api neraka].

aku tak pernah takut masuk neraka atau surga! aku tidak peduli itu! aku berbuat baik karena memang aku harus melakukan itu. surga dan neraka bukan targetku yang utama dalam beragama. aku menghindari kejahatan karena memang aku harus begitu. tunggulah, kawan, kapan-kapan kutulis cerita pribadiku tentang BERBUAT baik — karena selama ini aku selalu ngotot bilang bahwa orang beragama tak hanya perlu BICARA baik dan menghafal ayat-ayat; justru BERBUAT baiklah [CINTA] inti ajaran agama-agama.

aku sudah lama muak melihat orang-orang yang pintar sekali mengucapkan kata-kata manis, slogan indah, kutipan kitab agama, dll. misalnya dari beberapa kawan dekatku muslim sering kudengar, “islam adalah agama rahmatan lil alamin, agama pembawa rahmat bagi semesta alam.” faktanya? apakah kawan-kawanku itu bisa menjadi penyebar rahmat bagi semesta alam? boro-boro! dia cuma memikirkan dirinya sendiri, salat, puasa, tapi ketika melihat si miskin, dia tak peduli dan melintas lenggang-kangkung saja. di kantornya, weleh-weleh, korupsinya minta ampun. dia pun asyik mengkafirkan orang.

selama aku masih nasrani, aku punya banyak sahabat kristen yang juga sering membanggakan dirinya dengan kata-kata indah. misalnya; “aku adalah garam bagi dunia”, atau “terang bagi dunia”, atau “kasihilah sesamamu manusia.” apakah dia memang bisa menjadi terang atau garam dunia? boro-boro! keluarganya sendiri sakit, dia tak peduli dan tidak membantu walau dia mampu [punya jabatan dan uang]. jadi di mana itu yang selalu disebut-sebut sebagai terang/garam dunia? omong-kosong!

jujur, AKU SUDAH MUAK! muak dengan “kalian”. banyak orang ketika menulis artikel dan berkomentar di blog selalu menuliskan kata-kata manis, seakan-akan dialah yang paling baik, paling dekat dengan TUHAN, paling duluan masuk surga [karena tak pernah absen salat, membaca kitab, kebaktian minggu, dll].

bahkan banyak yang pandai menakut-nakuti betapa seramnya neraka, seolah-olah dia sudah sering jalan-jalan ke sana. mereka bisa menjelaskan dengan rinci siksaan seperti apa yang akan terjadi di dalam kubur dan hukuman apa yang berlangsung dalam neraka, persis seperti sinetron-sinetron berlabel islam di tivi.

segera kutulis artikel tentang BERBUAT baik. supaya muncungmu dan muncungku tidak lagi bangga mengucapkan slogan-slogan kosong yang cuma manis di bibir. MUAK AKU, MUAK, SUNGGUH MUAK dengan KEMUNAFIKAN! [http://www.blogberita.com]


76 Replies

  1. Robert Manurung

    15 Oktober 2007 at 11:58 pm

    Kok gak capek-capek sih mendiskusikan cuma satu perkara sepele : menempatkan agama pada proporsinya ?

    Agama itu jalan, sarana atau sebut apa saja asal masih tergolong fungsi. Tegasnya : agama bukan tujuan.

    Agama itu sama dengan ulat, berfungsi sebagai medium transformasi, yang akan tertinggal di belakang setelah menjelma kupu-kupu.

    Nah, kupu-kupu itulah spiritualitas, yang akan membawamu terbang ke dimensi tertinggi : merayakan kehidupan dengan sukacita, dengan dorongan berbagi dan memberi pada sesama, dengan hati yang terbuka dan pasrah : menyatukan diri dengan alam semesta dan Sang Pencipta.

    Pada tingkat spiritualitas-lah CINTA bisa kita pahami secara utuh. Bahwa cinta adalah kata kerja, bahwa cinta adalah memberi bukan mengambil, bahwa cinta adalah mendengar bukan meneriakkan perintah atau tuntutan, bahwa dengan memberikan seluruh cintamu pada hakikatnya kau mempersembahkan totalitas dirimu dan eksistensimu…..dan bahwa yang kita lakukan selama ini sesungguhnya adalah berniaga dan bersiasat : mengeksploitasi atau memanipulasi orang lain (juga Tuhan ?) dengan menawarkan cinta verbal dan virtual — demi mendapatkan pelayanan, dukungan, harta dan SURGA.

    Sampai disini, aku sampaikan rasa hormatku pada lae Jarar, atas tulisan yang jernih, dalam dan utuh di atas, serta untuk keberanian mencari dan berbagi — hakekat CINTA.

     

  2. eric alam

    16 Oktober 2007 at 1:08 pm

    @Robert Manurung
    Indah sekali kata2 dan pendalaman anda tentang cinta………
    Salut buat abang……

     

  3. willy

    24 Oktober 2007 at 12:20 pm

    agama laksana embun diwaktu pagi, matahari di waktu siang dan rembulan dikala malam. agama menemani kehidupan kita sehari-hari.dia lebih baik dari teman bahkan sahabat. tak ada yang lebih baik dari orang yang bergama. dengan beragam cinta akan kita raih, kedamaian akan tercapai, ketenangan hati akan dicapai, dan kehidupan yang lebih baik di akhirat akan di peroleh. ingat tak ada manusia yang mampu melakukan aktivitasnya tanpa adanya kekuatan dari ilahi rabbi sang pemilik agama.

     

  4. ARYA

    28 Oktober 2007 at 2:33 am

    Agama buatku adalah Rumah indah dimana kita dilahirkan dan dimana awal kita berpijak untuk melangkah pada dunia luar,,,berbekal agama dan keyakinan yang kuat Insya Alloh jalan kita ga akan tersesat..

    dan buatku CINTA adalah naluri yang diolah pemahaman hati,,kemana akan kita arahkan maka kesanalah cinta akan berjalan tanpa ada satupun yang sanggup menghalangi kecuali Kuasa-NYA

    kita hanyalah manusia yang hanya punya pemikiran dan rencana yang belum pasti kebenarannya

    sesungguhnya berbahagialah orang yang mempunyai cinta dan memberikannya pada setiap sesama karena CINTA adalah titipan ILLAHI yang harus kita jaga tanpa sedikitpun terluka

     

  5. rudi_p

    28 Oktober 2007 at 4:27 pm

    Agama.. adalah panduan hidup..

    agama yang saya yakini benar adalah agama yang lengkap mengatur tentang perjalanan hidup, jelas dan terjamin riwayat penurunan kalimat-kalimat dari Sang Pencipta, berbentuk prosa indah yang tidak tertandingi oleh makhluk apapun…kisah2 masa lalu para nabi agar kita bisa belajar…sesuai dengan frame yang ada ( kitab suci dan ajaran rasul terakhir)

    agama itu logis… karena itu kita diberkan oleh Sang Pencipta akal sehat…knapa? agar kita bisa dan mau berfikir.. mana agama yang benar? karena agama tidak sekedar “cinta kasih” semata tetapi agama mencakup semua aspek kehidupan sekarang dan di akhir zaman…

    Salam..

     

  6. Robert Manurung

    28 Oktober 2007 at 4:45 pm

    @eric alam
    terima kasih dan salam kenal, kawan.

    Sebenarnya, kawan, yang indah itu adalah hatimu. Tulisanku hanya semacam stimulus. Kalau tak ada keindahan cinta dalam hatimu, sejuta puisi paling indah pun akan nampak seperti deretan iklan baris yang menyebalkan, bagimu. Salam.

     

  7. lanangx

    16 November 2007 at 5:50 pm

    cinta itu emas…

    emAs itu kuniNG…

    kuNing itu ngaMbAng…

    ngAmbanG itu tAi…(tut….) SenSor donk…

    mAkan tuh ciNta…

     

  8. 16 November 2007 at 10:26 pm

    Ha,,,ha,,,,ha,,,,
    Hidup Lae Jarar,,,, (tapi bukan burungnya).
    Aku menCINTAi mu Lae Jarar, (tapi aku bukan Gay.)
    Hidup CINTA,,,,,,,,,
    Jangan lupa lae, kalau udah diakui Dep. Agama berkas lae itu, aku mendaftar satu bah,,,,

     

  9. rey

    17 November 2007 at 8:21 am

    ada sisi ruang hati manusia itu (seperti anda siahaan) menjadi gelisah dan tidak percaya diri, dan cinta yang mengagumkan itu bukanlah pelampiasan ketakutan akan hari pembalasan………
    senang atau tidak hukum tuhan sedang berjalan…………….
    kegelisahaan itu( seakan2 tidak manusia inginkan) melewati sisi ruang hati anda yang terkecil yang bernama sanubari, dan masuk lagi ke yang namanya nurani….
    memang benar…….”apakah manusia itu beribadat karena menginginkan surga ku?? dan menghindari neraka ku??, bagaimana jika kedua benda tersebut tidak aku ciptakan? mau kemanakah Engkau????”
    tetapi aku salut pada anda…
    suatu waktu dan dimasa yang akan datang, anda akan temukan kebenaran sejati bukan hanya sekedar cinta………..aku yakin itu, karena aku melihat anda seorang yang pintar………….

     

  10. Dian Sidauruk

    17 November 2007 at 11:30 am

    @lanangx
    AH, KAWAN LANANGX. Aku tak setuju bila kau bilang emas itu tAi. Mengapa? Aku melihat ibumu mengenakan perhiasan kalung emas di leharnya, juga di jari manisnya bertengger cincin nikah terbuat dari emas. Apakah maksudmu emas-emas yang dikenakan ibumu itu tAi?

    Kau lahir dari indahnya pelukan cinta ayahmu dengan ibumu. Jugakah ini kau sebut tAi? Ayahmu dan ibumu tidak saling makan cinta tapi saling melengkapi. Bila benar mereka saling makan cinta mereka, pastilah kemudian menjadi tAi, bukan?

    Dan apanya yang hendak disensor? Kalau disensor tentu komenmu ini tidak akan muncul di sini sebab berbau tAi.

    Pernah nggak sihhhh kau dengar orang berkata: ‘Mulutmu harimaumu akan meremukkan kepalamu…..”

     

  11. Rani

    17 November 2007 at 7:49 pm

    Aku respek bangt sama kamu lai…seadainya angota FPI, atau si Rizik sendiri buka blog kamu alangkah indahnya melihat air muka yanga beraneka warna, dari MERAH jadi HITAM, dari HITaM jadi IJO,dari IJO jadi GOSONG, apa yang dia bela ya..?

     

  12. jahoras nainggolan

    18 November 2007 at 7:50 am

    Hamu ale angka dongan :TUHAN pencipta bumi langit serta seluruh isinya itulah TUHAN satu satunya dan TUHAN seluruh umat manusia,bahkan TUHAN seluruh orang beragama.TUHAN itu membuat rencana melalui manusia yang dipilih menjadi para nabi sebagai wkil atau utusanNya untuk menentramkan manusia ,karena hati manusia cendrung berbuat jahat.Para nabi itulah diutus untuk menympaikan ketapanNya,perintaNya,firmanNya kepada manusia itu karena manusia sudah jatuh kedalam dosa oleh karena si ular wakil iblis itu.Diantara para nabi itu,ada yang paling khusus untuk menyelamatkan kita manusia dari maut yaitu:YESUS KRISTUS SANG JURU SELAMAT DUNIA

     

  13. Gunanah

    18 November 2007 at 2:02 pm

    Wahh…Cinta ya…aku jadi ngga tahan ni ingin segera menikahi pujaan hatiku yang kumulai dengan benang suci bernama Khitbah ( meminang oiii).

    Salah satu topik yang kusuka adalah love. Ai ( dlm bahasa Cina / Jepang), muhabbah ( bahasa arab)

    Kamu bilang cinta tu agama? he he. menurut aku sih NGGGGAA SAMAAA SEKALI…..

    Cinta tu sebagi perwujudan kasih sayang. Katanya nabi Isa AS / rela tuk menebus dosa2 kaumnya di penjara Glogota dan ‘Tidak mati di salib’?kok malah lebih mengagungkan nama CINTA daripada nama TUHANMU yang katanya jadi juru selamat?

    SALAH SATU sifat Alloh SWT ialah Ar Rachman ( maha pengasih) & Ar Rahimm ( maha penyayang).Akkk. ngga percaya. Kalo dia punya sifat maha pengasih dan penyayang kenapa harus ada banyak keburukan di dunia terlebih di Indonesia?mana buktinya?

    salah satu bukti yang SEDERHANA ialah rasa SYUKUR. syukur atas apa yang terjadi pada kita. Baik yang baik ataupun yang buruk. BAgaimana jika aku PATAH HATI….KEKASIHKU SELINGKUH….ISTRIKU MENINGGAL….dlll

    kata orang kita harus berfikir POSITIF tapi REALISTIK. tuh buktinya.
    tapi istriku SELINGKUH- ( lagunya Matta yang edan). aku tidak terima!!!!
    semuanya da yang namanya hukum alam. Ada SEBAB dan AKIBAT. pasti ada sebabnya istrimu selingkuh….entah itu dari dirimu atau dari perilaku istrimu sendiri. ada surga ada neraka. karena itu bagiku aku tak percaya dengan ORIGINALLLY SIN ( tahukan bagi yang kristen).mo aku tunjukkan ayatnya…. kirim ke emailku.

    kok malah jadi jaka sembung…cinta tu hanya salah satu kreasi ( kalo aku sebut ciptaaan nanti dihubungkan dengan agama) dari Alloh. ngga kurang-ngga lebih.
    JADI ORANG jangan BERLEBIH-LEBIHAN. Ngga baik. salah satunya ya FANATISME. fanatik pada agama cinta salah satunya.aku ingin HAPPY ENDING. mang ni jaman SITI CINDERELLA apa?pangeran berkuda putih datang menjemput putri. LALU MEREKA HIDUP BAHAGIA.

    aku tanya pada kalian semua… apa cinta tu seperti yang kalian pikirkan selama ini?Roman, Poet, Date then ML (mandi lumpur ….dosa), pacaran….jalan di mall pegangan tangan…..ato yang lain….

    .bagiku CINTA hanya hal yang biasa. tak perlu berlebih-lebihan.
    pengen tahu kenapa aku seperti itu?ngomongnya lewat email aja…ngga sopan…he ehe. uhuk uhuk.

    cinta tu ngga pernah berkata apapun. Entah kebohongan ataupun kebenaran. ( menurut yang nyanyi lupa tapi judulnya SORA WA KATARANAI.salah satu lagu dalam anime ONEGAI TEACHER’)jadi untuk apa dibesar2kan?

    jatuh cinta—-PDKT—–PACARAN—-NIKAH—-ML—-punya anak—terus apa lagi gitu aja? ngga seru

    gunanah
    gunanah_nasionalisme@yahoo.com

     

  14. Lunar

    18 November 2007 at 10:49 pm

    Misi…misi…
    Numpang lewat…
    Salut buat yang punya blog skalian yang dah komen di sini.
    Sekedar belajar nulis dan belajar mikir…
    Benar. Cinta secara hakiki adalah ajaran kasih sayang dan pelayanan terhadap sesama. Pada hukum dasariahnya, cinta mewakili semua nilai kemurnian, kesucian, dan keagungan. Tapi cinta itu sendiri takkan wujud eksistensinya ketika dia masih dalam persemayaman sucinya. Dia butuh ‘yang menggerakkanya’. Sehingga dia bisa beranjak dari ‘istana teoritisnya di langit’, dan mengecup ‘akar-akar rumput praksis di bumi.’ Yang sering bikin polusi adalah, ‘tangan-tangan’ yang diberi amanh untuk ‘menggerakkan’ cinta ini. Ketika ‘sang penggerak’ pesan-pesan cinta, terkesan tidak paham bahkan sama sekali buta terhadap amanah cinta, maka yang terjadi adalah bukan hanya kegagalan cinta memanifestasikan dirinya di alam wujud, bahkan lebih parah lagi, cinta menjadi racun. So, Cinta kah yang salah ketika dia di atas namakan untuk sebuah penindasan? Cintakah yang salah ketika namanya digunakan sebagai topeng untuk membunuh? Cintakah yang salah ketika dia dipinjam untuk membohongi? Cintakah yang salah…???
    Trus, kira2 agama memiliki watak dasar seperti cinta ga ya…??
    kalo kemudian agama dijadikan alat pembenar dan justifikasi terhadap hal-hal yang ga benar, agamakah yang salah?

    Salam Damai:-)

     

  15. Lunar

    18 November 2007 at 11:01 pm

    Agama bagi saya ibarat orang tua. Setiap orang tua pasti ngajarin anak2nya dengan nilai,norma, dan segala hal yang baik2. Toh kalau misalnya terbukti sang anak menjadi anak yang ga benar, maka terlalu naif bagi kita untuk mengambi kesimpulan yang tergesa-gesa (premature conclution) dengan memvonis bahwa si orang tualah yang ga benar. Padahal, bisa jadi si naka sendiri yang bandel. nakal, dan ga dengerin pesan orang tunya. Si anak sendiri yang keluar dari jalur ‘aturan main’ yang dah di berikan oleh orang tuanya sebagai pedoman..

    So, adilkah kita memvonis orang tua (yang udah susah2 mengajari kebajikan untuk anaknya) dengan vonis ‘ga baik’, cuman gara-gara lemahnya ‘daya terjemah’ sang anak untuk menafsirkan ajaran2nya…???

    Salam Damai

     

  16. 26 November 2007 at 5:00 am

    gw bukan orang yang sholeh atow apalah kata orang yang baek2. gw orang jalanan yang pingin tau jalan kebenaran dan menjalani kebenaran itu, dan mudah2an gw bisa ngejalaninnya, jd bukan cuman OMDO.

    SEKEDAR PENGALAMAN, kalo kita mau menilai suatu kepercayaan (misal agama), kita harus pelajari dulu nyampe kelar,nyampe paham. jangan setengah2. Kita ngga bisa nyari solusi kalo kita ga tau secara utuh ttg permasalahan yang dihadapi. kalo kita tau secara utuh permasalahannya kita bakalan tau solusinya (tu juga kalo otaknya ma hati nuraninya dipake).

    kalo kita mau belajar ttg islam belajarlah sampe kelar, kalo kita mau belajar tentang kristen belajarlah sampe kelar, jangan mulu menilai islam atawa kristen yang lebih baek kalo blom memahami apa2 ttg islam & kristen.

    gw bukan ngeguruin atawa sejenisnya, yang pasti islam ngajarin bwt saling nasehati & berbagi ilmu, BECHUULLL…..!!!!

    tulisan ini bwt siapa aja yang ngebaca blog ini. CU

     

Permalink 1 Comment

MONANG SIANIPAR INVESTMENT

May 2, 2010 at 7:54 am (Uncategorized)

Permalink Leave a Comment

VICKY SIANIPAR REVIEW….

May 2, 2010 at 7:47 am (Uncategorized)

Permalink Leave a Comment

DEDICATION TO BATAK BLOODHOOD BROTHER N SISTER

May 2, 2010 at 7:41 am (Uncategorized)

Permalink Leave a Comment

LOOKING 4something inlightening ur life? music and movies

May 2, 2010 at 7:25 am (Uncategorized)

                          

                                     
                                                                 

Permalink Leave a Comment

Next page »