HKBP BATAK BLOOD IS GOING TO BE BOILING AGAIN?WAIT AND SEE.CRAZY BATAK PEOPLE

October 5, 2008 at 11:22 pm (Uncategorized) (, , , , , )

Tarutung (SIB)
Ephorus HKBP Pdt DR Bonar Napitupulu mengakui bahwa pada awal-awal dan pertengahan pelaksanaan Sinode Godang HKBP ke-59 yang dilaksanakan 1-7 September 2008 di Auditorium Seminarium Sipoholon ada kekhawatiran apakah sinode tersebut dapat berjalan lancar dengan damai atau malah harus menelan pil pahit.
Tetapi yang terjadi adalah, sinode godang terutama agenda pemilihan pucuk pimpinan berlangsung dengan lancar dan penuh damai yang merupakan anugerah Tuhan yang paling besar kepada HKBP.
Hal itu disampaikan dalam kata bimbingannya, usai dilantik sebagai Ephorus HKBP periode 2008-2012 di Gereja HKBP Pearaja Tarutung, Minggu (7/9).
Pdt DR Bonar Napitupulu mengharapkan, ke depan ketakutan dan kekhawatiran warga jemaat HKBP setiap menjelang pelaksanaan Sinode Agung tentang kemungkinan akan terjadinya keributan di antara sinodestan yang bisa berdampak kepada seluruh jemaat, kiranya harus menjadi suka cita di tengah para jemaat.
Diminta kepada seluruh pucuk pimpinan HKBP yang dilantik pada hari itu, untuk melaksanakan tugas pelayanan dengan baik, bukan hanya kepada pemilihnya tetapi harus kepada seluruh jemaat HKBP karena diyakini bahwa yang memilih para pucuk pimpinan HKBP tersebut adalah Tuhan.
Pelantikan pucuk pimpinan HKBP dilaksanakan dalam suatu acara ibadah yang diikuti ribuan jemaat HKBP dan dihadiri para kepala daerah yakni Bupati Taput Torang Lumbantobing, Bupati Humbang Hasundutan Drs Maddin Sihombing dan Bupati Tobasa Drs Monang Sitorus, masing-masing didampingi istri serta unsur pimpinan daerah (Uspida) Taput terdiri dari Dandim 0210/TU Letkol Arhanud Ramses Lumbantobing, Kajari Tarutung Mangasi Situmeang SH LLM, Kapolres Taput AKBP Drs Edy Napitupulu MSi dan Ketua PN Taput Gerchad Pasaribu SH beserta sejumlah kepala dinas antara lain Kadis Pendidikan Dra Mariani Simorangkir MPd, Kadis Sosial Rosdiana Manurung SE, Kabag Humas dan Protokoler Benny Simanjuntak SSos.
Banyaknya jemaat yang mengikuti ibadah pelantikan tersebut yang berjumlah hingga ribuan orang tidak mampu lagi ditampung di dalam gereja HKBP Pearaja sehingga harus berkebaktian di luar gedung gereja pada tenda-tenda yang telah disiapkan panitia dan dilengkapi dengan layar TV monitor.
Ephorus HKBP Pdt DR Bonar Napitupulu dilantik pendeta tertua di HKBP Pdt Syarif Nababan STh ditandai dengan pengambilan janji dilanjutkan pemberkatan dalam nama Allah Bapak, Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus.
Selanjutnya, pucuk pimpinan HKBP lainnya terdiri dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pdt Ramlan Hutahaean MTh, Kepala Departemen Koinonia Pdt DR Jamilin Sirait, Kepala Departemen Marturia Pdt DR Binsar Nainggolan dan Kepala Departemen Diakonia Pdt Nelson F Siregar STh dilantik Ephorus HKBP Pdt DR Bonar Napitupulu dengan pengambilan janji dan selanjutnya diberkati.
Berikutnya Ephorus melantik para praeses yang terpilih yang berjumlah 26 orang sesuai jumlah distrik HKBP yaitu Pdt Esron Tampubolon, Pdt Marolop Sinaga, Pdt Rich Janson Simamora, Pdt Debora br Sinaga, Pdt Diapari Simangunsong, Pdt Piter Hutapea, Pdt Rahman Tua Munthe, Pdt Rafles Lumbanraja, Pdt SMP Marpaung, Pdt Efendi Purba, Pdt Pasu Nainggolan, Pdt Bonar Nababan, Pdt Mori Sihombing, Pdt Parulian Sibarani, Pdt Armada Sitorus, Pdt Elieser Siregar, Pdt Tendens Simanjuntak, Pdt Dr Lukman Panjaitan, Pdt Tionggar Nababan, Pdt BDF Sidabutar, Pdt Togar M Hasugian, Pdt SM Silitonga, Pdt Marudur Tampubolon, Pdt Victor Sihotang, Pdt David Sibuea, Pdt Saur Simanjuntak.
Usai pelantikan para pucuk pimpinan HKBP tersebut, Ketua Umum Panitia Pelaksanaan Sinode Godang HKBP ke-59 Pdt WTP Simarmata MA (Sekjen HKBP periode 2004-2008) dalam sambutannya mengatakan Sinode Godang yang diikuti begitu banyak peserta tapi dapat berjalan dengan damai dalam bingkai persatuan dan kesatuan adalah berkat penyertaan dan anugerah Tuhan.
Simarmata yang juga calon Ephorus namun tidak terpilih mengucapkan selamat dan bangga kepada pucuk pimpinan HKBP yang terpilih melalui Sinode Godang HKBP ke-59 yang berlangsung 1-7 September 2008 di Seminarium Sipoholon.
Kepada seluruh “parhalado” dan jemaat diminta untuk satu doa agar kepada pucuk pimpinan HKBP diberikan kekuatan dalam menjalankan tugas-tugas pelayanan terutama dalam menyongsong Jubileum 150 tahun HKBP pada tahun 2011 mendatang.
Berbagai program pelayanan yang harus terus ditingkatkan adalah menjadikan HKBP sebagai sumber berkat bagi seluruh masyarakat sekitar, bangsa dan Negara Indonesia. “Tetaplah kita utuh sebagai Huria Kristen Batak Protestan (HKBP),” himbaunya.
Bupati Taput Torang Lumbantobing dalam sambutannya menyebutkan kekhawatiran pemerintah daerah dan jemaat HKBP akan kemungkinan terjadinya keributan di Bona Pasogit sekaitan dengan pelaksanaan Sinode Godang HKBP ke-59 telah dijawab para sinodestan dan pimpinan HKBP dengan pelaksanaan yang penuh damai hingga berakhir.
‘Harapan kita ke depan, jangan lagi ada perpecahan dan sekat-sekat di tengah-tengah HKBP sebagai tubuh Kristus. Biarlah kejadian-kejadian yang dulu hilang dari ingatan semua jemaat HKBP,” sebutnya.
Turut memberikan sambutan yakni dari yang mewakili jemaat HKBP yaitu Berman Lumbantobing dan yang mewakili peserta sinode adalah seorang jemaat HKBP Tebet dan mewakili undangan PO Pakpakan.
Sedangkan ibadah pelantikan dipimpin Liturgis Pdt Ramlan Hutahaean MTh (Sekjen HKBP terpilih) dan pengkhotbah Ephorus terpilih Pdt DR Bonar Napitupulu yang mengambil nats 2 Tessalonika 3 ayat 10-13.
Dalam khotbahnya disampaikan bahwa sering tidak disadari bagaimana tingginya nilai kehidupan manusia yang membedakannya dari mahluk lain ciptaan Allah. Dalam perbedaan dari mahluk lain tersebut, sebagai firman Tuhan maka manusia diminta harus tekun bekerja yang mempunyai arti harus menghargai waktu yang diberikan Tuhan karena walau setinggi apapun pengetahuan manusia tentang teknologi, tapi waktu tidak akan dapat diciptakan.
Dalam hal ini katanya, pemahaman orang Batak tentang waktu lebih tinggi dari bangsa-bangsa lain karena orang Batak mempunyai semboyan “Arga do Tingki” sedangkan bangsa lainnya baru mengakui bahwa waktu itu adalah uang.
Usai ibadah pelantikan dan acara umum untuk sambutan, dilanjutkan dengan salam-salaman untuk mengucapkan selamat kepada pucuk pimpinan HKBP yang dilantik dan acara makan bersama dengan seluruh undangan dan jemaat. (PR3/d)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: