Surat Terbuka Buat orang Batak (semua Batak..agar mereka tahu apa yg terjadi)

October 5, 2008 at 11:50 pm (Uncategorized)

SURAT TERBUKA KEPADA OKNUM PARHALADO HKBP

Josua Manurung's picture

Kepada yang sungguh tidak terhormat, 

OKNUM PARHALADO HKBP

yang tidak tahu Malu!!! 

 

Parhalado ataupun Majelis Gereja adalah salah satu jabatan kunci yang memegang peranan penting dalam kehidupan Gereja beserta pelayanannya kepada dunia. Kehidupan dan keaktifan jemaat banyak bergantung pada kebijaksanaan-kebijaksanaan yang diambil oleh Sidang Parhalado yang terhormat.

Tolong dicamkan itu! Ingat baik-baik! Sebagai tua-tua Gereja bukan berarti kalian yang paling bijaksana… kalian yang paling pintar ataupun penuh pertimbangan…. kalian menjadi lupa diri… dan gila hormat… aktualisasi diri Maslow yang keliru… kalian seperti keledai yang berbangga diri ketika orang-orang mulai bersorak dan memuji…. kalian tidak sadar kalian sedang ditunggangi TUHAN YESUS… segala pujian dan hormat hanya bagi KEMULIAAN BAPA saja…. jangan curi Kemuliaan TUHAN… semuanya… SEMUANYA untuk TUHAN YESUS…. untuk apa semuanya itu… bukankah untuk menyenangkan Hati TUHAN…  bukan untuk menyenangkan hati kalian sendiri… karena kalian tidak sadar dan lupa…. kalian terkecoh iblis dengan LATE, ELAT dan TEAL..  IRI, BENCI,DENGKI… buat apa semuanya itu dipertahankan….

Kepada oknum PARHALADO… lalu apakah dengan gelar sampai mati itu… St. ( Sintua ) itu karena hasil belajar setahun…  kalian merasa bangga? Duduk petantang-petenteng di Ruang Konsistori…. Datang terlambat… Komplain jika teh manis kurang manis… AC ruangan kurang dingin… vokal sevokal-vokalnya… sampai ada oknum PARHALADO yang berani berkata kurang ajar dan ingin menjedutkan kepala Bapak Pendeta ke kursi…. BANGSAT KALIAN!!! Pendeta itu pilihan ALLAH yang Hidup! Bahkan Daud tidak berani membunuh Saul… walaupun dia tahu dia yang akan menjadi raja Israel nantinya…. Daud hanya memotong ujung jubah Saul ketika Saul tertidur… karena Daud menganggap… Saul sudah diurapi TUHAN ALLAH…. Jadi jika Pendeta salah, ajak ngobrol empat mata tidak perlu sebarkan kertas pengumuman fitnah kemana-mana… kalian seharusnya tahu itu! Tapi kalian seperti orang-orang Farisi dan Saduki yang hanya ingin menang sendiri… dan menjatuhkan orang lain tanpa ada hati…..

Jika ada masalah, mari selesaikan dengan kepala dingin… bukankah titel-titel kalian sudah PROF. DR. Ir… MM, MH… tidak diajarkan apa di kampus dulu… atau yang belinya gelar kalian itu…. malu aku melihat kalian bertengkar… bahkan sampai masuk TV… pakai jas, pakai dasi… dorong-dorongan di pagar dan saling mencaci…. yang di hutannya kita… sedangkan si tarzan sama monyet-monyetnya di hutan saja tidak seliar itu… APA NANTI KATA DUNIAA???

Seharusnya syarat-syarat menjadi Parhalado/Majelis diperketat… Gideon saja menentukan syarat… tidak hanya orang yang  mau terbeban saja… atau meluangkan waktu saja… atau mencari kegiatan sampingan saja…. tapi mempunyai hati yang bersungguh-sungguh melayani TUHAN dan sesama…  seperti orang Samaria yang baik hati…. seperti Simon dari Kirene… seperti  Janda dari Sarfat…. seperti Rahab di Yerikho…. TULUS MURNI!  Kalau tidak bisa… ya di rumah saja… nonton TV  dan sinetron-sinetron gombalnya atau ke LAPOTUAK… minum bir dan tuak, bernyanyi dan main kartu sampai pagi… daripada menjadi Oknum Parhalado yang  tidak dewasa,  tidak  bijaksana dan berpolitik praktis di Gereja….

 

Sungguh, jangan anggap gampang posisi PARHALADO/MAJELIS… ! 

Peringatan keras bagi para Oknum Parhalado!

 

still…

BIG GBU! 

hai hai's picture

Kemarahan Yang Penuh Kasih

Setelah membaca tulisan ini, saya jadi ingat kisah Tuan Yesus ngamuk di Bait Allah. Kemarahan yang penuh kasih. Saya ikut sedih dengan apa yang terjadi di gereja HKBP. Walaupun tidak tahu pasti apa yang menjadi inti keributan itu, namun menurut saya semuanya harus diselesaikan dengan cara yang lebih bijaksana.

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

JANGAN SOK PINTAR

Dear manurung,

Jangan sok pahlawan kamu amang, kamu pikir dengan menyebar tulisan itu disini kamu sudah berbuat baik? siapa bapak mu?
menepuk air didulangan, dasar dasar = tempurung! menepuk air didulangan.

BERKACA DULU KAMU!!!!!

erick's picture

Amang uda,

Amang uda,

Setahu ku parhalado itu sekumpulan orang, bukan nama perorangan.

Sedangakan Manurung itu marga, kalau kamu panggil dia disini dengan sebutan marganya, maka kamu memanggil semua marga manurung!, apa lagi pakai Amang segala. Tia-ati!!!!! Keturunan batak memiliki pertalian marga yang kamu tidak bisa sembarang panggil. Amang uda nanti dimarah marga Manurung baru tahu rasa.

Jangankan Admin, blogger disini bisa liat IP kamu.

Kalimat terakhir amang uda sangat kasar:

BERKACA DULU KAMU!!!!!

Kalau amang uda menjabat sebagai seorang dari parhalado, pasti amang uda terkena sanksi dari peraturan dan aturan HKBP.

Darimana kata kasar itu?

Hargailah orang lain. Disini kamu harus menghargai Josua Manurung sebagai seorang yang menulis diblognya.

Blog itu milik dia!

Apa dasar kamu komen sekasar ini?

Orang kristen itu berdamai dengan orang lain.

 

istifar

Saya cuma bisa ngelus dada, istifar…istifar

Doa untuk permurnian kembali apa itu gereja Yuk!

JM menulis:

Kepada oknum PARHALADO… lalu apakah dengan gelar sampai mati itu… St. ( Sintua ) itu karena hasil belajar setahun… kalian merasa bangga? Duduk petantang-petenteng di Ruang Konsistori…. Datang terlambat… Komplain jika teh manis kurang manis… AC ruangan kurang dingin… vokal sevokal-vokalnya… sampai ada oknum PARHALADO yang berani berkata kurang ajar dan ingin menjedutkan kepala Bapak Pendeta ke kursi…. BANGSAT KALIAN!!! Pendeta itu pilihan ALLAH yang Hidup! Bahkan Daud tidak berani membunuh Saul… walaupun dia tahu dia yang akan menjadi raja Israel nantinya…. Daud hanya memotong ujung jubah Saul ketika Saul tertidur… karena Daud menganggap… Saul sudah diurapi TUHAN ALLAH…. Jadi jika Pendeta salah, ajak ngobrol empat mata tidak perlu sebarkan kertas pengumuman fitnah kemana-mana… kalian seharusnya tahu itu! Tapi kalian seperti orang-orang Farisi dan Saduki yang hanya ingin menang sendiri… dan menjatuhkan orang lain tanpa ada hati…..

(Satu yang selalu mama bilang ke anak-anaknya, “Gereja adalah orangnya”. Orang yang ada di dalam gereja, berdosa)

Doa untuk permurnian kembali apa itu gereja Yuk!

Ulah's picture

OH ….. OKNUM PARHALADO HKBP

Ini masih menggambarkan bagaimana kepemimpinan itu terjadi. Jabatan gerejawi masih merupakan posisi yang perlu mendapat fasilitas, dan bukan menjadi fasilitator. Tidak hanya di HKBP saja…. saya masih sering temukan juga adanya “oknum pendeta” yang menganggap vikaris atau evangelis sebagai “saingan” dan bukan sebagai rekan sekerja. Inilah sebagian potret kekristenan di Indonesia yang perlu di”pertobat”kan.

anakpatirsa's picture

Mungkin ini tidak nyambung

Waktu duduk di sekolah dasar, beberapa kali aku ikut menonton teman-teman berkelahi. Biasanya perkelahian tidak akan terjadi di kelas, tetapi terjadi di hutan kecil di belakang sekolah. Perkelahian bisa dilakukan waktu jam istirahat, atau sepulang sekolah — tergantung perjanjian.

Biasanya kami membentuk lingkaran, lalu kedua anak yang akan berkelahi akan saling berhadapan di tengah-tengah kami. Tidak banyak variasi dalam perkelahian. Adu tinju hanya akan berlangsung sebentar, karena keduanya akan saling memegang dan menjatuhkan. Dalam beberapa detik pertandingan tinju akan berubah menjadi pertandingan gulat — tanpa wasit dan tanpa senjata tajam.

Hanya sekali aku melihat seseorang berbuat curang, ia menggosokan minyak angin di mata lawannya. Perkelahian langsung berhenti ketika anak yang matanya kena minyak angin menangis sekeras-kerasnya. Lalu anak yang main curang ikut mengangkat lawannya ke sungai. Anak yang matanya tidak bisa dibuka ini kami ceburkan supaya matanya yang pedih sembuh. Lalu kami menghabiskan waktu berenang di sungai, termasuk kedua anak yang tadinya berkelahi.

Sampai sekarang aku kadang-kadang suka melihat orang berantem. Sepertinya merupakan sebuah hiburan tersendiri. Itulah mungkin penyebab kenapa aku menyukai film laga.

Kemarin, ketika sedang menontont televisi sambil dipijat, ada sebuah berita di televisi. Berita tentang dua kelompok jemaat yang saling dorong-mendorong di pintu pagar gereja. Sebuah pemandangan yang menurutku cukup asyik. Sudah lama tidak melihat orang benar-benar berantem.

Aku tidak terlalu memperhatikan apa penyebab acara saling mendorong di depan gereja ini. Sepertinya kelompok yang ada di dalam gereja tidak memperbolehkan kelompok yang di luar untuk masuk. Sekilas aku mendengar kalau kelompok di luar akhirnya menyanyikan lagu gereja di luar. Tetapi akhirnya mereka diijinkan juga untuk masuk. Lalu pembaca berita di televisi berkata kalau kebijaksanaan ini malah tidak membuat keadaan lebih baik, karena suasana makin ricuh.

Cukup asyik juga melihat orang-orang berjas dan berdasi saling mendorong pagar gereja. Satu pihak mau membuka gereja supaya bisa masuk, satu pihak ingin menguncinya supaya orang yang mau masuk tidak boleh masuk.

Menonton orang berantem di depan gereja merupakan hiburan tersendiri bagiku. Aku jadi ingat waktu masih SD, ketika sebuah persoalan harus diselesaikan dengan bogem mentah. Sebuah hiburan tersendiri.

jesusfreaks's picture

RISE OF MARTYRS

Dear Brother Josua,

kebetulan gw hkbp juga…
bokap gw guru huria (one of my role model atau salah satu teladan gw gitu), dari pagaran sampai jadi ressort.
lalu pindah ke pagaran kecil lagi, mungkin ada benarnya yang lo bilang, sehingga bokap gw mulai secara “tersirat” mundur dari pelayanan. kalau dapat jatah pelayanan, dia masuk gereja hkbp tersebut, kalau tidak dia pergi ke gereja lain. dan semua parhalado & jemaat tahu itu. tentu saja dengan harapan kita semua intropeksi diri.

gw baca 2 buku tentang martyr, ada 2 hal yang buat gw salut mengenai cara hidup mereka.
1. kata-kata mereka yang beresiko tapi penuh kasih
2. tindakan mereka yang beresiko tapi penuh kasih

gw setuju dengan pernyataan lo, tapi jangan digeneralkan.
lagian hkbp itu ladang yang besar loh, untuk dituai, dengan asumsi mereka “disesatkan” oleh kelakuan parhalado ataupun pdt ataupun jemaat.

gw juga yakin di gereja lain terjadi penyelewengan2, hanya saja bentuknya lebih halus, tidak vulgar.

gw salut dengan sikap lo ini, gw harapkan lo bisa jadi the next marthin luther.
ini usul gw,
1.`lo kumpulin orang yang sepaham dengan lo, dimulai dari warga hkbp. (gw boleh lah lo rekrut)
2. lalu bekerja sama membuat dalil-dalil yang menentang doktrin ataupun kelakuan para parhalado & jemaat. (minta bantuan hai-hai, John A, dennis s juga boleh, mereka ahlinya)
3. berdasarkan dalil-dalil tersebut lo buat surat terbuka yang penuh kasih ke semua gereja hkbp didunia. tentu saja atas nama lo dan teman-teman lo. biar kalau di keroyok, sakitnya gak sendirian.
4. konsisten sampai titik darah penghabisan. ngeri ya… tapi worthed.
5. mungkin ini saatnya suatu gerakan baru lagi…, namanya apa ya… usul : MARTYR
6. gw tunggu koordinasi lo…

Jesus Freaks,
“Live X4J, die as a martyr”

hai hai's picture

Perbarui HKBP, Perbarui Jemaatnya Dulu

Saya bukan anggota HKBP, walaupun waktu di Yogya dulu sering ikut kebaktiannya, terutama pada saat saksang tersedia melimpah. Saya bukan orang Batak, walaupun ada sebuah keluarga yang menganggap saya layak mencantumkan marga keluarga itu.

Apa yang sedang terjadi di HKBP? Kita tahu, semuanya dimulai karena tidak sepakat ketika memilih siapa untuk duduk di mana. Namun nampaknya itu bukan masalah sebenarnya. Menurut saya, masalah sebenarnya ada pada kebudayaan dan cara berpikir para jemaatnya. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada saudara-saudara kita di HKBP, bahkan JesusFreaks sudah menceritakan kisah bokapnya. Itulah yang menjadi inti permasalahannya. Dalam pemikiran kebanyakan jemaat HKBP, mereka menganggap sekali mendaki ke atas tidak boleh turun lagi.

Apa yang harus dilakukan oleh generasi muda HKBP untuk mengatasi masalah di gerejanya adalah dengan mengubah cara berpikirnya. Kongzi (551-470) mengajarkan:

Kongzi berkata, “Seorang Junzi menetapkan hati untuk tiga hal; Waktu muda ketika jiwa raganya (xieqi) belum stabil, ia tidak membiarkan diri terjebak dalam asmara. Ketika dewasa, jiwa raganya membaja, ia tidak membiarkan diri terjebak masalah kekuasaan, di usia tua, jiwa raganya mulai lemah, ia tidak membiarkan diri menjadi tamak. Lunyu XVI:7 – Li Shi

Karena Di Surga, Yang Terbesar Adalah Anak-anak

OKNUM PARHALADO BERMASALAH

Saya setuju sekali dengan perkataan saudara Josua, walaupun tidak semua Parhalado yang “bermasalah”.
Tapi seperti halnya di tempat saudara Josua, di Gereja saya juga yang berada dikota Bogor mengalami kejadian yang serupa. bukan hanya Parhalado tapi semua ini disebabkan oleh seorang Pendeta (PENDETA RESORT).
Pada awalnya kejadian ini sudah mucul semenjak 1-2 tahun yang lalu, tapi lama kelamaan hampir semua huria/jemaat tidak menyukai sifat dan perilaku Pendeta tersebut yang tidak bijaksana, egois, serakah, dan lain sebagainya.
Misalnya aja
1. Kendaraan operasional gereja yang seharusnya digunakan untuk misi gereja tapi digunakan untuk keperluan pribadi anak pendeta tersebut. sedangkan Ina (ibu-ibu) yang mau menggunakan untuk kunjungan (melaksanakan misi gereja) tidak pernah diperkenankan untuk menggunakannya.
2. Pendeta hanya mau berkotbah/memimpin kebaktian ditempat yang lebih besar “hamulateon”nya (“ucapan terima kasih”).
Dan masih banyak lagi kejadian yg membuat Jemaat gereja kami muak dengan Pendeta tersebut. Tetapi pendeta tersebut tidak ambil pusing dikarenakan ia di”bekingi” (dilindungi) oleh seorang Parhalado yang merasa PALING KAYA diantara Jemaat Gereja kami.
Akhirnya pada bulan Agustus 2007, sebagian parhalado dan tua-tua digereja kami mengajukan kepada pusat untuk memindahkan Pendeta tersebut dari gereja kami.
Tapi dikarenakan pengaruh yg kuat dr Parhalado (yg merasa paling kayak itu), Mutasi Pendeta kami itu tidak pernah terlaksana dikarenakan belum ada keputusan dari EPHORUS HKBP.
Puncaknya pada tanggal 25 Desember 2007… setelah kami melaksanakan PERJAMUAN KUDUS, kami mengadakan rapat dengan seluruh jemaat yang kebetulan dihadiri oleh Bpk Pareses (saya ga tau namanya).
Namun karna semua jemaat meminta kepada Pareses supaya Mutasi Pendeta tersebut segera dilaksanakan, Parhalado yg merasa paling kayak itu malah memulai membuat keributan dan sempat terjadi perkelahian dengan Jemaat (tua-tua) yg lain. untung para Naposo masih bisa menahan kesabaran dan berusaha memisahkan kedua belah pihak.
NAmun apa yg dikatakan Pareses melihat kejadian itu…. “Karena saya tak punya kekuatan, semua masalah ini akan saya tampung dan saya bicarakan dengan Pusat. Jsdi semua ini akan kita pending dulu. (dengan menggunakan Bahasa Batak).
Lalu selama ini… Pareses kemana aja? apa sebelumnya (dr Bulan Agustus) ga pernah dibicarain dengan Pusat?
Perlu untuk diketahui. Akibat kehadiran dari Pendeta ini:
1. Setiap kali Pendeta itu mau memimpin kebaktian di gereja kami, sebagian besar Jemaat (100% NHKBP) tidak ada yg datang/hadir. yg masuk hanya orang2 tua bgt yg ga tau lagi kmana mereka akan beribadah kalo ga disini karna mereka hanya bisa bhsa batak & orang2 pendatang (cuma sekali-sekali) yg ga tau menau dengan masalah ini.
2. Guru Minggu yang awalnya berjumlah 7 orang, berkurang menjadi 1 orang (itu juga karna dia “anak buahnya” Parhalado yg merasa paling kayak itu).
3. Sebagian anak sekolah minggu pindah gereja.
4. Jemaat yg berkompeten digereja kami (pemimpin koor) pada mengundurkan diri dari gereja kami.
LALU… APA YG HARUS KAMI LAKUKAN COBA?????
Bagi yg ingin mengetahui keadaan kami lebih jelasnya, e-mail saya di “edu_ard_13@yahoo.com”
Terima kasih.
GBU

Josua Manurung's picture

Lihat TUHAN… jangan lihat mukanya…

Jangan mundur dari kebaktianmu…
katakan padaku…
untuk siapa kau pergi ke Gereja…
untuk mendengarkan Firman Tuhan Yang Hidup
bukankah kita harus mengasihi musuh kita?
saya sendiri saksinya…
saya tetap menyalami
setiap parhalado yang vokal….
karena saya tahu…
mereka juga ada dalam Rencana TUHAN
ke arah yang lebih baik…
bukankah hidup kita juga sebuah proses?

BIG GBU!

Jemaat HKBP

Segala sesuatunya ada waktu, demikianlah kita sbg jemaat gereja yang didengungkan gereja terbesar, sehingga kita dininabobokkan oleh hembusan Ac, bahkan keinginan untuk mendengar khotbah yang selalu membuat kita besar, sehingga kita lupa Tuhan itu hidup dan maha bisa dan berkuasa, bila menurut kita ada banyak masalah ditubuh HKBP, sebagai jemaat jangan terlalu asyik tidurnya mari berkarya, mengemban tugas kita sebagai jemaat, jangan hanya menunggu pelayanan tetapi jadilah pelayan, menimal melayani para pelayan melalui doa, agar Allah yang kita sembah menerangi dan memberi petunjuk bahkan kekuatan buat para pak Pendeta HKBP, bahkan mempersembahkan waktu kita dan tenaga kita untuk menyingsikan lengan baju didalam kekudusan, sehingga HKBP akan diberkati dan memberi buah yang lebih manis lagi, kepada bangsa pilihan Allah bahkan juga dapat memanggil orang-orang yang belum percaya, teimakasih atas peransertanya, membuat surat terbuka ini, semoga perhatian kita ini memperlihatkan kecintaan kita kepada HKBP sebagai rumah Allah, dan biarlah apa yang kita buat ini, diberkati menjadi pohon yang menghasilkan bah demi kemuliaan nama Tuhan kita, amin.

Mari mencari akar permasalahan

Tuhan…. apa rencanaMu bagi kami jemaat HKBP, sehingga engkau memberi jemaat yang dapat melihat karakter parhalado/ Pendeta yang bagaikan harimau yang mengaum ? apakah ini pertanda engkau mengasihi orang batak ? aku tahu yang Tuhan Elat, late, teal, toal, hosom sulit untuk kami lepaskan, seakan sifat itu sangat mencintai kebatakan kami, bahkan kami sering melihat selumbar dimata orang lain namun kami tidak melihat tiang besar dimata kami ?, sehingga penglihatan kami itu seakan menjadi cermin bagi kami ? bila itu ya Tuhan kami bersyukur kepadaMU… karena saya tahu Tuhan ingin menyadarkan kami, karena bila parhalado/Pendeta terlihat demikian bagi kami, berarti sebesar tiang ingin engkau tunukan bagi kami, itu wujud kecintaanMu bagi kami, kami tahu engkau tidak menghendaki orang batak semakin jatuh kelobang kenistaan, berilah kami kekuatan, bahakn pakailah kami sebagai alatMu, sehigga melalui kami engkau dapat bercahaya, sehinga kematianMu bagi kami tidak siasia, bagi pembaca yang budiman, kalau kita mencintai rumah Tuhan janganlah sekaLI-KALI MENINGGALKANNYA, karena pada saat ruwet Tuhan inginkan kita melakukan sesuatu demi kebaikan, janganlah habis manis sepah dibuang, karena murka Tuhan akan hadir bagi kita, terimakasih.
kami tidak menginginkan gambaran masalah digereja yang kita cintai ini, dimanapun gereja itu berdiri, tetapi marilah memperbaikinya, melalui perbuatan yang tulus dan kudus, bahkan minimal didalam doa, karena ada perkataan “kita bukanlah untuk menceritakan kekurangan siapa-siapa karena kita bukanlah pemberita iblis tetapi ceritakanlah sesuatu yang dapat membuat orang bertemu dengan Allah, karena kita diutus dan disuruh untuk memberitakan berita sukacita/Injil keseluruh dunia demi kemuliaan Allah. terimakasih Tuhan memberkati kita, amin.

jesusfreaks's picture

PERGILAH BERIBADAH DI TEMPAT LAIN !!!

Dear ALL HKBP mania,

saya masih jemaat HKBP walaupun tidak beribadah di HKBP.
ayah saya sekarang mantan Wakil Guru Huria.
ayah saya pernah merintis satu gereja dari mulai di rumah hingga menjadi ressort. bahkan gereja saya itu pencetus Pendeta Ressort pertama wanita.

saya tidak bisa menyalahkan seseorang, entah itu parhalado, bahkan jemaaat sekalipun bisa berulah di HKBP. semua tergantung hati masing-masing dihadapan TUHAN.

orang tua saya, batak totok, hkbp mania. pokoknya kalau gak gereja di HKBP kayaknya gak ke gereja.

tapi selama digereja di HKBP selalu bersungut-sungut dengan tingkah si inilah si itulah. saya bilang buat apa ke gereja kalau tidak damai, buat apa ke gereja kalau tidak menikmati hadirat TUHAN.

sampai akhirnya saya usulkan untuk gereja ke HKBP lain atau gereja lain.
awalnya berat, tapi lama-kelamaan mereka lebih enjoy.
memang sih, harus meninggalkan pelayanan. kami tetap terdaftar dalam HKBP tersebut dan membayar semua kewajiban. tapi kami condong beribadah ditempat lain.

kesimpulan :
jikalau Anda jemaat di gereja yang bermasalah, siapkan diri Anda untuk tetap beribadah, tanpa sungut-sungut, tanpa hilang kedamaian, tanpa kehilangan hadirat TUHAN.

jikalau Anda bersungut-sungut, atau hilang kedamaian, atau hilang kenikmatan hadirat TUHAN.
PERGILAH BERIBADAH DITEMPAT LAIN.

IBLIS BEKERJA DENGAN CARA HALUS UNTUK MEMBUAT PENYEMBAHAN KITA TIDAK DALAM ROH DAN TIDAK DALAM KEBENARAN

PENYEMBAHAN DENGAN SUNGUT-SUNGUT TIDAK BERKENAN DIHADAPAN TUHAN.
PERGILAH BERIBADAH DI TEMPAT LAIN!!!
PENYEMBAHAN TANPA KEDAMAIAN TIDAK BERKENAN DIHADAPAN TUHAN.
PERGILAH BERIBADAH DI TEMPAT LAIN
PENYEMBAHAN TANPA KENIKMATAN HADIRAT TUHAN TIDAK BERKENAN DIHADAPAN TUHAN.
PERGILAH BERIBADAH DI TEMPAT LAIN!!!

Orang tua saya, saya & keluarga sudah melakukannya.
DAN SUNGGUH LUAR BIASA, KAMI MENYEMBAH DENGAN PENUH SUKACITA.

Jesus Freaks,
“Live X4J, die as a martyr”

JF pindah gereja ?

Wah,

JF kayaknya oma kurang setuju dengan saranmu untuk pindah ke gereja lain, jika menghadapi masalah digereja tempat kita beribadah.

Oma juga sering mengalami hal seperti yang kamu alami, misalnya gak cocok sama si anu, atau si itulah, pindah kemanapun lama-kelamaan kita akan ketemu lagi sama orang yang kita tidak cocokin.

Sekarang sebenarnya siapa yang perlu dibenahi?, diri kita, hati kita, karakter kita, atau tempat kita? Masak kita ikut Tuhan hanya kalau ada sukacita saja, jadi inget kotbah ” muda foya2, tua kaya raya, mati masuk surga” atau ” hidup didunia yang sehat walafiat dan diberkati dengan harta, mati juga tetep masuk surga”

Jadi kesannya kalau yang enak2 dan baik2 aku menyembahmu Tuhan, kalau sulit, susah, menderita, aku pindah tempat dulu ya Tuhan. Lha apa gunanya Tuhan Yesus menderita dikayu salib, para murid n para rasul menderita agar banyak orang beroleh keselamatan, sesuai dengan Amanat Agung T Yesus.

Maaf ya JF,

Oma memang bukan berasal dari HKBP, tapi oma juga ada di gereja yang pelayannya sering ruwet, kalau oma gak pindah gereja karena oma sadar bahwa ikut Tuhan Yesus itu memang banyak tantangannya, betul2 harus mengosongkan diri, membuang harga diri, biarkan Tuhan yang memimpin setiap langkah kita.

Oma pernah menangis berhari-hari karena pelayanan oma dicela, diremehkan, digosipkan, bahkan oma seolah disingkirkan karena seseorang yang mengincar pelayanan oma.

Untuk sementara oma tidak melayani, tapi tetap datang ke gereja tsb untuk menyembah Tuhan dengan mengabaikan tatapan bertanya-tanya, dari para hamba Tuhan atau sdr2 seiman yang lain, kalau mereka bertanya kenapa tidak lagi melayani? oma jawab “istirahat dulu”.

Tapi sekarang oma sdh bisa melayani lagi. Dan Tuhan mengembalikan semuanya bahkan lebih dari yang kita harapkan. Jadi segitu saja dulu ya JF, semoga kamu dan keluarga mau kembali untuk memperbaiki yang kurang di gereja yang lama.

Tuhan Yesus Memberkati.

jesusfreaks's picture

Wah OMA gak baca syarat pindahnya…

Dear OMA,

oma sepertinya hanya membaca sekali blog saya ya.
ayo oma baca sekali lagi, bukankah ada syaratnya untuk beribadah di tempat lain.

saya juga tidak bicara soal pindah gereja, saya bicara soal pindah IBADAH.

ayo oma baca lagi…

Oma kan tidak bersungut-sungut, oma kan tetap merasa damai, oma kan tetap menikmati ibadah. NGAPAIN PINDAH IBADAH ?

maksud saya, kalau oma bersungut-sungut, kalau oma merasa gak damai, kalau oma merasa tidak menikmati ibadah. MENDINGAN PINDAH IBADAH SAJA ?

ayo oma renungkan lagi, maafkan cucumu yang lancang mengajarimu.

Jesus Freaks,
“Live X4J, die as a martyr”

Ya, JF . . . Sebenarnya

Ya, JF . . .

Sebenarnya oma sdh baca semua, tapi oma terlalu fokus ke pergilah ibadah ditempat lain” itu idem dengan pindah gereja” he . . he . . he,  kebetulan  oma bacanya agak terburu-buru takut terlambat pergi, maaf ya JF.

Hal ini oma takutkan mempengaruhi pengunjung awam untuk seenaknya saja pindah2 gereja, oma agak alergi dengan orang yang tidak setia.

Mudah2 an jawabanmu meluruskan kesalah pahaman ini.

Gpp kok oma memang seneng belajar, jadi kalau diajarin lebih seneng lagi, apalagi kalau yang ngajarin anak2 muda yang energik.

Makasih JF, oma sering membaca tulisanmu, n sangat memberkati, memberi warna yang beda.

GBU sungguhan ya.

Josua Manurung's picture

banyak tukang bubur ayam…

banyak tukang bubur ayam… dengan rasanya yang berbeda-beda dengan pelayanan-nya yang berbeda-beda…. dengan ramai tidaknya pembeli… tapi saya selalu kembali ke tukang bubur ayam langganan saya di pojok pasar Klewer…. karena di situlah rumah saya…
seperti kata YESUS… tidakkah kalian tahu Aku harus berada di Rumah Bapa-KU…

selamat Pra-Paskah…

BIG GBU!

yth anak2 Tuhan (josua manurung)

seharusnya tegoran anak2 Tuhan bukan begitu caranya sayang,sebelum membuat suatu langkah/tindakan harap berdoa terlebih dahulu,mohon petunjuk dari Dia agar hasilnya sungguh bijaksana,mari bicara langsung dgn parhalado yg bersangkutan yg sepantasnya hrs bagaimana,sebab parhalado tsb adalah ciptaan Tuhan juga siapa tahu dia hilap,gumulkan dlm doa sebab tiada yg mustahil bagi-Nya,jgn sekali-kali andalkan diri/pikiran maupun kekuatan bahaya pasti hasilnya tdk baik dan buat kamu tdk akan ada hasilnya,malah merugikankan untuk itu andalkan Tuhan selalu dlm setiap langkah maupun tindakanmu. selamat ber-aktivitas Tuhan Yesus memberkati.

jesusfreaks's picture

PRINSIP KASIH

Pertama-tama cintailah ALLAHmu,
selanjutnya cintailah dirimu & orang lain.

demikianlah prinsip cinta.

jika kamu harus memilih cinta mana yang harus didahulukan antara ALLAH dan dirimu/orang lain.

Dahulukanlah cinta kepada ALLAH.

Jesus Freaks,

“Live X4J, die as a martyr”

Josua Manurung's picture

Parhalado yang sebenarnya…

Kepada Parhalado Yth,

Semoga anda tidak menjadi salah satu oknum parhalado yang seperti saya sebutkan di atas…
Jika Parhalado ingin disebut sebagai orang suci di Gereja… lebih baik tidak usah repot-repot menjadi Parhalado… karena semua jemaat itu namanya parhalado… cuma yang ada di konsistori itu namanya Parhalado Partohonan…

masalah bapak saya tidak usah ditanya… tanyakan saja pada rumput yang bergoyang…

Lalu Gereja kita ingin membangun Gedung pertemuan seharga 6 milyar… bukan saya pesimis bapak parhalado yang terhormat… tapi bukankah YESUS sendiri berkata kita harus sehati dan sepikir… baru semuanya jadi…

bagaimana mau sehati-sepikir… kalau dalam rapat Parhalado yang didengarkan hanya yang oknum itu-itu saja… senioritas tinggi… yang muda yang tidak didengarkan… lalu sekarang kalian mau menutup Kebaktian sore… dengan alasan Tarif Dasar Listrik akan naik… dengan alasan jemaat yang datang tidak samapi seratus… sehingga uang kolekte tidak bisa menutupi uang listrik dan ac… BUSSEEETTT… kalian ini berpikir secara “Parhalado” atau BusinessMan ?

bagaimana mau sehati-sepikir… jika ada yang mengeluarkan pendapat akan dikritik habis-habisan sampai bisa berkelahi… parhalado antar parhalado… itu bukan rahasia umum lagi di Gereja kita toh… lalu apa solusinya….

Inilah solusi dari saya:
1. Harus ada Guru Huria seperti dahulu yang memimpin dan membimbing para Parhalado…

2. Setiap Parhalado yang hanya memberikan waktu sisa-sisa nya saja lebih baik cuti atau tidak usah mencantumkan nama… itu bisa dilihat dari daftar kehadiran dan keterlambatan…

3. Parhalado sebagai JANTUNG Gereja wajib mempunyai pelayanan di luar lingkungan Gereja… agar mengerti apa itu pelayanan yang sesungguhnya… misalnya… ikut ke Bantar Gebang melayani anak-anak pemungut sampah di sana, mengajak naposo atau remaja untuk berpelayanan di panti asuhan, panti werda atau membuat bakti sosial…

4. Keluarga-keluarga yang ada dalam pengasuhan Parhalado per wilayah wajib diketahui, dikunjungi dan dibantu permasalahannya… misalnya… keluarga mau bercerai, anaknya terlibat narkoba, anaknya putus sekolah, jemaat jarang ke Gereja… bukankah Parhalado itu sudah dibagi per wilayah… jadi kenapa jemaat kita hanya tahu kalau mereka meninggal saja…

5. Repot… ?

Tidak usahlah jadi Parhalado kalau tugas-tugas diatas satu nomerpun tidak terpenuhi…
Jadi parhalado biasa saja seperti saya… orang-orang di balik layar yang berusaha menyukseskan setiap acara-acara Gereja dengan baik… tanpa perlu dipermuliakan atau disanjung-sanjung… ada lagunya itu:

DIA harus semakin bertambah
ku harus semakin berkurang…
Nama YESUS saja disembah
ku di tempat paling belakang
Bila Yesus ditinggikan dan Salib-Nya diberitakan
pasti DIA menarik semua orang
datang kepada-Nya sekarang…

Selamat menjadi Parhalado yang sesungguhnya…

SELAMAT PASKAH SEMUANYA….

BIG GBU!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: