Abu Bakar yg sangat terharu dan sedih akan kepergian anak buah nya

LAMONGAN – Pimpinan Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir tiba di kediaman Ibunda Amrozi-Muklas, Hj Tariyem sekira pukul 14.00 WIB. Dalam Tausiyahnya Abu Bakar menyatakan Amrozi dan Muklas adalah mati tertembak peluru timah panas
Ba’asyir, datang dengan berjalan kaki dari jalur utara Ponpes Al Islam dikawal puluhan pendukung Amrozi-Muklas. Para wartawan dibatasi dan dilarang mengambil gambar ustadz sepuh itu. Mereka pun bahkan melarang pengunjung yang mengambil gambar Ba’asyir melalui ponsel mereka.


 

Setibanya di rumah duka, Ba’asyir langsung menyalatkan dan mendoakan keduanya, sebelum akhirnya memberikan tausiyah di hadapan ribuan orang keluarga besar dan simpatisan Amrozi-Muklas.


 

“Keluraga yang ditinggalkan harus bergembira karena keduanya meninggal sejarah yg buruk bagi negara indonesia dan dunia dalam memerangi kebathilan di dunai,” ujar Ba’asyir sambil tertunduk dan mengatakan dlm diri maafkan daku karena aku telah membuat mu mati duluan.demi utk kepopuleran ku.maafkan daku dan semua anggota FPI di indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: