BATAK YG SENTIMENTAL DGN “KESEDIHAN”

Namanya Rimbun Rohani namun kami, teman-temann sekantornya,  memanggilnya Butet. Sebuah nama kesayangan dari kami. Sudah lebih lima tahun dia merantau dari kampungnya di pedalaman Sumatera Utara untuk mencari penghidupan yang lebih baik. Saya ingat kehadiran pertamanya di kantor kami dahulu  dia terlihat begitu lugu dan polosnya…sesuatu yang tidak pernah berubah sampai sekarang.

Namun di balik keluguan dan kepolosannya Butet ada sosok yang tegas, kuat, tegar dan pekerja keras.  Bahasa tubuhnya nampak  malu-malu namun cekatan dalam bekerja. Pendiam namun produktif, lembut namun tegas., pemalu tapi menonjol prestasinya. Sekitar 3-4 tahun kemudian Butet pun dipercaya menjadi leader di departemennya. Namun sayangnya kami harus perpisah karena saya mengundurkan diri dari kantor saya.

Ada kisah mengharukan antara saya dengan Butet dan sampai sekarang  tak pernah terlupakan. Suatu hari saya membeli CD album Viky Sianipar yang berjudul Indonesian Beauty. Saya pun memutarnya di komputer kantor saya  yang disambungkan ke sound system. Butet yang berdiri agak jauh dari saya ikut mendengarkannya. Ketika sampai lagu ke-6 yang berjudul Mardalam Ahu Marsada, Butet tampak terdiam dan menunduk…air mukanya berubah dan tiba-tiba matanya basah lalu menitikan air mata….

Saya pun menghampirinya dan bertanya mengapa menangis? Sejenak Butet ragu untuk menjawabnya, tapi kemudian dengan suara menahan isak ia bercerita bahwa lagu Mardalam Ahu Marsada  yang baru saya putar itulah yang membuat dia menitikkan air mata. Butet pun lalu bercerita bahwa lirik lagu itu begitu menyentuh hatinya…membawa kenangannya kembali ke kampung halaman…

Seperti lirik lagu  itu Butet menuturkan di matanya ada gambaran sang inang yang rambut panjangnya tertiup angin di sawah…sementara ia jauh di tanah seberang dan belum mampu mewujudkan cita-citanya. Rindu begitu menggedor-gedor hatinya namun apa daya dia belum bisa kembali ke kampung halaman. Ia hanya bisa berdoa dan berharap angin membawa doanya sampai kepada ibunya yang juga rindu padanya…oh angin sampaikan salamku padanya.

Alamak jan, mendengar penjelasan Butet saya pun terharu, cepat memalingkan wajah agar mata saya yang mulai berkaca tak nampak olehnya…Saya berlalu sambil berdoa,  duhai Butet,semoga kamu berhasil dan pulang ke kampung halamanmu. Buatlah bangga ibumu….

Ps.
Natal tahun kemarin saya dengar akhirnya Butet bisa pulang ke kampung halamannya, tapi setahun  sebelum pulang ia sempat memanggil adiknya dari kampung untuk dipekerjakan di kantornya menjadi karyawan di departemen yang beda….hebat kali si Butet ini, Bah! 

Dari sini saya belajar bahwa orang batak itu walaupun tampang dan sikapnya keras namun hatinya lembut lho. Seperti pepatah bilang ,”Body kayak Rambo tapi hati kayak Rinto”. :))

Saya lampirkan lirik lagunya Viky Sianipar, siapa tahu ada yang mengerti dan menitikkan air mata seperti temanku Butet. 
 

Mardalan ahu marsada sada
by Viky Sianipar

Mardalan ahu marsada sada
Laos dilanglangi do au tarlungun-lungun,
Manetek ilukki da inang dasian mata
Marningot langkanghi da inang laos somarujung,
Suman ma au partudosanna,
tu sanggar sakkambona inangda nasai madudung,
Nameol-eoli da inang di ullus alogo,
Songon bululung ni bulu inang nasai madudus.

Reff:
Ullusson ullusson ullusson au alogo
Sahat tuhutani dainang di luat nadao
Posmarohani dainang tibu do au ro,
sian tano parjalangan diluat nadao.
Ue da inang ue da inang ue…
Ue da inang ue da inang ue…,
Ue da inang ue da inang ue…
Ue da inang ue da inang ue…,
Alusi au Inong….Alusi ma au Among…
Alusi ma au Inong…,
 

2 Comments

  1. Rony manullang said,

    Andaliman

  2. bocah petualang said,

    Orang Batak yg lama di perantauan pasti bisa sangat meresapi makna kata demi kata di lagu itu. Mereka pasti ingat inang dan amanya di Bona Pasogit sana. Tak lama kemudian air mata akan menetes membasahi pipinya. Lagu itu memang sungguh suatu curahan perasaan perantau yg sudah lama tidak pulang ke kampung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: