green peace in Indo

Sayangnya, LSM Kampanye Antibioteknologi
Media Indonesia – Lain-lain (9/10/00)

PENDIRI Greenpeace Patrick Moore Ph.D berada di Indonesia dalam rangka mengampanyekan masalah bioteknologi. Sejak 1991, dia mendirikan Greenspirit yang memfokuskan perhatian pada konsultasi kebijakan lingkungan dan keterlibatan publik di sektor sumber daya dan energi.
Wartawan Media Meilani dan Renny Soeta Siregar menemui mantan Direktur Greenpeace Internasional itu di Jakarta, kemarin. Petikannya:
Apa misi dan berapa lama berada di sini?
Saya di sini selama empat hari, Senin (11/9) nanti saya akan melakukan konferensi pers bersama para panelis untuk membahas masalah bioteknologi, pembangunan berkelanjutan sustainable development, dan biodiversity serta masa depan bioteknologi di negara berkembang termasuk Indonesia.
Saya yakin bioteknologi akan berkembang secara positif untuk menghasilkan lebih banyak makanan, makanan yang lebih baik, dan nutrisi. Aspek negatif dari bioteknologi ini sangat kecil. Kami tidak melihat adanya aspek negatif yang nyata dari bioteknologi. Sayangnya sejumlah LSM menggembar-gemborkan propaganda antibioteknologi. Mereka salah, karena saya sudah belajar ekologi dan lingkungan selama 25 tahun. Saya yakin, dari pandangan lingkungan pun bioteknologi ini baik.
Tidak ada atau belum ada aspek negatif bioteknologi?
Saya yakin tidak ada. Lain dengan penambangan minyak yang kemudian disimpan dalam kapal. Kita tidak bermain dengan hal-hal berbahaya seperti itu. Saya sudah banyak mempelajari. Saya tak melihat adanya Frankenstein (semacam monster yang ada di film). Saya juga tak melihat di mana sumbernya. Bagi saya, bioteknologi tak lebih dari kehidupan. Ya, memang kita bisa menciptakan bakteri yang mampu membunuh manusia, kami sudah tahu bagaimana membuatnya. Kami bisa membuat bom yang bisa membunuh setiap orang. Kami bisa membuat bahan kimia yang bisa membunuh manusia.
Bioteknologi hanya melakukan hal-hal yang baik untuk kesehatan, nutrisi, agriculture, dan obat-obatan. Bukan untuk perang, senjata. Tapi menumbuhkan makanan dan membuat obat untuk manusia. Ini kan bagus dan humanistis. Saya sangat mendukung.
Tentu ada sejumlah masalah dan kita harus memperbaikinya dan mencegah terjadinya kembali. Tapi kehidupan kan harus terus berjalan dan masalah selalu terjadi dan kita harus memperbaikinya. Kita tidak bisa menjamin 100% tak ada kesalahan. Tidak mungkin. Sebagai contoh penggunaan obat-obatan, pasti ada efek negatif.
Ada banyak solusi untuk menyelesaikan masalah bioteknologi. Saya tak melihat begitu banyak masalah dan saya yakin bioteknologi sesuai dengan teori pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan mencakup lingkungan, kemasyarakatan, dan ekonomi. Dari sudut pandang lingkungan, bioteknologi berarti menggunakan bahan kimia untuk terakhir kalinya. Jika Anda menciptakan tanaman yang resisten terhadap serangga dengan memasukkan gen berbahaya bagi serangga sehingga menjadi racun baginya. Dengan begitu tanaman akan tumbuh dengan aman dan tidak diperlukan lagi bahan kimia lainnya. Bioteknologi juga mampu mempertahankan komposisi tanah sehingga tidak mudah erosi.
Sejauh ini bagaimana perkembangan bioteknologi di Indonesia?
Tidak ada satu pun tanaman bioteknologi yang telah berkembang di sini. Satu-satunya yang kini masuk dan menjadi sangat penting di sini adalah produk kapas. Saya tidak tahu di pulau mana tanaman itu tumbuh. Namanya BT Cotton, tanaman ini tahan terhadap hama dan serangga. Dalam penanamannya telah dilakukan kesepakatan antara pemilik dan petaninya. Hasil percobaan menunjukkan hasilnya meningkat dua kali lipat dalam produktivitasnya. Ini semuanya diperuntukkan bagi industri garment.
Bagaimana Anda melihat political will pemerintah Indonesia untuk menangani masalah lingkungan?
Saya pikir kesadaran penanganan masalah lingkungan di seluruh dunia semakin meningkat dari waktu ke waktu. Dan saya pikir, dengan kehadiran orang-orang baru pada pemerintahan baru, adalah orang-orang yang menaruh perhatian terhadap masalah lingkungan. Banyak orang-orang lama yang jarang sekali membicarakan masalah lingkungan. Karena mungkin mereka mempunyai ide-ide yang berbeda. Sekarang lingkungan adalah sesuatu yang setiap orang harus memperhatikan.
Di negara-negera berkembang ada banyak teknologi automobil sehingga polusi udara tidak semakin memburuk. Saya tahu di negara berkembang tidak mempunyai cukup dana untuk mengembangkan teknologi tinggi (high technology) untuk mengurangi polusi udara. Kalau negara ini mempunyai dana yang banyak mungkin dapat mengurangi masalah polusi udara dengan menerapkan teknologi automobil. Yang terpenting adalah negara ini bisa menyadari untuk memiliki keadaan perekonomian yang baik sehingga bisa membuat kondisi lingkungan menjadi semakin baik. Kalau tidak memiliki banyak dana, maka Anda tidak dapat menciptakan lingkungan yang baik mulai dari air, udara, dan sampah.
Jadi untuk menyelesaikan masalah lingkungan harus memiliki uang?
Ya tentu saja. Tetapi juga diperlukan keberanian dan hati orang-orang untuk memiliki pengertian yang besar tentang standardisasi hidup yang tinggi. California menjadi pemimpin bagi negara lain dalam mengatasi polusi udara dengan menggunakan bahan bakar yang tidak menyebabkan polusi. Selain itu diperlukan aturan hukum yang baik untuk mengatur masalah ini, dan hanya memperbolehkan memakai bahan bakar tersebut.
Anda sudah melihat Jakarta bukan? Bagaimana cara untuk menyelesaikan masalah polusi udara di Jakarta ini?
Di Amerika sendiri masalah seperti ini tidak terselesaikan secara sempurna. Namun, saya membaca ada 9 kota di Cina yang memiliki masalah polusi udara terbesar, dan lainnya di India. Masalah polusi udara di Jakarta sepertinya tidaklah separah Cina. Di Cina itu udaranya sudah dipenuhi dengan asap hitam tebal yang menyebabkan mata menjadi perih sampai kita mengeluarkan air mata, bahkan sampai tidak dapat melihat. Penanggulangannya sepertinya sudah terlambat dan saya percaya masyarakatnya sudah kalang kabut. Untuk memperbaikinya, mereka harus mengubah perkembangan populasi penduduk dan politik. Harus memberdayakan pendidikan politik agar masyarakat dapat mengerti masalah yang sedang dihadapi.
Bagaimana Anda melihat masalah yang sedang dihadapi Indonesia, khususnya bagi beberapa perusahaan besar yang menyebabkan dampak negatif bagi lingkungan seperti Indo Rayon dan Freeport? Apakah perusahaan ini harus ditutup?
Perusahaan yang mana? Apakah mereka tidak memiliki sistem pengolahan limbah yang benar sehingga pencemaran lingkungan dapat dihindari? Ya mungkin masalahnya di sana, mereka tidak memiliki sistem pengolahan limbah yang benar seperti yang ada di Amerika, Canada, dan Swedia. Mereka semua itu sekarang memiliki sistem pengolahan limbah yang baik sehingga tidak mencemari lingkungan. Perusahaan yang mencemari lingkungan seperti yang disebut tadi harus memperbaiki sistem pengolahan limbahnya. Dan itu membutuhkan banyak uang karena mereka harus menerapkan teknologi tinggi seperti secondary treatment, treasury treatment.
Itu semua dapat dilakukan kalau kita memiliki dana. Saya tidak tahu situasi yang sebenarnya di sana. Tetapi meski seberapa besarnya perusahaan itu, tetap saja mereka harus bisa mengatasi masalah lingkungan. Pabrik kertas seperti Indo Rayon biasanya menimbulkan polusi udara dan juga bau yang tidak sedap. Mereka harus menanggulangi bau tersebut, karena tidak baik bagi kesehatan. Kadang-kadang perusahaan seperti ini cukup penting bagi kehidupan, karena kertas selalu digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus mempelajari bagaimana perusahaan itu sebenarnya agar jangan sampai merusak lingkungan. Benar bahwa di negara berkembang peraturan belum begitu baik, dan kita memerlukan yang lebih baik. Patut diketahui, kadang-kadang perbaikan lingkungan dapat mempengaruhi perbaikan ekonomi. Walaupun dibutuhkan banyak uang untuk perbaikan lingkungan itu. Wah, saya sekarang sepertinya menjadi politikus (sambil tertawa).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: