MENYINGKAP KEBOHONGAN SEJARAH ISLAM August 15, 2008 by adm 2i2h.multiply.com

Agenda Islam: Perang Peradaban August 15, 2008

Filed under: Uncategorized — adm2i2h @ 11:45 pm

AGENDA ISLAM

PERANG ANTAR PERADABAN

oleh Professor Moshe Sharon

Islam Fundamentalis tidak eksis
“Fundamentalisme” adalah sebuah kata yg datang dari jantung agama Kristen. Ini berarti: kepercayaan sesuai apa yg tertulis dlm Injil. Kristen Fundamentalis, mengikuti Injil, namun demikian tidak berarti membunuhi orang lain. Tapi dalam Islam, tidak ada yg namanya Islam fundamentalis. Yang ada hanya Islam. Titik. Pertanyaannya: bgm Quran ditafsirkan.
“Semua Yahudi akan dibunuh. Mereka semua akan lari dan bersembunyi dibelakang pohon-pohon dan batu-batuan dan pada hari itu Allah akan memberi mulut kpd batu-batuan dan pohon-pohon dan mereka akan mengatakan, “Wahai Muslim, kesinilah, ada Yahudi dibelakang saya, bunuh dia.”
Tanpa ini, hari kiamat tidak kunjung datang. Ini ajaran fundamental Islam.

Tiba-tiba kita melihat bahwa para politisi Barat menjadi penafsir Islam terhebat. Mereka merasa lebih tahu dari para pengkotbah di mesjid yg menyampaikan kotbah kebencian terhdp apapun yg berbau Kristen ataupun Yahudi. Para politisi Barat ini merasa ada Islam yg baik dan Islam yg buruk. Mereka merasa paling tahu bgmn membedakan keduanya, kecuali bahwa tidak seorangpun dari mereka tahu bahasa Arab.

Bahasa Islam
Kita di Barat berbicara ttg Islam menggunakan bahasa dan terminologi kita sendiri. Kita berbicara ttg Islam sehubungan dgn demokrasi dan fundamentalisme, parlementarisme dsb, yg kami ambil dari kamus bahasa kita sendiri. Padahal kita tidak dapat menggunakan bahasa kita utk budaya atau peradaban orang lain. Bagi Islam, kau harus menggunakan bahasa Islam.

Prinsip-prinsip Motivasi Islam
Kita semua tahu bahwa prinsip Islam adalah: satu Tuhan. Tapi tidak cukup utk mengatakan hanya ada satu tuhan. Seorang Muslim juga harus mengakui bahwa Muhamad adalah nabinya. Tanpa keduanya ini, bukan Muslim namanya.

Tapi selain itu, Islam adalah sebuah peradaban. Sebuah agama yg paling utama memberikan sistim hukum unik yg mencakup seluruh individu, masyarakat dan bangsa dgn segala aturan bertindak. Ini sangat berbeda dgn ajaran Injil.

Injil
Saya ingin jelaskan perbedaannya. Saya hanya berbicara sbg pakar agama, bukan sbg seseorang penganut agama. Injil adalah penciptaan roh sebuah bangsa selama waktu yang sangat panjang. Tapi satu hal ttg Injil: Injil bertujuan kpd Keselamatan.

Yudaisme bertujuan kpd keselamatan bangsa – bukan hanya bangsa yg ingin memiliki negara, tetapi juga sebuah bangsa yg menyembah Tuhan. Itulah prinsip Injil Yahudi, atau Perjanjian Lama. Perjanjian Baru membawa Perjanjian Lama (Injil Yahudi) maju selangkah menuju keselamatan pribadi.

Jadi ada dua macam keselamatan, yang, dari waktu ke waktu, saling bertemu. Namun kata kunci disini adalah Keselamatan. Keselamatan Pribadi berarti bahwa setiap individu dijaga oleh Tuhan sendiri yg membawa orang itu, lewat firmanNya, kpd keselamatan. Inilah maksud Injil. Semua peraturan dlm Injil, bahkan sampai yg ke hal yg paling mendetilpun, hanyalah dimaksudkan bagi pencapaian keselamatan ini.

Kedua, hal yang sangat penting dari Injil: gagasan bahwa manusia diciptakan dlm ‘image’ Tuhan. Jadi, kau tidak hanya seenaknya bisa menghancurkan ‘image’ Tuhan. Memang banyak orang mengacaukan aturan Injil. Sejarah juga menyaksikan banyak pembunuhan masal atas nama Yesus. Tetapi sbg agama, baik Yudaisme dan Kristen pada dasarnya hanya berbicara ttg menghormati ‘image’ Tuhan guna mendapatkan keselamatan. Ini kedua dasar fundamental.

Esensi Islam
Islam lahir dgn ide bahwa Islam HARUS menguasai dunia. Jadi bedanya: Dlm Yudaisme tujuannya adalah keselamatan bangsa, yaitu Israel akan memiliki tanah/negerinya tersendiri, diperintah oleh rajanya sendiri dan melayani Tuhan. Kristen bertujuan agar setiap orang – setiap pribadi/person didunia ini bisa diselamatkan dari dosanya, sementara ISLAM bertujuan utk menaklukkan dunia.

Saya bisa mengutip dlm bahasa Arab, tapi percuma kalau anda tidak mengerti, maka saya mengutip dlm bahasa Inggris, “Allah mengirim Mohamad dgn agama yg benar shngg (agama ini) menguasai semua agama lain.” Maksudnya adalah, bukan bahwa seluruh dunia sekarang juga harus menjadi Muslim, tetapi bahwa seluruh dunia harus ditundukkan atau ditaklukkan dibawah kekuasaan Islam.

Saat Islam dibentuk thn 634 AD, dlm 7 tahun – 640 – jantung kekuasaan telah dibentuk. Aturannya diambil dari Quran dan tradisi yg dianggap datang dari nabi Mohamad, diterjemahkan dalam satu sistim hukum. Yahudi dan Kristen dapat hidup dibawah Islam ASALKAN mereka membayar PAJAK JIZYAH dan menerima superioritas Islam. Tentu, mereka harus dihina. Dan bahkan sampai detik ini, Yahudi dan Kristen yg hidup dibawah Islam memang dihina terus.

Mohamad Menyatakan bahwa semua Nabi dlm Injil adalah Muslim
Mohamad menerima eksistensi nabi-nabi Injil yg datang sebelumnya. Tapi ia juga mengatakan bahwa semua nabi ini Muslim. Abraham = Muslim. Malah, Adam adalah Muslim pertama. Isaak dan Jakob dan Daud dan Solomon dan Musa dan Yesus, SEMUANYA Muslim, dan semuanya memiliki tulisan yg mirip dgn Quran. Oleh karena itu, sejarah adalah Islami karena semua pahlawannya Muslim. Bahkan, menurut Muslim, semua nabi membawa pengungkapan sendiri-sendiri. Musa membawa Taurat, Yesus bawa Perjanjian Baru.

Injil vs Quran
Nah, kalau begitu, mengapa Injil tidak sama dgn Quran? Itu, kata Muhamad, karena Yahudi dan Kristen memalsukan Kitab mereka. Kalau tidak, mereka pasti akan mirip sekali. Tapi karena Kristen dan Yahudi masih memiliki sejumlah kebenaran, maka utk semantara ini Islam mengaku bahwa mereka tidak bisa seluruhnya dihancurkan oleh perang. (Ingat: utk sementara ini!).

Tapi aturannya sudah jelas – Yahudi dan Kristen tidak memiliki hak apapun atas eksistensi independen mereka. Mereka boleh hidup dibawah kekuasaan Islam selama mereka mematuhi aturan Islam bagi mereka.

kekuasaan Islam dan Jihad
Apa yg terjadi kalau Yahudi dan Kristen tidak mau hidup dibawah kekuasaan Islam? Maka Islam harus memerangi mereka dan perang ini disebut Jihad. Jihad berarti perang melawan mereka yg tidak mau menerima Islam sbg kekuasaan superior. Itulah jihad. Jadi mereka bisa saja Yahudi, Kristen, polytheis dsb. Tapi karena pada saat itu tidak ada lagi polytheis yg tersisa di Timur Tengah, paling tidak perang mereka adalah melawan Yahudi dan Kristen.

Bin Laden menyerukan jihad vs Amerika sbg pemimpin dunia Kristen, bukan karena AS adalah pendukung Israel, tetapi karena AS mengotori Saudi dgn kaki-kaki najis mereka. Orang AS menginjakkan kaki di Saudi, dimana tidak satupun Kristen diijinkan. Dlm pamflet Bin Laden ini, tidak ada satupun pernyataan ttg Israel. Hanya bahwa AS mengotori tempat asal nabi.

DUA WAWASAN
Quran membagi dunia kedlm dua wawasan – Darul Islam (Wawasan Islam) dan Darul Harb (Wawasan Perang, wilayah kafir). Darul Harb ini yg pada akhirnya harus dikuasai. Mengapa? Karena Allah sendiri yg mengatakannya dlm Quran. Ingat; Allah mengirim Mohamad dgn agama yg benar agar pada akhirnya menguasai agama-agama lain. Ini bukan main-main. Jika Quran menyebut perang, maka peranglah yg harus terjadi.

Islam dan Wilayah
Islam menciptakan satu aturan penting dan paling fundamental ttg Wilayah. Setiap wilayah yg berada dibawah kekuasaan Islam, tidak dapat di de-Islamisasi. Biarpun suatu saat, musuh [non-Moslem] merebut wilayah tsb, wilayah itu tetap utk selamanya dianggap milik Islam.

Itulah jika anda mendengar ttg konflik Arab-Israel, yg anda dengar – wilayah, teritori, wilayah. Memang ada aspek-aspek lain dari konflik itu, tetapi wilayah sangatlah penting. Peradaban Kristen tidak hanya dianggap sbg saingan agama, tetapi sbg bendungan menghentikan Islam dari mencapai tujuan akhirnya.

Islam diciptakan utk menjadi tentara Tuhan, tentaranya Allah. Setiap Muslim adalah tentara. Setiap individu Muslim yg mati dlm menyebarkan islam adalah shahid (martyr) tidak peduli bgm ia mati, karena – dan ini sangat penting – ini perang abadi antara kedua peradaban. Ini bukan perang yg akan berhenti. Perang itu ada karena diciptakan oleh Allah. Islam harus menjadi penguasa. Ini perang yg tidak ada akhirnya.

Islam dan Perang
Damai dlm Islam HANYA eksis dlm dunia Islami; damai hanya tercapai antara sesama Muslim.

Bagi non-Moslem hanya ada satu solusi – gencatan senjata sampai Moslem bisa mendapatkan lebih banyak kekuasaan. Ini perang sampai hari kiamat. Damai hanya datang jika Islam menang. Kedua peradaban hanya bisa mendapatkan periode-periode gencatan senjata. Gencatan senjata dlm islam memiliki preseden penting yg kebetulan disebut Yasser Arafat di Johannesburg setelah menandatangani Perjanjian Oslo dgn Israel.

Saya ingin mengingatkan anda bahwa dokumen ini berbicara ttg PERDAMAIAN. Beberapa minggu setelah Perjanjian Oslo ditandatangani, Arafat pergi ke Johannesburg, dan di sebuah mesjid ia membuat pidato dimana ia MEMINTA MAAF, “Apakah anda merasa saya menandatangani dgn Yahudi sesuatu yg menentang aturan Islam?” (Saya memiliki rekaman pidato Arafat ini.) DIlanjutkannya, “Bukan. SAYA MELAKUKAN SESUATU YG PERSIS DILAKUKAN NABI MUHAMAD.”

Appaun yg dilakukan nabi menjadi preseden. Arafat mengatakan, “Ingatkah anda cerita Hudaybiya.” Nabi membuat perjanjian dgn Bani Quraish selama 10 tahun. Tapi lalu ia melatih 10.000 tentara dan dalam 2 tahun berbaris menuju kota Quraish, Mekah. Jadi, dlm yurisdiksi Islam, kau hanya diijinkan berdamai selama maximum 10 tahun. Kedua, begitu kau mampu, kau harus memulihkan jihad [baca: membatalkan perjanjian “damai”].

Kita di Israel, memerlukan 50 tahun utk mengerti bahwa damai abadi tidak akan pernah tercapai dgn Muslim. Dunia barat memerlukan paling tidak 50 tahun lagi utk mengerti bahwa mereka berada dalam perang dgn Islam yg alot dan tidak akan berubah. Jadi kita harus mengerti: kalau kita bicara ttg damai dan perang, kita tidak berbicara dgn terminologi Belgia, Perancis, Inggris, atau Jerman. Kita berbicara ttg Perang dlm terminologi Islam.

Genjatan Senjata sbg TAKTIK
Apa yg membuat Islam menerima gencatan senjata? Hanya satu hal – saat musuh terlalu kuat. Ini pilihan taktis. Dan camkan bahwa pada detik Muslim radikal memiliki senjata atom, kimia atau biologis, mereka akan menggunakannya. Saya sama sekali tidak meragukannya.

DIMANAPUN ADA ISLAM, DISITU ADA PERANG
Alasan mengapa kita berperang di Yugoslavia dan tempat-tempat lain adalah karena Islam berhasil memasuki negara-negara itu. Dimanapun ada Islam, disitu ada perang. Ini memang hasil sikap peradaban Islam. Apa salah orang-orang di Filipina, India, Bali, Poso dsb sampai harus diancam, dibom, diculik, digorok? Apa yg terjadi antara Pakistan dan India?

INFILTRASI ISLAM
Ingat pula bahwa Islam tidak hanya melakukan perang terbuka, tetapi juga perang lewat infiltrasi. Salah satu hal yg tidak diperhatikan dunia barat adalah pertumbuhan Islam. Apa yg terjadi di Amerika dan 9/11 bukan sesuatu yg datang dari luar. Dan jika AS tidak sadar juga, suatu hari orang AS akan menemukan diri menghadapi perang kimia atau paling mungkin, perang atom, di DALAM AS.

HARI KIAMAT
Dlm Yudaisme dan Kristen, kita tahu persis visi hari kiamat. Dlm Yudaisme, spt disebut dlm Yesaya – damai antar bangsa, tidak hanya satu bangsa, tetapi antara SEMUA bangsa. Manusia tidak lagi perlu senjata dan alam akan berubah – akhir yg indah dan kerajaan Tuhan di bumi.

Kristen sendiri mengatakan dlm ‘Revelation’ bahwa pada hari Kiamat, Setan akan dihancurkan. Tidak ada lagi kekuatan setan. Itulah visinya.

Islam melihat hari kiamat: dunia menjadi Muslim total, dibawah kekuasaan Islam. Kemenangan yg total dan final.

Kristen tidak lagi eksis, karena Muslim yg di neraka akan diganti oleh Kristen. Yahudi tidak lagi eksis, karena sebelum hari Kiamat, Yahudi akan dihancurkan semuanya. Saya mengutip dari jantung tradisi Islam, dari buku-buku wajib anak-anak Muslim:

Adakah kemungkinan mengakhiri Perang ini?
Ini adalah pertanyaan kami di Israel, apa yg akan terjadi dgn negara kami? Kapan perang ini berkesudahan?

Jawabnya: “Tidak.” Satu-satunya hal yg dapat kami lakukan adalah mencapai situasi dimana selama beberapa tahun kami mengalami masa sepi. Tapi bagi Islam, pendirian negara Israel adalah kemunduran bagi sejarah Islam. Pertama, wilayah Islam direbut dari Islam oleh YAHUDI.<!–[if !supportLineBreakNewLine]–> <!–[endif]–>

Kau tahu bahwa Islam tidak pernah akan menerimanya. Bahkan tidak se-incipun! Jadi, siapapun yg berpikir bahwa Tel Aviv aman, membuat kesalahan besar. Wilayah, yg dulu pernah didominasi Islam, kini menjadi non-Moslem. Non-Moslem yg independen dari kekuasaan Islam; Yahudi menciptakan negara independen mereka sendiri. Ini anathema!
Yang paling parah, Israel (negara non-Moslem), menguasai Muslim! Ini tidak masuk akal sama sekali oleh Muslim. Oleh karena itulah Muslim sedunia histeris!

* Professor Moshe Sharon mengajar Sejarah Islam di the Hebrew University, Jerusalem. Artikel ini muncul di situs Betar UK December 24, 2003.

 

 

1 Comment

  1. hamba Allah said,

    kalian mentafsirkan islam dengan pengetahuan sendiri,. jelas itu kebodohan kalian.saya tidaakan bicara panjanglebar.tapi kalo kalian memang benar/merasa benar tentang isalm,utarakan didepan ulama ulama kami (muslim) dan kalian sampaikan dihadapan kaum muslimin.jangan hanya di internet dan golongan kalian.mentafsirkan AL Quran seenak nya,.ulama ulama islam terdahulupun mentafsirkan AL Quran belajar sangat lama,.harus dan wajib bagi yg ingin menafsirkan AL Quran menguasai 14 cabang ilmu terlebih dahulu.sekarang berapa ilmu yg sudah anda kuasai./?? apa anda tau ilmu asbabunnuzul,tau ilmu nasikh wal mansukh.? kalian mentafsirkan AL Quran hanya melihat terjemahan nya saja,.?? sungguh kebodohan yg nyata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: