PRIBUMI INDONESIA YG MASIH SIBUK DGN SURGAWI INGAT NENEK MOYANG KITA ITU ADALAH TELANJANG DAN TDK MENGENAL JESUS ATAU MUHAMMAD.APAKAH KALIAN LEBIH SUCI DARIPADA NENEK MOYANG MU? ingat makan itu dan keluarga mu lah surgamu dan neraka mu adalah kemalasan mu .jgn kau pikirkan yg lain tapi Keluarga mu.

Gemar Menghina, Tetapi Tak Mau Dihina

June 15th, 2008 · 15 Comments

Apa yang saya tulis ini adalah “muraja’ah” atau oto-kritik bagi umat Islam, atau tepatnya bagi sebagian kalangan Islam yang watak-wataknya akan saya sebutkan nanti.

Selama ini, ada sebagian kalangan Islam yang marah besar jika agama mereka “dihina” atau diejek. Kalau ada umat agama lain yang mengkritik sebagian ajaran atau pandangan yang berkembang dalam agama Islam, maka yang bersangkutan bisa terkena tuduhan “menghina agama Islam”.

Tetapi, lihatlah apa yang diperbuat oleh umat Islam terhadap umat agama lain. Mereka dengan seeanknya melakukan penghinaan, ejekan, kritikan, dan serangan pada doktrin dan ajaran agama lain, terutama Kristen.

Kalau anda pernah melakukan salat Jum’at di sejumlah masjid di Jakarta, maka usai salat anda akan berjumpa dengan “pasar tiban” di depan masjid. Para pedagang kaki lima berdesak-desak di depan masjid, antara lain menjajakan buku-buku, pamflet, dan VCD/DVD yang isinya adalah serangan atas doktrin Kristen.

Misalnya, rekaman ceramah Irena Handono, seorang perempuan yang konon mantan biarawati yang kemudian masuk Islam, dijual secara bebas di “pasar-tiban” pada hari Jumat itu. Setelah masuk Islam, Irena Handono berkeliling dari satu majlis taklim satu ke yang lain, dan berceramah yang isinya menyerang doktrin agama Kristen.

Jika umat Islam disuguhi dan disuapi setiap saat dengan ceramah-ceramah “kebencian” semacam itu, maka tak mustahil akan muncul sikap curiga dan benci terhadap umat agama lain.

Pertanyaan saya adalah: jika ada pengkhotbah dan pendeta Kristen yang melakukan hal serupa seperti dilakukan oleh Iren Handono, berceramah keliling menyerang doktrin agama Islam, membongkar kesalahan ajaran Islam dalam kaca-mata Kristen, apakah umat Islam bisa menerima hal itu? Apakah pengkhotbah itu tidak akan “dikeroyok” oleh massa Islam, dituduh menghina agama Islam?

Hidup dalam masyarakat sudah selayaknya mengikuti etika “bebrayan” yang intinya adalah saling hormat-menghormati. Anda boleh tak setuju dengan agama, sekte, paham, atau aliran tertentu. Tetapi anda tak berhak mengejek, menyerang, apalagi minta pemerintah membubarkan keyakinan itu.

Tampaknya umat Islam, atau tapatnya sebagian kalangan Islam, suka sekali menghina agama lain, tetapi marah besar saat agama mereka dihina.

Apakah tindakan semacam ini sesuai dengan adab, tata-krama, etika, dan akhlaq yang diajarkan oleh Islam?

Tags: Komentar

15 responses so far ↓

  • 1 Alfend Elias // Jun 16, 2008 at 8:50 pm

    Salam Saudara Ulil.

    Dari semua tulisan saudara Ulil, bagi saya sangat menarik . Ide penulisannya-pun disampaikan dengan lugas dan disisipi pesan moral yang baik.

    Saudara Ulil, biarkan saya memberi sedikit ulasan tentang sejarah Gereja.

    Gereja itu sendiri yang mempunyai arti ” Tubuh Kristus, Persekutuan dengan Kristus ” ( 1 Korintus 12:12, Efesus 4:15, Kolose 1 :18). Dan dilihat dari sejarah perkembanganya,gereja bisa mencapai beberapa aliran dari awal gereja mainstream.

    Dan dari beberapa aliran-aliran gereja yang muncul tersebut, dianggap kelompok Kristen arus utama sudah keluar dari inti ajaran Kristen yang sejati.

    Hal tersebut dilihat, ditelaah dari:
    – Pokok-pokok ajarannya yang jelas berbeda.
    – Adanya kitab tambahan selain Alkitab.
    – Pengakuan imannya.

    Dari beberapa aliran-aliran Gereja itupun sampai saat ini ada, eksis dan mempunyai izin resmi ibadah di Tanah Air Indonesia.

    Contohnya adalah:
    1. Gereja Yesus Kristus dari orang-orang Suci Zaman Akhir ,dikenal dengan Gereja Mormon.

    2. Kelompok agama yang terlihat Kristen, seperti Perkumpulan Siswa-Siswi Alkitab, kelompok ini dikenal dengan Saksi Jehova.

    Saya mencoba mengkaitkan tulisan saudara Ulil yang berjudul Bahaya SKB Ahmadiyah.
    Dipoint pertama isi SKB tersebut :
    “Memberi peringatan dan memerintahkan untuk semua warga negara untuk tidak menceritakan, menafsirkan suatu agama di Indonesia yang menyimpang sesuai UU No 1 PNPS 2005 tentang pencegahan penodaan agama.”

    Sampai saat ini, belum pernah saya mendengar atau temui adanya teror, kekerasan terhadap golongan “kristen” dari kelompok2 Kristen yang mainstream di Indonesia.

    Yang perlu kita kuatirkan adalah:

    ” Kejadian dimana kelompok mayoritas melakukan intimidasi, teror atau bentuk kekerasan fisik / mental, terhadap Kelompok Minoritas, dengan dasar penodaan Agama kelompok Mayoritas ”

    Bila begitu maka Indonesia tidak akan pernah tidur nyenyak dan mimpi Indah.

    Salam Kasih , dari tanah Japan.

    Alfend Elias.

  • 2 Aliakbar // Jun 19, 2008 at 11:50 pm

    Sepakat Mas Ulil…..!! Umat Islam sekarang ini sedang menggali kuburannya sendiri kalau terus menghina dan menutup diri terhadap luasnya sudut pandang kebenaran…Yang ada Nanti hanya Institusi agamanya saja ….sedangkan nilai nilai islamnya terkikis habis…lalu umat islam dari golongan yang hanya dapat menghina ini bagai buih yang banyak dilaut tapi ga ada gunanya….Saya sering melihat tulisan tulisan cerdas mas ulil…salut untuk pemikirannya dan keresahannya terhadap situasi ini..

  • 3 Kurt // Jun 20, 2008 at 7:49 pm

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    Salam kenal kang Ulil, pencerahan yang jelas dan gamblang dan apa adanya seperti tulisan njenengan memang menjadi komoditi siapa saja. Tapi jangan heran, bagi kalangan Islam yang membela label, tulisan model sampean pasti dicap “ah itu JIL!”

    Rupanya mereka membalik istilah ungkapan Imam Ali kw. : “Lihatlah apa yang dibicarakan jangan lihat orangnya” mereka ubah menjadi sebaliknya.

  • 4 Ariel B S // Jun 20, 2008 at 10:12 pm

    Salut sama mas Ulil…Kalau saya melihat permasalahannya ada d kualitas dari orang2 muslim sendiri. Saya tidak tau klo diluar, tp d Indonesia sering saya melihat ustd2 yg berkhotbah menjelek-jelekan umat non-muslim keras2 hingga terdengar keluar masjid. Dan lbh parahnya lg byk umat muslim yg mendengarnya menyakininya 100%.

    Andai saja ustd2 di Indonesia mempunyai pemikiran spt mas Ulil.

  • 5 Deva sosialista // Jun 23, 2008 at 1:17 pm

    Assalamu’alaikum wr. wb.
    salam kerakyatan
    buat bang ulil salut atas artikel-artikel pancerahan islam bahwa islam itu sebenarnya rohmatan lil alamin; kalau tdk salah saya kutip dari syeh siti jenar hammayu bannyuning bawana
    ajaran islam turun ke bumi untuk keselamtan di bumi bukan untuk jadi perusak, penghancur,penindas tapi memberikan rasa keadilan,kemanusiaan.

  • 6 Andri // Jun 24, 2008 at 5:42 pm

    terus mas, gimana dengan orang-orang seperti Ayaan Hirsi Ali? saya kadang ketar-ketir soal agama ini. disisi lain kita harus berhadapan dengan ektrimist islam, dan disisi lain kita juga dihadapkan pada ekstrimist sekuler yang argumen-2nya tak tanggung-tanggung cukup menusuk seperti Hirsi Ali itu. orang2 seperti Hirsi Ali sudah tidak bisa percaya lagi dengan istilah reformasi islam atau liberal islam. dan dia juga meragukan peranan kaum liberal dalam membendung arus fundamentalisme. bisa diulas mas tentang fenomena Ayaan Hirsi Ali? (sekarang dia di Amrik kan?) atau mas kasih sedikit ulasan tentang bukunya “Infidel”

  • 7 extravaganza // Jun 25, 2008 at 12:09 am

    istilah neng boso jowone iku pinter ning keblinger…. koyone iku cocok banget buat sampeyan mas… istighfarlah selagi anda bisa… orang-orang terkesima dengan tulisan-tulisan anda, tetapi tidak buat saya..jangan munafik lah mas.. saya pernah mengikuti seminar yang sampeyan isi… satu hal yang saya catat… anda pernah membaca sebuah hadits yang menyatakan bahwa yang membedakan muslim dengan kafir itu “sholat” kan? artinya yang nggak sholat = kafir kan?
    saat itu seminar telah melewati waktu dhuhur… dan Anda tidak sholat…. itu yang saya catat… semoga yang lain tahu ini apakah sebenarnya anda itu muslim atau bukan…

  • 8 sontoloyo // Jun 26, 2008 at 2:06 am

    sontoloyo tenan sampeyan lil…. koe kok saiki dadi ra nggenah ngono kui kepriye? aku iki adhine mbahmu… koe nek pinter yo dinggo mulyaake agomo. ojo malah ngece ngono kui… wah jan kelakuakmu kui wes dudu wong islam maneh… komentarku iki ditampilke nek koe ki cen nganggep awakmu bener…BANGSAT, BAJINGAN ASU koe

  • 9 Ulil Abshar-Abdalla // Jun 27, 2008 at 8:50 pm

    Bung Andri,
    Meskipun ada banyak hal yang bisa saya pelajari dari orang-orang seperti Ayaan Hirshi Ali, saya tak setuju bahkan menentang posisi yang dia ambil saat ini. Kalau seseorang menyatakan diri keluar dari Islam karena kecewa atas agama itu, tentu dia akan kehilangan kredibilitas untuk ikut melakukan “reformasi” dalam agama tersebut.

    Kalau Hirshi Ali ingin memperbaiki kerusakan-kerusakan dalam umat Islam, ya dia sebaiknya, sekali lagi sebaiknya (bukan seharusnya), dia berada dalam tubuh umat itu. Begitu dia keluar dari Islam, maka orang-orang akan sinis pada dia saat dia ingin melakukan perbaikan atas Islam dan umat Islam.

    Saya lebih menaruh hormat pada orang-orang yang terus berjuang dalam tubuh umat Islam dan melakukan kritik atas Islam dari dalam seperti Prof. Abdullahi Annaim, Prof. Khaled Abou El Fadl, Prof. Abdul Aziz Sachedina dll, meskipun mereka “dikafir-kafirkan” oleh umat Islam sendiri.

    Tambahan pula, Ayaan Hirshi Ali bukanlah seorang ahli Islam yang belajar dengan baik mengenai agama itu. Tetapi, itu bukan poin utama. Kalau saja dia tetap berada dalam Islam, dan menceritakan pengalaman buruk yang ia hadapi sebagai umat Islam, tentu banyak orang yang menaruh simpati pada dia. Orang seperti Irshad Manji, menurut saya, jauh lebih baik ketimbang Hirshi Ali. Tidak seperti yang terakhir ini, Manji tidak kehilangan iman dan kepercayaan pada Islam. Dia tetap berada dalam Islam, dan mencoba menggali dan menguakkan nilai-nilai terbaik dalam Islam untuk ditunjukkan kepada umat Islam sendiri dan dunia luar yang selama ini memiliki citra buruk mengenai Islam.

    Ala kulli hal, terima kasih atas komentar anda.

    Ulil

  • 10 M. Aziz // Jun 30, 2008 at 12:53 pm

    Mas Ulil, sikap mau menangnya sendiri itu kan selaras dengan demokrasi dan liberalisme. Coba kita tanya pada jagoan demokrasi = amerika.
    apa yg mereka pertontonkan kepada dunia? mau menang sendiri, maunya ngritik orang lain, maunya nyerbu negara lain, tanpa mau dikritik, semau gue, demokratis, dan liberal.
    Wis, cocok to?
    Ala kulli hal, para kuli memang selalu mbebek pada tuannya..

  • 11 nizar // Jul 4, 2008 at 10:48 pm

    mas ulil tau forum (religion&spirituality) di yahoo groups tidak? saya kira apa yang mas ulil katakan akan mendapat banyak tantangan disana? karena mayoritas yang mengikuti forum itu adalah non muslim yang begitu membenci umat islam. ikuti aja forum itu, dan apa yang diseut toleransi antar agama cuma ada dipikiran mas ulil aja. saya termasuk moderat, nenek saya dan banyak saudara saya ahmadiyah, yang lain NU dan macam2. jadi perbedaan dan toleransi saya tau. tapi penghinaan adalah hal lain.

    thanks

  • 12 OPO JARE // Jul 16, 2008 at 6:31 am

    SALAM KENAl,

  • 13 OPO JARE // Jul 16, 2008 at 6:44 am

    SALAM KENAl,
    Ulil,gue mau nanya :
    1. menurut ente di dunia ini ada ngga sih kebenaran dan kesalahan? jika ada benar itu bagaimana n salah itu bagaimana?
    2. Hukum itu perlu ngga sih?
    3. Menurut ente sebaiknya Al Quran menyesuaikan dengan zaman atau zaman menyesuaikan dengan Al Quran?
    4. Saya pernah membaca pernyataan ente bahwa semua penganut agama bisa masuk sorga dengan catatan……….. , nah yang gue tanyakan kenepa adanya agama islam n kenapa ente memilih islam?
    5. Sebenernya agama itu perlu ngga sih n orientasi agama itu apa atau siapa atau bagaimana?

    wis disik yho..
    Tolong jawab.

  • 14 abdul // Jul 16, 2008 at 8:10 pm

    Dear Ulil,
    Gue mau nanya :
    1. Di dunia ini ada ga sih konsep kebenaran dan kesalahan? Jika ada, yang benar itu yang bagaimana dan yang salah itu yang bagaimana?
    2. Apa batasan kebenaran dan kesalahan itu?
    3. Benar dan salah itu dianggap berdasarkan apa, acuanya apa/mana? yang menbuat acuan itu siapa/apa?
    4. Agama itu perlu ngga sih?
    5. Agama itu berorientasi pada apa,siapa atau bagaimana?
    6. Dalam menjalani hidup yang kompleks ini sebaiknya kita “menyesuaikan zaman dengan Al Quran” atau “Al Quran yang menyesuaikan dengan zaman”?
    7. Saya pernah membaca pernyataan anda bahwa semua penganut agama bisa masuk sorga dengan catatan………………, Nah, yang saya tanyakan kenapa adanya agama? lalu kenapa anda memilih islam?

    sekian,
    Tolong jawab. Terimakasih.

  • 15 abdul // Jul 18, 2008 at 12:16 am

    Dear Ulil,
    Sudah dua kali saya bertanya kok gak pernah di tanggapi malah di delete. Napa, ga bisa jawab? kalo gak bisa bilang gak bisa tapi pertanyaan saya jangan didelete. Okelah anggap aja saya belum bertanya.

    Sekarang tolong jawab pertanyaan saya:
    1. Tuhan itu ada ga sih?
    2. Agama itu perlu ga sih?
    3. Kenapa harus ada agama?
    4. Perlukah kita beragama?
    5. Apa yang terkandung dalam agama itu?
    6. Dari kapan agama itu ada dan sampai kapan agama itu akan tiada?
    7. Dalam kehidupan yang kompleks ini yang harus terjadi apakah “Al Quran (agama) harus menyesuaikan dengan zaman” atau “Zaman yang harus menyesuaikan dengan Al Quran (agama)” sehingga kehidupan yang “stabil” akan tercipta?
    8. Saya pernah membaca pernyataan anda bahwa semua penganut agam pasti masuk sorga dengan catatan beramal baik tidak melakukan keburukan atau (bla bla bla), kalo demikian berarti mengikuti agama lain dengan menyembah tuhan yang mereka yakini sah – sah sajakan,dengan catatan kita tetap beramal baik tidak melakukan perbuatan yang merugikan?
    9. Menyambung poin 8. Berarti kita tidak perlu (wajib)dong memilih agama? Tapi kenapa anda memilih islam?
    10. Berdasarkan judul di atas anda beranggapan bahwa islam lebih banyak menghina dari agama lain (kristen). Anda mengatakan demikian sumbernya dari mana? apakah anda melihat pula palestina yang disakiti israel habis-habisan? Denmark yang warga negaranya menghina Rosulillah? dan penghinaan lainya? Kalo anda merasa cerdas coba dong objektif terhadap hal itu jangan semta-mata anda sebagai kritikus islam selalu memojokan islam? Apa keuntungan anda?

    tolong jawab dan jangan di delete. kalo anda tidak menjawab saya anggap anda pengecut besar?

    Sekian. Terima ksih.
    (Anggota JIL yang merasa mampu menjawab dipersilahkan).

Pertanyaan Terselesaikan

Lihat lainnya »

Apakah kristen dan islam tidak melarang untuk menghina sesama?

knapa muslim dan nasrani terus berdebat di forum R&S? bisa ga sih kita damai?

  • 1 tahun lalu
Jönsè by Jönsè

Anggota sejak:
06 Agustus 2007
Total poin:
30318 (Level 7)

Jawaban Terbaik – Dipilih oleh Penanya

Semua agama mengajarkan perdamaian dan cinta terhadap segala ciptaan Nya.
Jika ada yang saling menghina, itu cuma merupakan ulah oknum saja.
Lihat teladan dari orang2 yang membawa agama tsb. Betapa toleranny mereka terhadap orang lain. Dan mereka tidak pernah merendahkan orang lain, karena setiap orang adalah sama dihadapan Nya..
  • 1 tahun lalu
Penilaian Penanya:
5 dari 5
Komentar Penanya:
yah, untuk yang paling nyambung…

lu harus bisa bedain dong, mana komentar, mana jawaban. di sini lu harus post jawaban, bukan komentar

Saat ini tidak ada komentar untuk pertanyaan ini.

Jawaban Lain (9)

Perlihatkan: Semua Jawaban Terlama hingga Terbaru Terbaru hingga Terlama Beri Nilai dari Tinggi ke Rendah

Yesus berkata “Kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.” apakah menghina agama lain itu termasuk ‘mengasihi sesama’?

gimana pendapat kalian?

saya tau kalian mau mempromosiin agama masing-masing… tapi jangan menghina agama lain. semua agama juga dari Tuhan. tapi pembuka yang kita percaya beda-beda. mulai sekarang kalo ada yang menghina agama lain akan saya report abuse, termasuk diri saya sendiri.

Komik Yang Menyesatkan

November 20, 2008

Oleh Pdt. David Silaban

Semalam saya terhentak menonton salah satu televisi swasta yang mendiskusikan tentang adanya blog http://lapotuak.wordpress.com yang memuat komik yang isinya telah menyakitkan saudara-saudara kita muslim. Saya berusaha mencarinya dan ternyata sudah di blokir oleh WordPress.

Saya marah apalagi pemiliknya memakai nama kental batak dan nama blognya hampir mirip dengan
blog ini. Sebagai pendeta dan melayani di gereja Batak, saya prihatin. Di negeri yang kita cintai ini kok orang masih suka menghina agama dan iman orang lain. Apa tujuannya? Mengadu domba masyarakat yang berbeda iman? Atau memang benar sakit jiwa?

Pokoknya saya tidak tahu dan tidak mau tahu apa alasannya. Saya juga tidak perduli latar belakang si penyebar komik penghinaan nabi junjungan saudara-saudara Muslim ini. Yang jelas polisi harus bisa menemukan dan menangkap pembuat blog itu untuk segera diseret ke
pengadilan. Orangnya harus dicari dan diminta mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Negeri kita sudah sangat terpuruk, krisis keuangan, masalah korupsi, pemerkosaan di bawah
umur, longsor di cianjur, gempa di Sulteng dan Gorontalo, masalah lumpur Lapindo yang sampai
sekarang belum tuntas, dan banyak lagi yang membuat kita prihatin, tapi kok tega-teganya ada
orang yang berani menghina saudara-saudara kita Muslim.

Saya mengundang kita semua terlebih juga pihak yang berwenang untuk itu, SUPAYA PELAKUNYA
DITANGKAP DAN DIUSUT TUNTAS SAMPAI KE AKAR-AKARNYA

 

Hanya orang-orang sakit jiwa, yang hatinya tanpa kasih dan sebaliknya penuh kebncian, yang bisa melakukan perbuatan sinting dan pengecut itu.

Salut buat pak pendeta yang secara lugas menunjukkan sikap yang benar sebagai manusia, warganegara Indonesia, dan selaku rohaniawan.

salam merdeka!

  • Robert Manurung Says:
    November 20, 2008 at 3:26 am
    Minta izin lae untuk merepost tulisan ini di blog aku.
  • terima kasih
    RM

  • sihomb Says:
    November 20, 2008 at 3:41 am
    mungkin salah satu trik untuk meningkatkan hit/ few …
    tapi menurutku, cara yng gak benar dan tak terpuji lah …
    tanpa berniat meyakiti hati orang lain, masih banyak cara koq …
  • http://rapmengkel.com

  • Harry Simbolon Says:
    November 20, 2008 at 3:45 am
    Kemaren saya masih sempat melihat blognya amang. dan menurutku blogger tersebut memang sudah lama membuat keonaran bagi para komunitas blogger. bukan hanya di lapotuak.wordpress tapi juga di kebohongandariislam.wordpress. dan hasil penyelidikanku kedua blogger itu hanya mengutip dari faithfreedom Indonesia (FFI). dan di forum counter FFI (answering FFI) juga ada kok komik itu. ditampilkan lebih fulgar lagi.
  • Enam bulan yang lalu para blogger batak juga sempat dihebohkan dengan nama “antibatakislam” yang sering menghiasi kolom komentar beberapa blogger. yang isi komentarnya banyak mengandung provokasi religi. Saya hanya kawatir kalau stigma masyarakat Indonesia terhadap batak akan semakin buruk. karena provokasinya melekat pada identitas batak itu sendiri.

    Semoga msyarakat semakin dewasa dalam menghadapi hal-hal seperti ini. dan tidak terpancing dengan provokasinya.

    Saya cinta kedamaian. peace…..

  • estonhasiant Says:
    November 20, 2008 at 4:43 am
    Kita setuju amang itu diusut tuntas sama kepolisian dan mudah2an saudara kita dari umat muslim tidak terprovokasi oleh komik tersebut yang sangat mengganggu bagi kehidupan beragama di negeri kita ini yang sudah kondusif.
  • michaelsiregar Says:
    November 20, 2008 at 4:46 am
    Amang… saya kirimkan comment saya melalui E-mail, tolong dibaca ya….
    Mauliate…
  • bonar Says:
    November 20, 2008 at 5:20 am
    salam damai aja deh…
    sudah pusing lah awak dengan issue dan provokasi macam ini…
    bahasa anak muda saonari..: CAPEE DEEHH….!!
  • horas amang, saya mendukung statement amang pendeta…

    salam,

    bonar
    http://sihotang407.wordpress.com

  • Singal Says:
    November 20, 2008 at 5:46 am
    Saya juga mendukung statement amang pendeta. Damai selalu dihati kita, damai selalu antar sesama, damailah selalu di bumi.
  • erander Says:
    November 20, 2008 at 9:21 am
    Salam sejahtera ..
  • Saya juga turut prihatin pak .. makanya saya ga percaya kalo blogger yang ada di WordPress telah menyalahgunakan fasilitas yang ada untuk melakukan provokasi tersebut. Ada pihak² tertentu yang ingin memperkeruh suasana keakraban di WordPress. Jadi kita harus mendukung upaya pemerintah untuk mengusut tuntas kasus ini agar tidak terulang kembali.

    Salam perdamaian selalu. Semoga Allah memberikan petunjuk buat kita semua.

  • Andar Says:
    November 20, 2008 at 5:00 pm
    Harus ada langkah konkrit, tidak bisa hanya mengeluh atau “mandele”. Usul saya al:
    1. Minta kepada pimpinan gereja kita masing2 membuat surat pernyataan menolak perbuatan biadab tersebut. Kalau bisa dikirim ke beberapa media lokal atau nasional.
    2. Isu penghinaan nabi adalah isu yang sangat sensitif. Kita masih mengingat tindakan anarkisme yang terjadi di Pakistan dan Denmark ketika kartun nabi beredar. Karenanya, tetaplah kita menjaga kerukunan dan menjalin komunikasi dengan tetangga kita, sekaligus meyakinkan mereka bahwa kita menentang komik tsb.
    3. Bagi para blogger, kalau boleh juga membuat beberapa pernyataan sikap dan analisa yang positif menyikapi komik tersebut. Salut untuk pdt Silaban melalui artikel ini.
    4. Akhirnya, tentu tetap waspada dan berdoa.
  • RItool Says:
    November 20, 2008 at 5:18 pm
    Saya juga melihat masih banyak blog yang sengaja memancing perdebatan antar agama, hanya untuk menaikkan hits / rating.
    Terlalu !
  •  

    Re: Gus Dur Menghina Agama Islam !!!






    é-koQ? wrote:

    Logika Sederhana wrote:

    ini si þíLL? wrote:

    “é-koQ?” <oXo163@xxxxxxxxx> wrote in news:1150239711.333105.106850
    @f14g2000cwb.googlegroups.com :

    Manusia yang tulus dan mengikuti hati nurani, sering-sering menjadi
    bingung karena menghadapi banyak hal yang bertentangan.
    Orang fundamentalis fanatik ndak pernah bingung. Segala sesuatunya
    sudah
    jelas dan pasti.

    kalok secara logika (sederhana), nyang tidak binung jkarena sudah jelas dan pasti BUKAN berarti dia
    sudah pada jalan nyang benar

    binung atau tidak itu cuma sekedar suasana hati
    nyang sudah tidak ragu2 akan sesuatu itu sudah berhasil damai dengan dirinya
    sama sekali ndak berarti dia sudah menjalankan kebenaran

    conto : orang yang baru pertama kali ke rumah bordil bisa jadi ragu, hatinya kebay kebit deg-deg an,
    sebaleknya nyang sudah biasa dan punya pelacur langganan disono, akan melangkah dengan tegap dan
    pasti

    apa lalu maen sama pelacur itu pekerjaan nyang benar ?

    sakean (juga)
    wassalam,

    Kalok ndak salah, yesus pun pernah menunjukkan keraguan: “Allahku,
    Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”


     

    sirius nih pid , bukan dari bibel nyang sudah diobok2 ?

    Menurut tafsiran saya (jelas berbeda dengan ajaran Nabi Fisjono): para
    saksi murid mengalami kemanusiaan Yesus yang menderita bukan saja
    lahir, tapi juga bathin. Pada puncak penderitaan di kayu salib itu,
    para penulis injil memahami penderitaan manusia Yesus yang menanggung
    dosa manusia. Pemahaman itu ditunjukkan para penulis injil dengan
    kutipan dari kitab Mazmur yang diletakkan di bibir Yesus. Kutipan dari
    Mazmur yang berbunyi “Allahku, Allahku, dst … “. Penderitaan
    lahir-bathin itu adalah penderitaan total, komplit. Termasuk di
    dalamnya perasaan ditinggalkan oleh Allah. Sebab itulah arti dosa yang
    sesungguhnya, yaitu keterpisahan dari Allah. Yesus yang menanggung
    dosa manusia, mengalami keterpisahan itu untuk sesaat di kayu salib.

    Apakah ini berarti injil yang diobok-obok? Menurut sudut pandang den
    baguse, memang demikianlah.

    Menurut saya tidak. Untuk bisa diobok-obok, harus ada injil asli
    terlebih dahulu, yang kemudian bisa diobok-obok. Tetapi injil yang
    ditulis memang sudah sejak awal seperti itulah. Yesus sendiri TIDAK
    PERNAH mewariskan kitab injil. Selama masa hidup Yesus, tidak pernah
    ada kitab apapun yang diturunkan kepadanya. Selama masa hidup beliau
    tidak ada kitab apapun yang ditulis.

    Ini memang harus demikian. Sebab missi Yesus baru bisa dipahami sesudah
    kebangkitannya. Murid-murid pertama baru bisa memahami missi Yesus
    sesudah kebangkitannya, dan baru setelah pemahaman itulah kitab injil
    bisa mulai ditulis.

    Kalau kitab injil hanya berisi ajaran-ajaran yang keluar dari mulut
    Yesus, maka kitab injil bisa mulai ditulis ketika Yesus masih hidup.
    Kitab semacam itu hanya berisi catatan ajaran yang pernah disampaikan
    melalui mulut Yesus. Tapi karena inti sari kitab injil adalah pemahaman
    yang baru bisa ditangkap dengan adanya kebangkitan, maka penulisan
    kitab injil harus menunggu sesudah kebangkitan.

    Pemahaman para murid pertama itu sudah ada sebelum Paulus masuk
    kristen. Jadi tidak benar kalau dikatakan bahwa pemahaman itu ciptaan
    Paulus. Malah justru adanya kebangkitan itulah yang menyebabkan Paulus
    menjadi kristen. Tentu saja, kemudian Paulus juga menulis banyak surat
    yang menjelaskan lebih jauh apa yang sudah dipahami secara lisan oleh
    para murid pertama. Inilah yang kemudian menimbulkan kesan (keliru)
    bahwa Paulus-lah yang menciptakan ajaran kristen.

    Demikian Sharing saya tentang pemahaman pribadi saya.
    tj

    .



    1 Comment

    1. ISLAM MAU MENGHINA TAPI TDK MAU DIHINA ini manusia STRANGE. « my radical judgement by roysianipar said,

      […]    15 Comments […]

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: