SATU CONTOH OPINI BATAK DEMOCRASY ALA WEST CONFLICT ,versus BATAK ORTHODOX/ SOK PINTAR /SOK ALIM /SOK SUCI /SOK RAMAH (manusia sinner)kalau mereka semua batak yg sok pintar ini.betul betul dgn kepintaran nya coba kita lihat kehidupan Batak yg sebenar nya.Miskin,korupsi,kucarkacir seperti anak ayam yg tdk ada induk nya.

Buat Roy Sianipar : Carilah Musuh di Tempat Lain!

Posted by: tobadreams on: 31 Mei, 2008

Metmet do sihapor lunjung
Dijunjung do uluna

(Biarpun capung itu kecil, tapi kepalanya selalu diangkat. Artinya : seremeh apa pun seseorang dalam pandangan orang lain, dia wajib menjunjung martabat dan kehormatannya)

Oleh : Raja Huta

SATU hal yang kubanggakan dari Bangso Batak adalah kuatnya kesadaran menjaga martabat dan kehormatan diri. Dan sungguh mengagumkan kearifan lama itu, karena dalam rangka menjunjung martabat dan kehormatan, manusia Batak selalu memulai dengan menghormati Yang Maha Pencipta dan orang lain.

Sebelum kita bahas lebih lanjut, perlu aku jelaskan, tulisan ini sekalian pula menanggapi komentar-komentar Roy Sianipar dalam beberapa artikel di blog ini. Orang Batak yang hebat ini tinggal di Australia, dan menurut pengakuannya, bekerja di perhotelan. Roy mulai muncul dengan komentar-komentarnya yang khas di Blog ini, Februari yang lalu, kemudian pada akhir Maret dia bertandang ke Komunitas TobaDream di Jakarta.

Kami yang menerima Roy adalah Monang Sianipar, Antonius Sinaga, Bismark Sianipar, Andre, Viky Sianipar, aku, dan Charlie Sianipar. Secara keseluruhan pertemuan cukup oke. Kami sampai memberi kesempatan buat Roy mempresentasikan lagu-lagu ciptaannya, yang direkam secara amatiran.

Uniknya, dari gaya bicara dan attitude, Roy yang mengaku sudah 26 tahun di Australia ternyata “lebih batak” dibanding kami semua. Suaranya keras, to the point, dan tidak ragu mendominasi pembicaraan. Kami selaku tuan rumah terpaksa jadi pendengar yang baik. Cuma satu yang kukatakan waktu itu, sebuah peringatan yang lembut buat Roy : tolong jangan meremehkan orang Batak di Tanah Air.

Itulah sekilas mengenai perkenalan kami dengannya. Mari kita lanjutkan pembahasan di awal, mengenai kuatnya kesadaran orang Batak menjunjung tinggi martabat dan kehormatannya.

Di lingkungan Batak Toba, manortor selalu diawali dengan menyatakan hormat dan mohon restu kepada Yang Maha Pencipta. Pihak yang meminta gondang akan mengatakan begini kepada partagading,”Alu-aluhon damang majolo Tu Debata Mulajadi Na Bolon (Mintalah dulu restu dari Tuhan Yang Maha Pencipta).”

Setelah itu,”Alu-aluhon damang majolo tu Amanta Raja (Mintalah dulu restu dari raja adat).” Lalu ditutup dengan permintaan,”Alu-aluhon damang majolo tu juara natorop (Mintalah dulu restu dari para hadirin).”

Dalam tiga gondang pembuka itu, mereka bersikap menyembah khas Batak : menangkupkan kedua tangan dan menempatkannya di depan dada. Barulah setelah usai tiga gondang “marsomba” itu, tangan boleh terkembang, dan kaki digerakkan sesuai irama gondang.

* * *

DARI ilustrasi gondang tadi bisa kita simpulkan, sesungguhnya Batak adalah bangso berbudaya tinggi, santun dan respek. Orang Batak juga cinta damai, meski kritis dan dialektis. Halak hita memang terkenal jugul atau keras kepala. Mau berdebat sampai ke ujung dunia demi mempertahankan pendiriannya. Tapi, Batak sejati tidak pernah menjadikan perbedaan pendapat, alasan untuk membenci dan bermusuhan..

Satu yang paling penting, orang Batak tidak pernah cari musuh, tapi sebaliknya sangat senang memulai persahabatan. Inilah salah satu keunggulan Batak, sehingga disenangi dan diterima sebagai saudara oleh semua suku di Indonesia.

Di kalangan Batak sendiri, salah satu tolok ukur kesuksesan perantau–selain kekayaan, karir dan pangkat, adalah keberhasilan beradaptasi dengan masyarakat tempat dia tinggal. “Jago do imana ba, boi gabe donganna sude parhuta i. Molo adong namartahi jahat tu ibana, pintor parhutai do maju (Hebat dia itu, bisa dia rangkul semua tetangganya. Kalau ada orang berniat jahat sama dia, para tetangganya itu yang maju menghadang).” Itulah Batak Keren.

Dulu, setiap anak muda yang akan merantau selalu dinasehati oleh orang tuanya,”Malo-malo ho amang/boru da. Unang pailahon. Ingkon patuduon do iba anak/boru ni raja. Unang pajago-jagohon. Lului ma na gabe natua-tuam di pangarantoanmi, ai anggo hami holan pangintubu nama. Molo dia-dia ho, ndang boi pintor tibu ro hami (Pintar-pintar kau ya Nak. Jangan bikin malu. Tunjukkan bahwa kau anak/boru raja. Jangan sok jago. Carilah yang bisa jadi orang tuamu di rantau, karena kami hanya sebagai orang tua yang melahirkanmu. Kalau ada apa-apa denganmu di rantau, tak mungkin kami cepat-cepat datang).”

Sebaliknya, ada juga segelintir Batak sok jago, yang tak disukai kalangan Batak sendiri. Kalau ada orang Batak terbunuh karena sok jago, orang Batak biasanya akan berkata,”Tuani ma matei, ai pantang so jago do antong. I do jambar ni jolma napajago-jagohon. (Syukurlah mati dia, soalnya sok jago sih. Itulah ganjaran yang pantas buat orang sok jago.).

Di sisi lain harus diakui, ada sikap antipati dan rasis terhadap orang Batak, tapi itu hanya di perkotaan di pulau Jawa, yang berakar dari sentimen politik. Kebanyakan orang Batak berhasil mengatasinya, dengan kesabaran dan kepedulian, sehingga antipati berubah jadi simpati yang mendalam. Itu Batak Keren.

* * *

ESAI ringan ini aku dedikasikan buat Roy Sianipar, yang saat ini sedang “diburu” oleh sejumlah perantau Batak di luar negeri (juga oleh komunitas Indonesia di Australia). Mudah-mudahan bisa menyadarkannya bagaimana behave Anak Ni Raja.

Ada dua ulah kawan ini yang membuat gusar kalangan Batak kosmopolitan. Pertama, pernyataannya yang sombong, kasar dan merendahkan Batak kosmopolitan umumnya, bisa Anda baca di artikel “The Great Green Carpet”. Kedua, Roy menyebarkan kebencian dan mengundang permusuhan terhadap etnis dan pemeluk agama tertentu, bisa lihat di sini.

Sianipar satu ini memang unik. Kadang aku tersenyum sendiri kalau ingat dia, tapi pada kesempatan lain aku iba padanya. Entah kenapa, kawan kita ini luar biasa sayang dan perduli terhadapku, sampai-sampai bertindak seperti inang pengasuhku.

Selama ini aku tak pernah menanggapi serius berbagai usulannya buat diriku, yang maknanya merentang dari peduli, ikut campur urusan orang, menjengkal, sampai melecehkan. Aku memang punya sikap sombong dalam hati, yang membuatku enggan menanggapi serangan dangkal, kasar dan tidak intelek. Aku merasa sayang dengan segala yang kupelajari sepanjang hidupku–terutama nilai-nilai keutamaan humanisme, pengendalian diri dan kasih sayang terhadap sesama.

Yang sungguh aku sayangkan adalah komentarnya yang ini (halaman “Aku Raja Huta”) :

MOHON MR MANURUNG STOP THIS USELESS BLOG IT CREATED BAD SMELL TO MY CLEAN OXYGEN……NOTHING BUT USELESS AND GUTLESS.

NGA HUDOKMANURUNG.TUTP MA ON ALANA HOLAN MARBADA AI HATA DI BALAS HATA.ALO DI ALO ALO .PISO DI LAWAN PEDANG PARANG DILAWAN KAMPAK.inilah artinya BLOG soalnya tdk bermutu di dunia.ini adalah kerjaan pengangguran terutama stress dan merokok dan nongkrong di warnet 24 jam alhasil tdk membawa uang ke rumah.

MOLO NGA JAGO HOMANURUNG TULIS MA NASKAH MU DI LAP TOP BARU NANTI PUBLIKASIKAN ATAU PERGI KEPERCETAKAN.BIAYA BISA KITA CARI.

Jelas, dia sebal dengan kehadiran blog gratisan dan tak berguna ini. Mungkin apa yang kutulis di blog ini berlawanan dengan misinya, untuk menantang berperang etnis dan pemeluk agama tertentu. Bisa kumengerti sekarang, betapa geram dia membaca tulisanku mengenai Sujiwo Tedjo—yang Jawa dan Islam itu, jadi bintang dalam konser musik Natal di TobaDream Café. Bisa kubayangkan pula kegusarannya, ketika pada minggu-minggu terakhir ini kawan-kawan dari Tapanuli Selatan—yang notabene beragama Islam—ramai-ramai nimbrung di blog ini.

Itu sebabnya dia membujuk, mendesak dan akhirnya memaksa blog ini ditutup. Dia tidak suka Batak berkawan dengan Jawa, yang entah kenapa sangat dibencinya. Dan lebih dari itu, dia sebal dengan anjuranku supaya Batak bersatu kembali, dengan melupakan perbedaan yang ada, terutama antara Kristen dan Islam.

* * *

INILAH jawabanku buat Roy Sianipar : kalau Lae butuh musuh lebih banyak lagi, silakan cari di tempat lain, jangan di sini.

Blog ini aku buat karena aku cinta Bangso Batak, mulai dari Karo, Simalungun, Toba, Sipirok, Angkola, Pakpak, Mandailing, Kutacane; dan saudara-saudara kita di Asahan, serta komunitas petani Batak yang sudah berabad-abad menetap di Lampung.

Apakah agamanya Protestan, Katolik, Islam, Saksi Yahowa, Parmalim atau Hindu, asalkan dia Batak, dia saudaraku.

Mengenai kesejahteraanku, janganlah susahkan dirimu. Kalau aku perlu bantuan, Lae adalah orang terakhir di dunia ini yang akan kuizinkan membantuku. Banyak di sini yang bisa membantu, kalau memang perlu, terutama Monang Sianipar yang kampiun kargo Indonesia itu, dan kawanku Viky Sianipar yang makin makmur. Ada juga sahabatku Suhunan Situmorang yang pengacara dan novelis,. dan Marudut Pasaribu yang sebentar lagi akan mengakuisisi hotel-hotel kelas butik di Australia.

Mengenai blog ini, tak seorang pun di dunia ini bisa mengintimidasi atau memaksaku menutupnya. Silakan bom atau hack, aku akan menikmatinya. Aku manusia independen yang tidak bisa didikte oleh siapa pun. Tapi kalau kau datang dengan persahabatan yang tulus, dan cinta yang lembut…aku pasti lumer hehehe……..

Sebenarnya Lae tidak lebih keras dari aku, dan tidak juga lebih radikal. Tapi memang, kita bermain pada dimensi yang berbeda, dengan tujuan berlawanan..

Kalau kelak kita sudah mati; Lae akan dikenang sebagai “teroris internet” yang ngumpet, sebaliknya anakku akan bangga karena bapaknya berani menciptakan antitesis “Anjing lu, Batak”, yaitu Batak Itu Keren. Memang itulah impianku, supaya generasi muda Batak yang akan datang lebih pede dalam pergaulan nasional dan internasional. Jangan jadi teroris internet yang pengecut, lantaran menderita inferiority complex, tapi berkedok puritanisme dan radikalisme bullshit.

Dapot do ursa sian bogasna
Dapot do imbo sian soarana

(manusia dikenali dan dinilai dari track record-nya)

Sebagai penutup, kalau boleh aku sarankan : kembalilah ke spirit Dalihan Na Tolu yang mengajarkan kita menjunjung tinggi martabat dan kehormatan diri, dengan lebih dulu menghormati orang lain; yang menganjurkan dialog yang santun dan koeksistensi damai.

Hidup ini terlalu indah untuk dirusak dengan kebencian yang membuat jiwa mati dan membusuk. Dan tawaran utama Bangso Batak untuk peradaban dunia adalah Dalihan Na Tolu, bukan perang salib virtual dari crusader knight gadungan yang tak mengerti arti HOLONG.

Horas ma di hita saluhut Bangso Batak di portibi on

Raja Huta

==============================================================

http://www.tobadreams.wordpress.com

43 Responses to “Buat Roy Sianipar : Carilah Musuh di Tempat Lain!”

1 | dana

Mei 31st, 2008 at 9:37 pm

Walah, musuh kok dicari. Kasian.

2 | Haris Lubis

Juni 1st, 2008 at 2:56 am

Horas.. assalamuallaikum, salam sejahtera!!

Sungguh bergetar hati ku ini membaca tulisan dari Lae mengenai tanggapan orang yang bernama Roy Sianipar ini. Betapa Lae berhati mulia dan berjiwa besar! Lae benar2 contoh dari Batak keren! Kami yang dari selatan, kami yang muslim yang merupakan minoritas bagi bangso Batak benar2 merasa dihargai oleh tulisan-tulisan dan tanggapan dari Lae yang Lae hadirkan di blog ini. Kami merasakan persaudaraan yang kental sebagai bangso Batak. Batak yang kokoh tali persaudaraannya, Batak yang smart, dan tentunya Batak yang keren. Sekali lagi mauliate godang lae Raja Huta kami sangat menghargai apa yang telah kau buat untuk bangso Batak !!

Horas! Horas! Horas!

buat Lae ku Raja Huta

3 | Rondang br Siallagan

Juni 1st, 2008 at 12:17 pm

@ ROY SIANIPAR.

Saya tidak tahu dimana rimbamu sekarang ini..
Saya hanya ingin beri tahu kamu…
Kamu itu memalukan kami orang2 Hotel/Wisata..
Walaupun saya tidak selasai kuliah Hotel/Wisata ku ini (1984 an) (Dang pola di paboa tu sude portibi on)
Masih ku ingat Motto dari pada Hotel/Wisata ini.
Adapun Mottonya”TAMU ADALAH RAJA”.
Melihat link yang kamu berikan itu, semua yang saya lihat tentang kamu melalui google..”apakah kamu gambaran seorang yang pernah kuliah atau kerja hotel/wisata.JAWABANNYA…TIDAK.. YA..KAN!! Dan dari info bahwa kamu tinggal di Australia
26 tahun …berarti kamu lahir di Ausi..Orang yang lahir di Australia setahu saya tidak berkarakter demikian …walaupun merek2 tidak tahu berbahasa Batak..

Huripu nian …adong hubereng blog sian Australia…nga adong blog sian perwakilan Austaralia mambaritahion Danau Toba on/ Hutatta di Samosir on. Sianipar muse alana Sianipar dohot Silitonga dan muse Panjaitan sekeluarga do kan (2 abang ku Silitonga dan 1 Ponakan Panjaitan na huboto ) Keluargu ma on pikirku.HAPE ASING!!! AHA DO ON!!Dang pola di paganjang on..

Hata terakhirku tu HO/HAMU!!!!

“DANG ADONG KEBANGGAANKU “SAOTIK PE” SEBAGAI AHU BORU BATAK, SEBAGAI AHU HALAK INDONESIA, SEBAGAI AHU NA TINGGAL DI AUSTRALIA, SEBAGAI AHU ORANG HOTEL/WISATA, SEBAGAI AHU KELUARGA”

“PA ILA- ILA HON HO.. MAILA AHU” !!

Botima. Mauliate..Iban!

4 | Rondang br Siallagan

Juni 1st, 2008 at 12:24 pm

Tambahan terakhir…tu hamu…

SEBAGAI AHU MARAGAMA KRIS…TEN…

5 | Rondang br Siallagan

Juni 1st, 2008 at 3:57 pm

Mandapoton : Pomparan Siraja Batak.

Unang ma apala muruk hamu alana prilaku si Roy,
Nunga di dapot na sude i…

Taringot di Pomparan Tn. Dibangarna on. Adong do dongan ku br Siagian…( Dang dope carita …nunga mekkel sahalak sa ahu dison).

Manjou ma ahu saotik..da…marnostalgia ma ahu tu ibana..memori ku do on.

Nita Siagian, di ingot hamu do ahu…dongan2 mu tikki modom di kost mu. Muse ai di ingot ho do tikki hita retreat di Cisarua –lupa ahu tahun piga i…

Di dokmu..songonon…”Ach. nga matua daging, nga godang umur…hape dang na manaro..Ai ise do…nuaeng… Ach…sai holan….haluar, dang adong na asingi ah ..tahe ngolu””. Di ingot ho doi. Dang boi hulupahon ni..Nita…

Bea do kabar…Sehat2 hamu do kan.. Peluk cium untukmu da..sian ahu donganmu /Rondang..

Mauliate..Iban…

6 | sahatmrt

Juni 1st, 2008 at 6:38 pm

Horas!

Selamat ya Lae! Melalui tulisan ini Lae memang menunjukkan Batak itu keren! Semoga Batak itu Keren bisa menjadi kesadaran kita semua, tidak tinggal menjadi slogan semata dan orang Batak untuk menjadi Batak yang keren!

Salam hormat untuk semua!
Horas!
Sahat M. R.Tampubolon

8 | Rondang br Siallagan

Juni 1st, 2008 at 9:09 pm

Tambahan.

Nita Siagian, dang maksudhu naeng paila hon ho/hamu mangingot carita i..Nunga salpu doi….Alai memori do tu ahu on..Maksud hu mambaen carita on asa rap mekkel do hita….Molo mate ahu asa di ingot ho/hamu ahu..Ai nunga matua daging dohot umur saonari….Ate dangi.
Ach.. Nita, Nita..Unang tangis ho/hamu..da..
Umma sian ahu…!.

@ Iban Raja Huta

Mauliate Iban…Unang muruk…mekkel ma saonari da…

Horas di hamu sude..

9 | Tappang

Juni 2nd, 2008 at 9:13 am

Lae, si kawan kita par australia ini sama dengan buah pohon terhadap bangso Batak. Ai ndang sude buah ni pohon i manis [denggan] lae… Sai adong doi na busuk… Ima ibana…

Seharusnya kawan kita ini meresapi botul syair lagu “Luat Pahae” … Hampir seluruh dunia sudah disinggahi si penyanyi, namun hutanya [Pahae] yang selalu dirindukannya… (

10 | Rondang br Siallagan

Juni 2nd, 2008 at 10:40 am

@ ROY SIANIPAR cs..

Baru do hubereng hon di Indonesia Community Multiply .Judulnya…”Bebas berkomentar tapi sopan”

Dengan nama samaran generasibatakkaya dan islamkelindas….Komentarnya …(baca sendiri) …ada tertulis …bla…bla..bla…bahwa “mereka” care dan concern about batak people.

Beginikah kamu konsern dan perduli! TIDAKKAN YA…itu namanya engkau mempermalukan.suku mu sendiri. (BATAK).

“bla…bla..bla…Trimalah undangan kami gerombolan Batak dari Luar Negeri.
Saya tidak termasuk rombongan mu loh…soalnya saya batak luar negri.

Kami sudah menerima undangan mu dan kami sudah datang serta sambutlah kedatangan kami..dari Batak Luar Negeri, Batak di Indonesia dan Komuniti Indonesia di Indonesia dan luar negeri.

Jangan lupa..ya..beri SERVIS yang baik pada kami…
Bukankah kamu kerja Hotel…namanya tamu di servis dong…..ya…kan…

11 | Marudut Pasaribu

Juni 2nd, 2008 at 1:14 pm

@Raja Huta

Doktrin “Toba Dream” telah Lae paparkan dengan sangat sempurna. “Batak Keren” bukan slogan, bukan utopia melainkan cita-cita yang sangat mulia seperti yang telah Lae wujudkan dalam diri Laeku sendiri.

Horas

12 | Manik

Juni 2nd, 2008 at 2:35 pm

lae Roy Sianipar pernah saya liat dan dengar markato do room Chat Batam 7…dan sepertinya dia memang mempunyai karakter seperti orang Gilak!!

Informasi tentang kegilaan lae ini, bisa dilihat DISINI

Horas!!

13 | esther

Juni 3rd, 2008 at 2:06 pm

Kita bebas punya persepsi tentang orang lain atau kelompok. Tapi seharusnya bijaksana menentukan apakah itu perlu di publikasikan atau tidak. Apa sih enaknya menyakiti hati orang lain? “What you give out, you get back”.

14 | Edy silitonga

Juni 3rd, 2008 at 9:43 pm

Kepada semua bapak/ibu yg ada di blog ini maafkan lah saya terlebih dahulu sebelum saya ikut campur dgn saudara saya sianipar dari australia ini.

ibu dan bapak yg dari Tapsel yg mengatakan roysianipar adalah manusia bejat dan kalian semua manusia yg terbaik dan berkelompok percis seperti kumpulan serigala yg lapar

berikan lah roy ruangan utk berpendapat seperti anda semua berpendapat. apa gaya kalian semua seperti model PKI jaman orde baru mau cari dimana tempat nya dan lain lain. jadi kalau kalian dapat mencari adek roy apakah anda sudah siap menerima nya?atau membunuh seperti perkataan bapak Lubis dari tapsel?

Berarti kalaian semua adalah manusia yg tdk berjiwa besar.alias manusia yg masih sekelompok anjing serigala yg galak dan haus darah dan daging mentah.

semua manusia yg ada disin adalah sisa sisa PKI yg berkedok kristen dan islam atau agama yg lain.bukan lah manusia yg waras. memang betul apa yg di katakan adek roysianipar kalian semua cari sensasi di blog yg gratisan yg tdk bermutu.ini.semua berita yg ada disini adalah beriya yg usang dan cuplikan dari berita yg kuno.

saya minta maaf bila saya tdk menyukai satupun kalian .dan bapak rajahuta juga .sebagai tuan rumah atau moderator hrs menjaga tamu tamu yg datang kerumah mu dan bila ada conflik diantara tamu kamu harus merelai mereka.

Inilah contoh yg baik sebagai moderator yg patut ditiru.
Jgn lupa banyak kami pembaca yg tdk turut berdebat tapi sebagai pengamat atau penonton yg baik.

saya mohon kalian semua batak yg bersifat seperti anjing lapar mohon belajar menahan diri atau emosi .
kalau kita lihat berita yg dikupas adalah berita great green carpet .alhasil kalain semua lari ke personal si roysianipar.bukan kah kita mau berdebat tentang masalah pencemaran danau toba?

Memamng semua kalian masih perlu disekolahkan menjadi guru besar.bukan murid lagi tapi hrs jadi guru besar.kepala dingin hati panas.obat nya apa ayo coba jawab?…

coba saya tanya sekarang adakah anda semua yg menyumbang kan uang utk acara conservasi danau toba samosir? tdk /ya? pasti jawaban nya tidak ikut.

maaf saudara bapak raja huta kami bisa melacak saudara dimana anda mangkal utk masuk warnet yg mana .jadi hati hati berbicara. jangan ajak Tondi bangarna perang .

Trimakasih atas kesudian anda dan mari berkaca melihat wajah kita sendiri.Amin

15 | tobadreams

Juni 4th, 2008 at 11:38 am

@ Edy Silitonga

Hahaha…tak usahlah massam intel melayu mau melacak aku ke warnet, dan melancarkan ancaman halus. Kalau Anda baca artikelnya dengan lengkap, sebelum berkomentar yang nggak nyambung, sorry, Anda akan tahu bahwa aku sudah pernah bertemu dengan Roy Sianipar.

Raja Huta memang sebuah nickname, tapi orangnya dan integritasnya dikenal dengan baik di Komunitas TobaDream. Datang saja ke laponya si Pikki, yaitu TobaTabo, Jl Saharjo No.90 Jakarta Selatan; biar ngobrol dulu kita.

Jadi, Anda tak usah buang-buang waktu dan tenaga untuk melacak aku.

Horas
Raja Huta

16 | srikandini

Juni 4th, 2008 at 12:13 pm

punya ito seperti RH,… sangat membanggakan …..

yg hanya melihat…. darah kebatakan di tubuh saudaranya… bukan agama atau kebangsaan yg merupakan baju yg membedakan kita …..

andai makin banyak orang2 seperti kaw ito ku RH…
aku rasa…. batak…. akan semakin jaya… dan menjadi icon perdamaian ….

krn opung2 kita … dah mewariskan kunci perdamaian yg paling indah… yaitu DALIHAN NA TOLU….
apapun masalah yg di hadapi… akan ada solusi jika kita kembali bersandar pd DALIHAN NATOLU

sayang ito roy sianipar… belum memahami intisari dan makna paling hakiki dari DALIHAN NATOLU itu….

17 | michael hutapea

Juni 4th, 2008 at 1:18 pm

Muncul lagi seorang pahlawan kesiangan yang membela Roy Sianipar ==> Edy Silitonga.. hahaha..

Si Edi ini bilang:

“ibu dan bapak yg dari Tapsel yg mengatakan roysianipar adalah manusia bejat dan kalian semua manusia yg terbaik dan berkelompok percis seperti kumpulan serigala yg lapar”

==> bukan hanya yang dari Tapsel bilang si Roy tidak baik, tapi semua saya pun yang Taput bilang dia bejat!

“berikan lah roy ruangan utk berpendapat seperti anda semua berpendapat. apa gaya kalian semua seperti model PKI jaman orde baru mau cari dimana tempat nya dan lain lain. jadi kalau kalian dapat mencari adek roy apakah anda sudah siap menerima nya?atau membunuh seperti perkataan bapak Lubis dari tapsel?”

==> selalu ada ruang untuk berpendapat untuk Roy, tapi tidak ada komentar dia yang baik, tentunya bila si adik Roy kecil sudah dapat kami siap menerimanya!

==> Membunuh seperti perkataan Bapak Lubis dari Tapsel?? mana ada ajakan membunuh dari Bapak Lubis, rupanya anda provokator juga ya?!

“kalau kita lihat berita yg dikupas adalah berita great green carpet .alhasil kalain semua lari ke personal si roysianipar.bukan kah kita mau berdebat tentang masalah pencemaran danau toba?”

==> tentu saja! itu karena dia suruh kami membuka link youtube bodoh nya itu! yang isi video di youtube menggambarkan betapa rusaknya mental si adik Roy ini.

18 | Bertha Siagian

Juni 4th, 2008 at 3:47 pm

Assalammualaikum Wr…Wb… , Salam Sejahtera…

Tidah banyak yang akan saya sampaikan, tapi dari tulisan pendek ini semoga bisa membuat kamu berpikir Bang Roy. Bang, kalau cuma soal complain n maki2 semua bisa. Napa sih ng cari solusinya. Coba lihat abang,,,,main judge aja kerjamu. Ng ada bener ini itu. Kebencianmu yg teramat sangat terhadap Islam (Nabi Muhammad SWA ), NON BATAK dan aspek kehidupan lain membuat saya menulis.
Kalau pernah salah seorang muslim berbuat salah padamu atau pada lingkungan kamu, jgn main hantam kromo dong. Apa salahnya jadi muslim, apa salahnya jadi jawa. Lama kita kenal Bang, aku (yang Batak, china/jawa muslim) ini, apa pernah merugikan, menyakiti dan menjudge kamu?
Pengadilan di dunia ini memang naif dan neracanya miring sebelah. Tapi jangan pula main hakim, main kutuk. Monggo silahkan bicara baik baik urun rembuk (diskusi). Satu lagi jangan coba menggiring opini massa and SAY YES. Lihat kalangan cerdik pandai rendah diri tapi dengan prestasi membumbung.
Maksudmu memang baik Abang. Cuma caramu yang radikal dan ng proposal. Benar menurut kamu, bagi kami belom tentu dong. Dan jgn paksakan kami
inggih inggih yes ito. Coba bicara dengan suara tenang, tanggalkan emosi dan kesoktahuan. I hope u know what you are doing mate. Kamu pinter (mesti agak sedeng), kritis dan ng pelit. Nah potensi Abang ini bisa berguna untuk pembangunan bangsa.
Stop SARA!!! Atau jugulhasianmu ini yang seret kau keluar !!!!!

Wassalammualaikum Wr…Wb…Salam Kasih…
HORASSSS

19 | Si Pikki

Juni 4th, 2008 at 4:04 pm

@ROY SIANIPAR

Sakit hatiku melihat komentar-komentarmu di Blog ini.

“…..inilah artinya BLOG soalnya tdk bermutu di dunia.ini adalah kerjaan pengangguran terutama stress dan merokok dan nongkrong di warnet 24 jam alhasil tdk membawa uang ke rumah.”

Blog ini adalah blognya komunitas TobaDream dengan Bang Raja (Huta) sebagai pemiliknya. Bang Raja Huta adalah sahabat baikku sejak lama.

Di Blog inilah orang-orang INTELEK berdiskusi untuk membangun Bona Pasogit. Kami memang parhuta. Aku pun parhuta. Tapi kami bukan parhuta-huta.

Aku adalah dongan tubu mu yang ikut mendirikan TobaDream dan juga blog ini. Kau kan sudah tau itu. Tapi, ternyata kau malah menghina hina-hina blog ini. Inikah namanya manat mar dongantubu?

Satu lagi, aku sudah lihat “KARYA”mu ini

http://roysianipar-islamjihadfuckupindonesia.blogspot.com/aku

MENJIJIKKAN!

Aku dan TobaDream sangat menghargai perbedaan agama. Kau tidak!

Banyak juga teman-temanku yang beragama Islam, Hindu, Budha, Parmalim, Kejawen yang sangat kucintai.

Berarti kita tidak satu misi.

So, biarkan kami menjalankan misi kami, kau jalankanlah misimu itu.

Good luck!

20 | richardsinaga

Juni 4th, 2008 at 4:50 pm

Horas lae Raja Huta, tulisan yang bijak! Semoga kita semua bangso Batak selalu mempertahankan kekompakan persaudaraan kita tanpa membeda-bedakan agama, wilayah atau pun hal lainnya. Horas bangso Batak

@ Edy Silitonga

Bah aku tahu tulisan siapa ini dengan nick Edy Silitonga.. hahahaha… apa kabar adik mungil Roy Sianipar? kenapa dik, sudah tidak pede lagi kau pakai namamu sendiri sehingga harus tulis atas nama orang lain?

@ Edy Silitonga alias Roy Sianipar

Semoga kau cepat dewasa dik !!

Horas!

21 | bernard nababan

Juni 4th, 2008 at 6:16 pm

Horas lae Raja Huta, pertahankanlah prinsip kita sebagai bangso Batak untuk menjaga persaudaraan kita tanpa membeda-bedakan agama, kita bela yang benar.. kita tak bela mereka yang salah. Mauliate buat tulisannya yang keren lae!

Buat Edy Silitonga atas perkataannya:

ibu dan bapak yg dari Tapsel yg mengatakan roysianipar adalah manusia bejat dan kalian semua manusia yg terbaik dan berkelompok percis seperti kumpulan serigala yg lapar

berikan lah roy ruangan utk berpendapat seperti anda semua berpendapat. apa gaya kalian semua seperti model PKI jaman orde baru mau cari dimana tempat nya dan lain lain. jadi kalau kalian dapat mencari adek roy apakah anda sudah siap menerima nya?atau membunuh seperti perkataan bapak Lubis dari tapsel?

tanggapan ku terhadap tulisan kau:

1. Tidak hanya yang dari Tapsel yang mengatakan Roy Sianipar manusia bejat! tapi semua orang beragama dan cinta tanah air akan berkata begitu!

2. Kami seperti serigala lapar?? apa tidak terbalik itu? Roy Sianipar yang coba main api, tentu saja kami bangso Batak tidak diam dan tidak akan terima dengan perlakuan dia yang mengatas namakan orang Batak tapi berkelakuan seperti orang idiot!! Watak orang Batak itu tidak seperti itu, mereka pandai bergaul, sayang sesama, penuh toleransi terhadap perbedaan, patuh terhadap agamanya.

3. Memberikan ruang untuk Roy berpendapat? mana mungkin! jangan kau pikir yang namanya demokrasi itu semau-mau nya menginjak-injak harga diri orang lain!! suruh si Roy ini belajar apa itu demokrasi supaya jadi pintar dia!

4. Kami dibilag seperti PKI? tidak terbalik lagi itu?? justru Roy dan kau lah yang seperti PKI, rasis dan tidak ada toleransi beragama dan tidak punya perasaan!

5. Kalau kami dapat si Roy apa kami bisa menerimanya? tentu saja! dan dia juga harus berani pertanggung jawabkan perbuatannya itu! jangan jadi pengecut!!

6. Perkataan bapak Lubis dari Tapsel untuk membunuh?? inilah salah satu bentuk provokasi! dimana ada bangso Batak saling membunuh? apa karena dia itu beragama Islam sehingga kau sentimen sama dia?? kenapa kau begitu benci dengan agama lain? jangan bilang kau beragama Kristen, tak ada ajaran Kristus mengajarkan kebencian!

7. Kenapa kau harus berpura-pura menjadi Edy Silitonga? kau takut Roy menanggapi sendiri atas namamu?? pengecut kali kau Roy!!!

22 | Si Pikki

Juni 5th, 2008 at 2:24 am

@ROY SIANIPAR

Blog ini adalah blog resmi TobaDream. Tempat kami berdiskusi secara intelek. Kalaupun kami berdebat, berdebat dengan cara intelek juga dan atas dasar satu misi: Bersama-sama membangun Tano Batak. Kami tidak mengenal suku, ras, dan agama. Kami tidak pernah menjelek2an agama manapun.

Blog ini dibuat oleh anggota TobaDream, Raja Huta dan aku terlibat juga dalam perancangannya.

Sudah sakit hatiku kau bikin, appara…

1. Kau sudah menghina blog ini dan kawan baikku, Raja Huta. Ini kutipan dari salah satu komenmu: “……..inilah artinya BLOG soalnya tdk bermutu di dunia.ini adalah kerjaan pengangguran terutama stress dan merokok dan nongkrong di warnet 24 jam alhasil tdk membawa uang ke rumah.”

2. Reputasimu dan karya akbarmu di blogmu http://roysianipar-islamjihadfuckupindonesia.blogspot.com/2007/07/bemuslimconr-bullying-and-intimidating.html
dan juga website2 lainnya.

Sorry to say, ternyata misi kita berbeda, kawan!

Kami disini semua memang parhuta. Akupun parhuta. Tapi kami bukan parhuta-huta. Kami ini Batak keren dan intelek yang tidak suka menjelek2kan agama lain.

Kami sangat menghargai perbedaan agama. Banyak teman2ku yang beragama Islam, Parmalim, Kejawen, Budha, Shinto yang sangat kuhargai.

Jadi, biarkanlah kami para parhuta di negeri kami tercinta INDONESIA ini menjalankan misi kami. Sebagai orang hebat karena berada di Australia, jalankanlah misi “besar”mu itu dengan teman2mu itu.

Horas,
VIKY SIANIPAR

23 | Si Pikki

Juni 5th, 2008 at 2:52 am

@ To angka donganhu sude.

Horas,

Kita ini kan Batak Keren, jadi don’t waste our time on this small thing. Tunjukan Batak keren bisa menggunakan waktu sebaik2nya. Tidak terprovokasi.

We don’t fight fire with fire. We fight evil with LOVE.

Difference creates Harmony

Ditampar pipi kanan, berikan pipi kiri

Aku yakin orang yang tidak setuju dengan semboyan diatas gak akan betah disini dan akan menyingkir sendiri.

Tidak perlu kita menghakimi orang separah apapun orang itu. Itu bukan hak kita, namun haknya Sang Pencipta.

Kita sama2 doakanlah mereka itu… OK )

Sekarang, Mari kembali ke Lap…top, kembali ke misi kita: Tapature ma huta ta.

With Love,
Viky Sianipar

24 | Monang Sianipar

Juni 5th, 2008 at 1:38 pm

Dear all,

Gerakan TobaDream berawal dari terselenggaranya konser music Save Lake Toba pada Oktober 2002. Misinya adalah untuk mengkampanyekan pelestarian Danau Toba melalui karya-karya musik yang membangkitkan emosi masyarakat Indonesia umumnya dan masyarakat Batak khususnya agar terdorong untuk memberikan hati, pikiran dan keberadaannya untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan, budaya dan musik etnik disekitar Danau Toba. Esensi dari gerakan ini adalah membangun cinta kasih antara sesama yang mencintai lingkungan Danau Toba.

Kami mencoba mewujudkan TobaDream melalui langkah-langkah kecil berupa :
1. Karya-karya musik
2. Pengembangan Lapo Batak
3. Penanaman pohon
4. Pembuatan video dokumenter
5. Vocal Contest
6. Konser-konser music
7. TobaDream Dialogue
8. Dan produk-produk budaya Batak lainnya yang bernuansa kreatif dan disesuaikan dengan perkembangan jaman.

Tidak satupun gerakan tersebut kami lakukan untuk tujuan menghujat orang lain. Justru karena sikap tersebut kami tidak pernah terlibat dalam konflik dan kami lebih cenderung membuat karya-karya yang dapat menjadi bahan renungan bagi pihak lain agar dapat bergandengan tangan dengan kami berbasiskan cinta kasih.

Kami ingin mengajak semua pihak untuk berpikir positif, jangan saling menghujat karena pada prinsipnya tidak ada satupun kita yang benar. Apabila kita berbuat salah pada masa yang lalu, mari kita perbaiki dan berbuat sesuatu yang baik dimasa mendatang.

Dengan keterangan ini saya, Monang Sianipar, Chairman TobaDream mohon dengan sangat agar tidak menggunakan lembaga TobaDream untuk menghujat ataupun menciptakan konflik yang cepat atau lambat akan menghancurkan image TobaDream.

Semua pendapat dan pernyataan resmi Lembaga TobaDream hanya akan dikeluarkan melalui website http://www.tobadream.org

Jakarta, 5 Juni 2008
Lembaga TobaDream

Monang Sianipar
Chairman

25 | charly

Juni 6th, 2008 at 10:27 am

Batak Keren have a postitive vibe in his/her soul…!
Maju terus TobaDream..!!

26 | Poltak Simanjuntak

Juni 13th, 2008 at 10:19 pm

Bah, sarupa puang parange ni si Roy on dohot si Bursok Mangalandong yang mengaku Simanjuntak. Mambahen komentar di Situs http://simanjuntak.or.id, dohot angka hata na melecehkan upaya baik naung binahenni angka dongan tubuna.

Terakhir, hu sepakati hami, di delete (dianggap spam) ma pendapat na i, asa unang gabe manegai tu angka haulion ni Halak Batak, na mauas di Parsaoran na Manat Mardongan Tubu, Elek Marboru, jala Somba Marhula-hula.

Usul hu di Moderator ni Situs/Blog on, diabaikan ma si Roy on. Ta dok ma na hebat do ibana, alai ndang marguna hebat na i di upaya Pajongjong Hasadaon di Bangso Batak na keren on.

Mauliate ma.

27 | Bang Juntak

Juni 13th, 2008 at 11:02 pm

hahaha.. Roy Sianipar? Masih hidup rupanya Amang? Hurimpu do naung mate hamu… ternyata masih di bahas juga di web ini. Sudahlah.. Roy Sianipar..!! ngga usah di bahas. Bisanya cuman merasa diri paling hebat, Palea-leahon halak alai ndang di bereng dirina sandiri aha naung di ulahon. Imbang sama Bursok Mangalandong Simanjuntak. Ck… ck…

28 | Jendral Bayut™

Juni 14th, 2008 at 9:30 am

tulisan ini memberi saya perspektif baru tentang suku batak itu sendiri
tetap semangat dengan tujuannya bang
jangan mau dipusingkan dengan sgelintir orang2 aneh
as we in manado say
‘torang samua basodara’

29 | Petrus Sembiring

Juni 16th, 2008 at 4:39 am

Memalukan sekali rupanya kelakuan si Roy Sianipar ini ya, pengecut pula dia. Setelah tidak punya nyali lagi untuk muncul, ternyata dia buat blog sendiri yang isinya hanya 100% copy-paste saja..

coba lihatlah http://tondibangarna.wordpress.com/

Di salah satu artikelnya yang berjudul DEDICATED TO MY BEST FAMILY TREES MONANG SIANIPAR tidak malu dia menuliskan:

“THIS MAN IS UNIQUE CRAZY JUST LIKE MY SELF BUT HE GOT STYLE.. ”
dan akhirnya ditulisnya juga

“HE IS JUST LIKE MY OWN FATHER FIGURE.”

Roy, malulah seharusnya kau itu. Kau itu sama sekali tidak seperti figur seorang Monang Sianipar apalagi kalau kau aku-akui di seperti ayahmu, kau tulis pula di toko jualan kopi dan CD Viky Sianipar http://roysianiparstore.com/blog.aspx?tab=3 kalau “I’M ONE OF THE YOUNGEST SON OF MONANG SIANIPAR” seharusnya kau jangan bikin malulah tapi bikin dia dan keluarga besarnya bangga pada mu Roy.

Pesanku: kembalilah kepada ajaran agama yang benar dan prinsip Dalihan Na Tolu!!

30 | hendry

Juni 16th, 2008 at 9:01 am

batak memang keren yah

31 | hendry

Juni 16th, 2008 at 9:12 am

Salam,….
Lae Raja Huta…

Patandahon diri, Hendry Lbn Gaol dari Cikarang, saya sering nongkrong di blog Tanobatak, dan pakkatnews.wordpress.com…

Parjolo,…
Walo sekali-sekali saya baca, namun baru kali ini saya mood memberikan komentar di blog ini…

paduahon,…
Taringot tu HALAK na olo mangiburu songon Sianipar Par Australia ;)
Point yang ingin saya sampaikan, Lae RAJA HUTA lah yang salah, bahwa lae inilah yang mengininkan clas diantara commentator di Blog ini,…apa lae nggak menyadari bahwa beberapa pembaca blog ini sudah menyudutkan Lae Roy? bahkan ada yang mencaci-makinya?
Sebagai seorang Moderator/administrator blog ini, sebaiknya lae lebih arif,…Nggak usah mengangkat topik ini kepermukaan, apalah manfaatnya bagi kami pembaca sehingga lae memuncukan topik yang satu ini? atau lae sendiri yang kurang bahan, atau biar tulisan lae dikomentari orang??….

Patoluhon,…Sebelum comment ini saya tulis, saya lebih dulu ‘test’ blog ini, apakah di Mo
derasi atau Tidak,….dan saya tau kalau setiap Comment di Blog ini adalah di moderasi, artinya….kalau ada commentar yang Bernada Melecehakan, SARA, menyudutkan, menyakiti perasaan kelompok tertentu,..MAKA LAe sebagai administrator tinggal Menghapus nya saja kan? sehingga para pembaca tidak mambaca comentar yang ‘jelek’ itu…inilah kekurangan lae.

Paopathon,…
Saya melihat topik yang satu ini, hanya untuk menunjukkan kepada kami pembaca kalau lae sorang ‘pengayom’ moderat dan apalah,…sehingga anda merasa puas dengan cacimaki orang pada lae roy sianipar.

Palimahon
saya nggak kenal dengan roy, bener deh! juga saya nggak kenal dengan lae bukan, saya hanya menyampaikan kritikan kepad lae, mau diterima silahkan, mau nggak juga, nggak pa-pa…

Paonomhon,…
Kalau blog ini dimoderasi,..maka moderasilah dengan baik, tapi kalau blog ini dibuka,..maka tahankanlah!!…

maulaite mardongan holong
hendry lbn gaol

32 | ranto turnip

Juni 17th, 2008 at 2:19 pm

Senang dapat menemukan blog ini. Beberapa tulisan sudah saya baca, khususnya mengenai Samosir. Tapi beberapa tulisan, agak membuat merinding. Khususnya tulisan tentang Bapak Roy Sianipar. Merinding, karena saya kira kita tidak perlu membalas yang jahat dengan yang jahat juga. Bahasa yang lembut akan lebih memunculkan jati diri yang kuat.

Salam

33 | tobadreams

Juni 17th, 2008 at 9:14 pm

@ Jenderal Bayut

Terima kasih kawan untuk apresiasi dan dukungan morilnya.

Aku suka itu,”Torang Samua Basodara”. Dengan semangat ini, Indonesia akan menjelma menjadi taman sari yang aneka warna dan harmonis.

Salam Merdeka!

34 | david

Juni 18th, 2008 at 4:08 am

@ hendry

Aku pun salah satu pembaca setia blog ini. Aku ingin sedikit mengomentari comment yang telah lae berikan tersebut. Kenapa lae hendry mengatakan bahwa lae Raja Huta yang salah? apakah lae sudah pernah baca komentar-komentar yang Roy berikan di blog ini? apakah lae sudah buka link dari si Roy ini?

Adalah wajar menurut saya bila pembaca lain menuliskan comment terhadap komentar dan link Roy Sianipar ini sehingga membuat Roy tersudut.

Aku rasa lae Raja Huta pun tidak menginginkan adanya clash antara sesama halak hita disini, namun lae Raja Huta juga berhak dong memunculkan topik apapun yang dia mau di blog nya ini. Apalagi mengenai tulisan untuk Roy ini, coba lae hendry baca benar-benar tulisan tersebut, judulnya saja sudah mencerminkan bahwa blog ini bukan tempat bertempur sesama halak hita dan isi tulisan tersebut pun sangatlah mendidik, suatu pesan baik dari saudara se-bangso batak agar Roy tidak tersesat lebih jauh lagi.

Moderasi dalam blog itu wajar adanya, tentu saja kan? apa anda persilahkan semua orang masuk kerumah anda walaupun dengan sikap yang menurut anda buruk? Sama halnya bila kita masukan comment kita ke blognya Roy Sianipar juga, bila pendapat kita bertentangan dengan pendapat Roy maka dia pun memoderasinya. Maka dari itu biarlah lae Raja Huta me-moderasi setiap tanggapan yang masuk, kalau lae tidak suka, lae juga berhak kok buat blog sendiri.

Horas lae!

35 | sahat, ngln

Juni 18th, 2008 at 11:42 pm

Horas lae RH.
Boha kabar disi laekku, anggiat aman terkendali ate, 86.

Bah!!, naro doho lae Rapinais Yor, boha kabar? saleleng on ndang haidaan lae online, na dison do hape.

Naburju do lae roy on, alai parbada…dang i roy? hehehehe.
Anggo ho lae..sae ma i. mauliate!(kairo).

36 | hendry

Juni 20th, 2008 at 10:33 am

Amang RH, sebelumnya minta maaf kalau saya balas comment lae david ini disini, dan kalo di approve itu hak lae raja huta

@Lae David
Aku pun salah satu pembaca setia blog ini. Aku ingin sedikit mengomentari comment yang telah lae berikan tersebut. Kenapa lae hendry mengatakan bahwa lae Raja Huta yang salah? apakah lae sudah pernah baca komentar-komentar yang Roy berikan di blog ini? apakah lae sudah buka link dari si Roy ini?

Hendry:
Saya sudah baca laeku, justru karna saya sudah baca maka saya bilang Administrator lah yang salah…ngga usah repot kalilah kau lae menanggapi saya.
Sama saja kasusnya kalau Lae David ngisi comment disini yang isinya Memaki-maki orang, atau menudutkan orang, atau melakukan porno aksi,…lalu kalau comment itu diapprove siapa yang salah??…jawabanya si Administrator..

Apa lae david sendiri sudah punya blog??

silahkan kunjungi blog saya di http://www.latteung.wordpress.com atau multiply http://www.latteung.multiply.com

@lae David
saya kopi tulisan lae yang kurang teliti ini
“Moderasi dalam blog itu wajar adanya, tentu saja kan? apa anda persilahkan semua orang masuk kerumah anda walaupun dengan sikap yang menurut anda buruk? Sama halnya bila kita masukan comment kita ke blognya Roy Sianipar juga, bila pendapat kita bertentangan dengan pendapat Roy maka dia pun memoderasinya. Maka dari itu biarlah lae Raja Huta me-moderasi setiap tanggapan yang masuk, kalau lae tidak suka, lae juga berhak kok buat blog sendiri.”

dalam kasus Lae roy sianipar, jelas-jelas isi coomentya nggak mutu,…lalu kenapa di approve??…kalo nggak mutu kan tinggal delet aja…

eee…tahe, takutnya lae david ini nggak pernah nge blog, jadi nggak tau arti blogger

37 | hh

Juni 20th, 2008 at 12:48 pm

Bah, na rodo tutu bere Roy tu son?

dari tulang hari_nuan

38 | srikandini

Juni 23rd, 2008 at 8:18 am

@ ito sahat….
ishhh kemana aja kaw ito ku tetangga ku… hehehehe lama ngk ku liat id mu idup… maos invis ate….

burju alai parbada,,,, itu do kan ning mu….
bukan hanya parbada muccung…. tapi dah menjurus meresahkan si roy sianipar ini,,, kalo cm bikin rusuh di room chat batam 7 .. dah biasa itu … na rap ta boto do i kan…. nga i bereng ho do aha na i baen imana ???? ai bereng ma jolo ate….

btw… nunga loja ahu paima undangan mi ito… -(

kapan ?????

39 | King Sotarduga

Juni 29th, 2008 at 1:37 am

mnrt hemat saya, lae kita si roy sianipar punya ’sedikit masalah’, tp mnrt hemat saya jg hal seperti ini tdk perlu dibahas dan disetir sedemikian rupa hingga menggiring opini pembaca bahwa si A baik, si B jahat, si C moderat, si D humanis or whatever..hukum siapa menabur dia menuai masih valid, jika roy sianipar menabur benih yg tidak baik dia pasti akan menuai secara alami, saya kira kita tidak perlu mengadilinya sebab kita tdk pernah diangkat menjadi hakim agung dan layak memberi penghakiman pada sesama, nanti terulang kasus bataknews dimana pernah terjadi pembunuhan karakter secara massal karena si empunya blog – entah sengaja atau tidak – membiarkan berbagai komen yg tidak semestinya menjadi konsumsi publik berseliweran, ada bbrp poin bagus (walaupun lebih banyak ngawurnya) ttg pemikiran saudara sianipar, misalnya ‘apa yg telah kita perbuat untuk tanah batak?’ terlepas dari dia juga menanyakan itu pada dirinya atau tidak, saya kira itu pertanyaan yg mematikan!

40 | Rere Tamba

Juni 30th, 2008 at 10:49 pm

HoRas…!
Duh…Seneng bgt bisa tau ada forum anak2 batak yg keren… Ya,biarpun ada cekcok sana sini… Apapun yg trjadi Batak tetap KeRen.. Ohya, cuma mo biLang,the point is;kLu kamu oRang batak,jangan maLu2in suku batak..Batak adalah suku yg kuat,bersahabat,dan cinta damai…Saya tahu itu..Karna saya orang batak,dan saya cinta batak…Mari qt menunjukkan Batak itu cinta damai.. So,just close that case…
HoRAS!

41 | Thurman

Juli 2nd, 2008 at 11:06 am

Horas Ma dihita sasudena, horas ma di Raja Huta…

Perkenalkan saya Thurman…pernah tinggal di Australia…

Kebetulan saya kenal Roy Sianipar (CIA), sejak tahun 2000, pada saat adanya room YM Lapo, Toba dll. Benar beliau tinggal di Australia, tepatnya dan memang sudah cukup lama, jauh lebih lama dari saya.
Pada dasarnya beliau ini adalah orang yang sangat baik dan care kepada tanah/orang Batak. Beberapa bukti yang beliau sampaikan dan saya tahu juga secara pasti dari temans yang sudah ketemu dengan beliau secara langsung di Medan, di Toba saat liburan, memang kepeduliannya besar.

Untuk cross check kepastian orangnya, CIA or Roy Sianipar yang saya tahu, Orangnya BOTAK, suaranya keras (serak-serak becek) hehehe…biasanya saya memanggil beliau dengan julukan Babi Sarulla (mohon maaf Roy, this is me your friend from South Oz, how are you doing mate… to remind you i give you the clue…kuraba ) ) Kalau memang benar cirinya seperti itu, kita membicarakan orang yang sama

Satu hal yang agak kurang baik dari beliau ini memang “suka meremehkan orang pada tahap awalnya, walaupun akhirnya jadi salut”. Ke saya juga pada awalnya beliau begitu, tetapi setelah beberapa lama beliau tau siapa saya, apa pekerjaan saya dll, akhirnya beliau malah banyak diskusi dengan saya hehehehe…
Selain itu, beliau ini sangat “senang untuk mempertentangkan masalah agama, walaupun pada akhirnya beliau sendiri ketawa perihal diskusi itu (kecenderungan beliau isengan)”.
Disamping itu, beliau ini “agak suka ngomong jorok (menjadikan saya juga harus omong jorok kalau ngobrol dengan dia)” hehehehe

Masalah lagu-lagu beliau, beberapa ada yang bagus…beberapa juga ada yang agak kurang bagus…satu lagu yang saya kira bagus, yang akhirnya saya nyanyikan juga di club2 di south oz yang digubah ulang oleh beliau adalah yang judulnya “Poda” menjadi dalam bentuk jazz. Lagu ini pada waktu itu mendapatkan semacam perhatian lumayan dari masyarakat disana (jumlah penduduknya ga terlalu banyak hehehehe…apalagi kaum mudanya, terbatas). Tapi saya sendiri juga merasa bahwa gubahan beliau itu bagus….

Saya kira, Raja Huta dan temans tidak perlu terlalu serius untuk menanggapi apa yang beliau sampaikan per email atau dalam pembicaraan secara langsung. Tapi, tidak salah juga untuk berteman dengan beliau…
Satu hal yang harus kita ingat: DUNIA INI RAMAI KARENA ADANYA PERBEDAAN…
Tidak terbayang saya kalau semua orang di dunia ini adalah orang baik…mungkin komputer, internet, pesawat terbang dll kita tidak perlukan…jadi ga bisa deh kita komunikasi seperti ini hehehehe…
“Rimbun ni hau do gabe marsiososan” katanya (mohon maaf kalau salah)…artinya….Bhinneka Tunggal Ika kaleeee yah hehehehehehehehehe….
Jadi emang perlu ada Roy Sianipar di dunia ini…
Iya ga Lae Roy (Cia Latteuang, Babi Sarulla oppsss
maaf)….just drop me some letters to know ur
life….sanur_18@yahoo.com

warm regards

Thurman

42 | Hotlas Manroe

Juli 18th, 2008 at 4:40 pm

ada benarnya kata si thurman..
kena jahil si roy (telat menyadari)..kwkwkkw
semakin dibahas semakin senang tuh appara…

gw tetep dukung kalianlah,
kebanyakan duit makanya iseng ketemu kalian raja huta di jkt :))

43 | PODA .P.

Juli 20th, 2008 at 4:20 am

HORAS ,
KALAU AKU BACA DARI ATAS SAMPAI BAWAH ADA YANG PRO DAN KONTRA ,MENANGGAPI KOMEN DARI ADIK KITA SI ROY INI.AKU SETUJU KALAU MASALAH ADA MODERASI ,HARUS ITU. YA LAE …….. ( RAJA HUTA )
GAK USAH DIMUAT LAGI KOMEN SI ROY ITU KALAU MEMANG GAK ADA GUNANYA ( JANAGN MARAH YA ROY )
TUTUP AJA LAH KASUS SI ROY ,KITA BUKA AJA KASUS KASUS YANG LEBIH BERMANFAAT
AKU ADA KASUS INI ,MASALAH TULISAN BATAK ATAU HURUF HURUF BATAK ITU ,CANTIK KALI KULIAT ITU ,TAPI KOK JARANG KALI KITA KETURUNAN BATAK INI YANG BISA MENULIS DAN MEMBACA TULISAN 2 AKSARA BATAK ITU YA………….
TOLONG DULU AKU KAWANS, KALAU ADA YANG TAU DIMANA BELAJAR NYA ATAU MENDAPATKAN BUKU PEDOMAN PEMBELAJARAN NYA ,BIAR LEBIH KEREN LAGI KITA ORANG BATAK INI,KAYAK JEPANG,KOREA ,CHINA ,THAILAND, DLL , MEREKA ITU DARI YANG KECIL SAMPAI YANG BESAR BISA TULIS DAN BACA TULISAN 2 SASTRA MEREKA MASING 2, KITA KOK GAK BISA YA,PADAHAL ITU SALAH SATU BENTUK KECINTA AN KITA PADA BUDAYA KITA BANGSO BATAK.
KALAU ADA YANG BISA BANTU AKU TOLONG LAH INFORMASI NYA KE
marco0707_07@yahoo.com.
ok.mauliate godang ma tuhamu na olo mambantu ahu,ok
H.O.R.A.S.

1 Comment

  1. roysianipar said,

    Semua batak mulut besar otak kecil .jawa lebih berani ,korupsi ,membunuh,berkuasa,mengusir belanda biar bisa jawa mengontrol pemerintahan utk jawa dan antek antek nya.tutp mulut lah kalian semua batak goblok,lihat jawa memiliki harta setiap jenderal memiliki hotel dan perkantoran di JKT .batak mana kontol aja di miliki.kalauudh ketemu jawa yg cantik tukar agama juga pasti mau batak nya.inilah contoh nya batakitu goblok gila matre.

    mulut besar otak di kontol.satupun tdk ada batak yg bisa di puji.sok jadi pendeta,pengacara,jadi backing koruptor org pejabat suharto.bosan membaca tulisan robert manurung dan anggota nya atau batak yg pendidikan nya rendah.Kampungan.sok mau jadi wartawan gratisan udh bangga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: